Kenali Perbedaan Kanker Payudara pada Pria dan Wanita

0
4
www.sehatfresh.com

SehatFresh.com ­– Sahabat Pembaca, pernahkah Anda bertanya-tanya jika pria juga bisa mengalami penyakit kanker payudara? Jika ya, lalu bagaimana perbedaannya dengan kanker payudara pada wanita?

Bagaimana Perbedaan Kanker Payudara Pria dan Wanita?

Siapa sangka ternyata kanker juga bisa terjadi pada seorang pria. Wanita maupun laki-laki memiliki resiko untuk terkena penyakit kanker payudara. Perbedaan kanker payudara pada pria dan wanita biasanya dapat diketahui melalui teksturnya. Payudara pada pria tidak besar sehingga mengalami pembesaran akan sangat mudah terlihat, sedangkan payudara wanita besar dan membulat jadi apabila terdapat kanker bisa langsung dilihat. Pengaruhnya ialah adanya kelainan hormone maupun gaya hidup kurang sehat.

Adapun perbedaan kanker payudara pada pria dan wanita ialah sebagai berikut:

  1. Kanker payudara pada pria lebih cepat menyebar dibandingkan dengan kanker payudara ada wanita.
  2. Resiko kematian pria karena penyakit kanker payudara lebih besar daripada wanita.
  3. Lapisan jaringan payudara pada pria lebih sedikit sehingga mudah terjadi penyebaran kanker.
  4. Wanita memiliki jaringan payudara lebih tebal sehingga tahap stadiumnya lebih lambat.
  5. Pria kurang memperhatikan bentuk payudara sehingga sangat sering ditemukan saat kasusnya sudah sampai pada stadium akhir.
  6. Kanker pada pria kurang terasa jika dibandingkan dengan gejala pada wanita.
  7. Wanita akan mengalami perbedaan yang sangat mungkin terlihat dari ukuran dan bentuk payudaranya.
  8. Wanita akan mengalami rasa sakit yang berlebihan saat mengalami kanker payudara.
  9. Pria yang mengalami kanker payudara cenderung memiliki tonjolan pada bagian puting.
  10. Kanker payudara pada wanita terletak pada bagian payudara dan tidak pada puting.

Penyakit kanker pada pria dan wanita selain memiliki perbedaan tersebut tapi juga memiliki persamaan. Persamaan itu bisa dilihat dari bentuk pengobatannya yaitu dengan melakukan pengangkatan jaringan payudara agar tidak semakin menyebar luas dan mengalami kerusakan jaringan lainnya. Cara medis yang dapat dilakukan untuk pria maupun wanita yang mengalami penyakit payudara ialah dengan radiasi, kemoterapi, biopsy, atau pun yang lainnya.

Resiko kanker payudara pada pria ternyata juga dipengaruhi oleh hal-hal yang sifatnya genetis dan hormonal. Apabila seorang laki-laki lahir dari keluarga yang memiliki penyakit kanker misalnya ibu, tante, kakak, adik, nenek, dan lain sebagainya. Adanya radiasi dada yang berlebihan sehingga bisa menimbulkan pertumbuhan jaringan secara abnormal, terjadi pembesaran karena hormon, adanya infeksi. Gangguan hormone estrogen, adanya komplikasi penyakit kelamin, hati, dan lain sebagainya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY