Kenali Sejak Dini Tanda Serangan Jantung di Usia Muda

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sejumlah public figure meninggal secara mendadak karena jantung di usia yang relatif muda. Tak sedikit pula olahragawan yang meninggal karena serangan jantung. Ya, serangan jantung perlu mendapat perhatian tersendiri karena bisa menyerang seseorang yang masih berusia muda dan terlihat sehat.

Penyakit jantung, pembuluh darah otak, atau pembuluh darah merupakan penyakit kardiovaskular. Penyakit kardiovaskular menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia saat ini. Lebih dari 17,5 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular setiap tahun. Penyakit kardiovaskular yang paling umum termasuk penyakit jantung.

Beberapa serangan jantung terjadi tiba-tiba dan intens. Tapi, sebagian besar serangan jantung mulai terlihat perlahan-lahan dengan beberapa tanda atau gejalanya, yakni :

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Tekanan darah tinggi merupakan suatu gangguan yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler. Mendeteksi hipertensi pada usia muda cenderung sulit karena dipengaruhi oleh jenis kelamin, umur, dan tinggi badan. Tekanan darah sistolik normal pada bayi dan balita sekitar 80–110, usia anak-anak sekitar 85–120, dan usia remaja sekitar 95–140. Hipertensi pada usia muda sering kali tidak menimbulkan gejala akut. Tetapi, dapat menyebabkan sakit kepala, mimisan, penurunan kemampuan akademis, dan olahraga.

  • Tingginya kadar kolesterol

Peningkatan kadar kolesterol sudah dapat terlihat saat anak akan memasuki usia remaja (9–11 tahun) dan biasanya kembali meningkat pada usia remaja akhir (17–21 tahun). Hiperkolesterolemia atau tingginya kadar kolesterol pada anak lebih mungkin terjadi jika terdapat riwayat penyakit jantung orangtua, mengalami kegemukan, tekanan darah di atas normal di usianya, memiliki diabetes, merokok dan terpapar asap rokok.

  • Timbulnya rasa tidak nyaman di dada

Kebanyakan serangan jantung melibatkan ketidaknyamanan di tengah dada yang berlangsung lebih dari beberapa menit, atau pergi dan datang kembali. Hal ini bisa berupa dada seakan-akan mendapat tekanan atau nyeri.

  • Ketidaknyamanan di area lain pada tubuh bagian atas

Gejalanya bisa berupa rasa sakit atau ketidaknyamanan pada satu atau kedua lengan, punggung, leher, atau rahang.

  • Nyeri perut

Ini umumnya dirasakan oleh wanita. Gejala ini sering disalahartikan sebagai tanda flu perut atau asam lambung. Dr. Nieca Goldberg dari Langone Medical Center di New York mengatakan, terkadang perut terasa seperti ditindih beban berat. Ini gejala yang perlu diwaspadai dari serangan jantung.

  • Merasa lelah

Beberapa wanita akan mengalami kelelahan berlebihan, meski hanya duduk saja dan tidak melakukan apa-apa.

  • Napas pendek dan susah bernapas

Bila Anda sulit bernapas tanpa sebab apapun, maka patut dicurigai sebagai gejala serangan jantung. Tanda-tanda lain mungkin termasuk keluarnya keringat dingin, mual, atau kepala pusing. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here