Kenali Penyebab Penyakit Seks Mycoplasma Genitalium

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Namanya memang asing bahkan di kalangan penyakit kelamin. Ya, mycoplasma genitalium memang tidak banyak dikenal. Tapi, sebaiknya Anda mengenali penyakit ini dan penyebabnya.

Di Inggris, sekitar satu hingga dua persen pria dan wanita dianggap terinfeksi dengan penyakit tersebut. Di Amerika Serikat (AS), sekitar satu persen orang dewasa muda juga terkena Mycoplasma genitalium. Dilihat dari persentase yang kecil, bukanlah ancaman besar di AS maupun Inggris.

Namun, jangan sekali-kali meremehkannya, melansir dari laman The Asian Parent, mycoplasma genitalium adalah penyakit seksual menular yang disebabkan oleh bakteri. Mycoplasma genitalium merupakan tipe infeksi bakteri yang dapat termasuk ke dalam penyakit infeksi menular seksual karena penularan terbanyak terjadi melalui hubungan seksual.

Ketika sudah terinfeksi, pada pria bisa menyebabkan peradangan uretra dan menimbulkan sakit saat buang air kecil. Sedangkan pada perempuan, mycoplasma genitalium bisa menyebabkan peradangan pada rahim dan saluran telur.

Pastinya akan menyebabkan rasa sakit, demam dan bahkan pendarahan. Dalam beberapa kasus penyakit yang masih cukup asing tersebut bahkan bisa mengakibatkan infertilitas atau sulit hamil.

Sayangnya, meskipun penyakit mycoplasma genitalium cukup serius dan akibatnya fatal, untuk mendiagnosisnya tidak mudah, karena mycoplasma genitalium tidak selalu muncul dengan gejala. Namun, beberapa kasus ada pula perempuan yang mengalami gejalanya, seperti keluar cairan dari vagina, nyeri saat berhubungan seksual, pendarahan setelah berhubungan seks, pendarahan antar periode, nyeri di daerah panggul tepat di bawah pusar.

Melakukan hubungan seks dengan seseorang yang dijangkiti bukan satu-satunya cara bakteria ini merebak. Sebaliknya, mycoplasma genitalium boleh merebak dengan mudah apabila anda melakukan sentuhan seksual atau mengusap alat sulit pasangan.

Jika dokter sudah mulai mencurigai Anda mungkin mengidap mycoplasma genitalium, maka langkah pertama pengobatan Anda akan diarahkan untuk menjalani tes amplifikasi asam nukleat (NAAT) untuk memastikannya. Anda juga perlu memberikan contoh urin, dokter pun akan mengumpulkan sampel airan dari vagina, leher rahim atau uretra.

Kebanyakan antibiotik bekerja membunuh bakteri yang menginfeksi tubuh dengan cara menyerang sintesis atau pembentukan dinding sel bakteri. Sayangnya, bakteri Mycoplasma merupakan bakteri yang tidak memiliki dinding sel. Maka, bakteri ini tidak terpengaruh keberadaannya dengan pemberian antibiotik.

Mungkin hal inilah yang mendasari sejumlah dokter spesialis kelamin yang berpendapat bahwa penyakit ini tidak dapat disembuhkan secara total. Apalagi, untuk tipe bakteri mycoplasma yang unik ini, dapat mengalami reaktivasi untuk menginfeksi tubuh kembali saat kondisi daya tahan tubuh mengalami penurunan.

Jadi, menggunakan kondom menjadi satu-satunya cara agar Anda bisa mengurangi risiko tertular mycoplasma genitalium dari pasangan Anda.

Selain itu, jika Anda sudah mulai mengalami beberapa gejala mycoplasma genitalium, segeralah berhenti berhubungan seks dan periksa ke dokter agar didiagnosis dengan benar. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here