Kerentanan Pria Terkena Stroke

SehatFresh.com – Stroke merupakan penyakit tidak menular yang masuk ke dalam tiga besar penyebab kematian di dunia. Penyakit ini mengindikasikan kurangnya aliran darah ke otak akibat gumpalan dalam pembuluh darah atau pecahnya pembuluh darah. Bila tidak segera mendapatkan penanaganan, stroke dapat menyebabkan cacat permanen dan bahkan kematian.

Stroke ditandai oleh ketidakmampuan untuk berbicara dan kebingungan. Orang yang mengalami stroke mungkin mengalami kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan. Gejala lain yang seringkali menyertainya adalah pusing, hilangnya keseimbangan dan sakit kepala parah tanpa sebab yang jelas. Gejala stroke bervariasi, tergantung pada daerah otak mana yang terpengaruh. Stroke seringkali hanya memengaruhi satu dari dua belahan otak (kiri dan kanan). Stroke di satu belahan memengaruhi sisi berlawanan dari tubuh.

Dibandingkan wanita, pria lebih berisiko terkena serangan stroke. Salah satu alasan kuatnya karena kaum pria lebih cenderung memiliki kebiasaan merokok sehingga stroke menjadi ancaman kesehatan yang sulit dihindari. Selain itu, para pria juga cenderung “kurang” dalam mengidentifikasi gejala-gejala stroke.

Sebuah survei telepon yang diterbitkan pada tahun 2003 oleh American Journal of Preventive Medicine dilakukan untuk mengukur kesadaran masyarakat akan tanda-tanda stroke. Hasilnya, kaum wanita menunjukkan hasil sedikit lebih baik dari pria dalam mengidentifikasi masing-masing lima gejala utama stroke di bawah ini :

  1. Kebingungantiba-tiba ataukesulitan berbicara: 90persen wanita; 85persen pria.
  2. Mati rasa ataukelemahan pada wajah, lengan, danatau kaki: 95persen wanita; 93persen
  3. Masalahpenglihatan: 69persen wanita; 67persen
  4. Kesulitan berjalan tiba-tiba, pusing, danataukehilangan keseimbangan: 87persen wanita; 85persen pria.
  5. Sakit kepala parah: 65persen wanita; 58persen

Stroke bisa menyerang siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa salah satu anggota keluarga ternyata menderita stroke sehingga menyebabkan pasien terlambat mendapatkan penanganan medis. Semakin terlambat pasien stroke mendapatkan penanganan, semakin banyak jaringan otak yang rusak permanen, sehingga semakin berat pula kecacatan karenanya.

Bila mencurigai seseorang terkena stroke, lakukan tiga tes di bawah ini dan segera ambil tindakan, FAST :

  • Face: Mintalah orang yang dicurigai terkena stroke untuk tersenyum. Perhatikan, apakah wajahnya tampak tidak simetris atau terkulai.
  • Arms: Mintalah orang yang dicurigai mengalami stroke untuk mengangkat kedua lengannya lurus ke depan dan tahan beberapa detik. Perhatikan apakah ia hanya dapat mengangkat satu lengan saja, dan bila ia dapat mengangkat keduanya, apakah salah satu lengan terlihat turun.
  • Speech: Mintalah orang yang dicurigai mengalami stroke untuk mengulang kalimat sederhana. Perhatikan apakah ia berbicara jelas atau terdengar cadel.

Time: Bila ditemukan salah satu gejala di atas, segera hubungi atau bawa pasien ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Sumber gambar : www.oemge.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY