Kenali Perbedaan Solusio Plasenta dengan Plasenta Previa

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sahabat pembaca, banyak wanita yang bertanya tentang perbedaan antara solusio plasenta dan plasenta previa? Sebenarnya bagaimana ciri-cirinya?

Sebenarnya ada dua masalah pendarahan yang bisa terjadi pada ibu hamil. Jika terjadi saat menjelang melahirkan maka disebut dengan solusio plasenta, sedangkan solusio previa merupakan kondisi pendarahan yang terjadi karena plasenta sedang berada pada posisi yang tidak normal sehingga menutup sebagian atau seluruh jalan lahir.

Apa yang Membedakan Antara Solusio Plasenta dan Plasenta Previa?

Ada banyak perbedaan yang terjadi antara pendarahan solusio plasenta dan plasenta previa dilihat dari gejalanya ialah sebagai berikut:

  • Gejala yang Terjadi Pada Solusio Plasenta
  1. Terjadinya perdarahan dengan rasa nyeri yang hebat.
  2. Perdarahan yang keluar sekali saja tapi tidak berulang
  3. Darah yang keluar warnanya merah coklat.
  4. Kemungkinan besar akan terjadi anemia.
  5. Pendarahan terjadi ketika menjelang persalinan.
  6. Rahim terus mengalami kontraksi.
  7. Rahim sangat tegang apabila diraba.
  8. Hilangnya denyut jantung janin.
  9. Air ketuban terasa pecah.
  10. Kondisi kepala menurun
  • Gejala yang Terjadi Pada Plasenta Previa
  1. Terjadinya pendarahan dengan tanpa rasa nyeri.
  2. Pendarahan terus terjadi secara berulang.
  3. Darah yang keluar secara perlahan dengan warna merah segar.
  4. Kemungkinan besar akan mengalami anemia.
  5. Rahim tidak berkontraksi, jika disentuh biasa saja, dan tidak tegang.
  6. Denyut jantung masih ada.
  7. Terjadi penurunan kepala.
  8. Presentasi janin yang tidak abnormal.

Perbedaan juga bisa dilihat dari segi penanganannya ialah sebagai berikut:

  1. Penanganan Pada Solusio Plasenta
  • Penanganan Konservatif. Penanganan dilakukan apabila usia kehamilan kurang dari 37 minggu.
  • Penanganan Kelahiran Per-Vaginam. Kelahiran pervaginam boleh dilakukan apabila solusio plasenta sedang dan memburuk, tapi waktu persalinan hanya boleh dilakukan selama kurang dari 6 jam.
  • Operasi Sesar. Boleh dilakukan apabila kehamilan kurang dari 37 minggu dengan kondisi solusio plasenta ringan, sedang, dan buruk, persalinan boleh lebih dari 6 jam.

2. Penanganan Pada Plasenta Previa

  • Penanganan Secara Konservatif atau Sederhana. Ibu hamil dianjurkan untuk beristirahat dan minum obat untuk mengatasi anemia, obat tokolitik, dan obat antibiotik. Melakukan USG dan tes darah. Penanganan ini dilakukan apabila usia kehamilan belum saatnya melahirkan.
  • Melahirkan dengan Cara Persalinan perVaginam. Melahirkan bayi dengan normal apabila usia kehamilan sudah saatnya melahirkan.
  • Melahirkan dengan Operasi Sesar. Apabila pembukaan kurang dari 4 cm dan terus terjadi pendarahan maka dilakukan operasi sesar.

Demikian informasi mengenai perbedaan antara solusio plasenta dengan plasenta previa. Semoga bermanfaat bagi Pembaca wanita untuk lebih waspada terhadap jenis pendarahan yang terjadi saat hamil. (MLS)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY