Kenapa Ibu Hamil Rentan Mengalami Sakit Gigi dan Gusi?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Setelah mual muntah, pusing, ibu hamil ternyata rentan mengalami sakit gigi dan gusi. Nah, apakah sakit gigi dan gusi dapat mempengaruhi perkembangan janin? Sebenarnya apa penyebab ibu hamil rentan mengalami sakit gigi dan gusi?

Bagi calon ibu mengalami kehamilan merupakan masa yang membahagiakan. Namun, ibu hamil juga banyak merasakan keluhan seperti mual, muntah, kelelahan, sakit punggung hingga sakit gigi dan gusi. Sakit gigi dan gusi ternyata dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin, misalnya kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah.

Penyebab sakit gigi dan gusi pada ibu hamil

Pada umumnya, sakit gigi dan gusi bengkak saat hamil merupakan kondisi normal yang sering dialami. Biasanya wanita yang sudah memiliki peradangan ringan pada gusi harus lebih berhati-hati, sebab pada saat hamil gusi bengkak dapat menjadi lebih berat.

Pembengkakan gusi biasanya muncul dan semakin parah ketika usia kehamilan memasuki trimester kedua dan akan berlanjut hingga trimester ketiga. Namun, kondisi ini akan hilang setelah anda melahirkan. berikut beberapa hal yang memicu sakit gigi dan gusi.

  1. Perubahan Hormon

Selama kehamilan, kadar hormon progesteron di dalam tubuh meningkat hingga 10 kali lipat dari biasanya. Kadar hormon progesteron yang terlalu tinggi dapat memicu tumbuhnya bakteri di area mulut. Sehingga hal ini menimbulkan risiko terjadinya sakit gigi pada saat hamil.

Perubahan hormon pada ibu hamil menyebabkan meningkatnya aliran darah ke jaringan gusi yang membuatna lebih rentan terhadap infeksi bakteri yang menempel pada plak. Selain itu, kondisi lain terkait gusi pada masa kehamilan adalah timbulnya benjolan di gusi  yang disebut dengan epulis gravidarum atau tumor kehamilan. Kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknamanan bahkan sulit makan atau berbicara.

Selama perubahan hormon kehamilan, sistem kekebalan tubuh juga terganggu sehingga tidak dapat melindungi tubuh dari bakteri yang menyebabkan penyakit gigi dan gusi. Untuk itu, ibu hamil di anjurkan untuk menjaga kebersihan mulut dan gigi untuk menghindari adanya bakteri penyebab sakit gigi. Menyikat gigi minimal 2 kali dalam sehari dan berkumur dengan cairan untuk kumur antiseptik perlu dilakukan secara rutin.

  1. Muntah

Hormon kehamilan membuat cincin otot yang menjaga makanan di dalam lambung melemah. Muntah yang berulang-ulang dapat merusak enamel gigi dan meningkatkan risiko gigi berlubang. Anda dapat membersihkan gigi dengan cara berkumur setelah muntah kemudian berkumur dengan cairan kumur antiseptik atau mengoleskan pasta gigi ke seluruh gigi dan bilang dengan air bersih. Kemudian anda dapat menyikat gigi satu jam setelah muntah.

  1. Kekurangan Kalsium

Bayi yang kekurangan kalsium dari asupan ibu akan mengambil kalisum dari tulang ibu. Dan apabila ibu sangat kekurangan kalsium dapat menimbulkan risiko gigi berlubang. Untuk itu, sebagai seorang yang sedang mengandung, penuhi kebutuhan nutrisi bayi dalam kandungan. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here