Kesalahan yang Tanpa Disadari Oleh Orangtua Baru

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Orangtua adalah pekerjaan yang terlihat mudah. Namun sebenarnya, menjalankan peran orangtua tidak semudah yang terlihat. Apalagi jika Anda adalah seorang ibu atau ayah yang baru. Banyak kesalahan-kesalahan yang tanpa disadari telah Anda lakukan. Apa sajakah itu?

  • Bingung menghadapi tangisan bayi

Ingat, menangis adalah cara bayi untuk berkomunikasi. Manfaatkan naluri orangtua untuk merasakan apa yang dibutuhkan oleh anak dan untuk meredakan tangisnya. Biasanya, tangisan bayi berkutat pada rasa lapar, mengantuk atau popoknya sudah full.

  • Terlalu percaya dengan semua yang Anda dengar

Pada minggu-minggu pertama bayi baru lahir, tentu ada banyak hal-hal baru yang tidak Anda ketahui. Kebanyakan orangtua baru akan mencari saran dari orang yang (dianggap) berpengalaman, misalnya kakak, orang tua, mertua dan sahabat. Sebaiknya, Anda cari tahu lagi keakuratannya informasi yang diterima sebelum mengikuti saran tersebut. Hal ini karena bisa saja informasi tersebut hanya berdasarkan mitos belaka.

  • Membandingkan bayi Anda dengan bayi lainnya

Jika bayi Anda belum bisa merangkak, jangan berkecil hati melihat bayi orang lain sudah bisa melakukannya. Membanding-bandingkan hanya membuat Anda dan anak merasa tertekan. Setiap anak memiliki tumbuh kembang yang berbeda satu dengan lainnya.

  • Mengabaikan pasangan Anda

Meskipun telah menjadi orangtua, pernikahan tetaplah prioritas. Jangan karena terlalu sibuk mengurus bayi, lalu Anda mengabaikan kewajiban lainnya terhadap pasangan. Ini juga berarti jangan terlalu asyik sendiri mengurus si kecil.

  • Memendam tekanan

Baru memiliki anak biasanya membuat seseorang tertekan. Pada ibu, ini sering dikenal dengan baby blues syndrome. Saat mengalami kondisi ini, jangan memendam perasaan sendiri. Bagikan pada pasangan atau orang terdekat seperti orangtua dan saudara-saudara Anda. Jika perlu, minta bantuan dari orang lain dalam hal-hal tertentu ketika Anda kelelahan dan tidak bisa mengurus bayi Anda. Anda bisa kewalahan jika melakukan semuanya sendiri.

  • Kurang memanfaatkan waktu tidur siang

Menurut penelitian, orangtua kehilangan 400-750 jam di tahun pertama usia anak. Maka, sebaiknya optimalkan waktu tidur siang untuk menutup kekurangan tidur Anda saat malam. Saat si kecil tidur, sebaiknya Anda juga ikut tidur agar kembali segar saat bangun nanti.

  • Terlalu khawatir

Apakah saya memberikannya cukup ASI? Apakah saya telah menggendongnya dengan benar? dan pertanyaan-pertanyaan serupa bisa saja muncul di benak Anda. Ada saja kekhawatiran untuk hal-hal besar hingga kecil seperti ini bagi orangtua baru. Hati-hati, jangan sampai kekhawatiran tersebut membuat Anda stres berlebihan ya!

  • Memaksa bayi

Jika bayi Anda sering rewel, seperti ia tidak suka melepas baju, mandi atau makan, maka Anda jangan terburu-buru memaksanya menuruti kemauan Anda. Solusinya ialah lakukan dengan menyenangkan. Alihkan perhatiannya dengan mengajaknya bercanda, permainan, pelukan atau ciuman. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here