Kesehatan Mulut Ibu Hamil

SehatFresh.com – Kehamilan memengaruhi hampir setiap aspek kehidupan seorang wanita, termasuk kesehatan mulutnya. Perubahan hormon selama hamil berpengaruh besar terhadap kesehatan mulut dan gigi. Peningkatan hormon progesteron membawa dampak yang besar bagi rongga mulut. Jaringan lunak mulut menjadi lebih sensitif sehingga rentan mengalami peradangan, terutama gusi. Meskipun tampaknya sepele, bakteri gigi dan mulut akibat kesehatan mulut ibu hamil yang kurang terjaga membawa risiko kesehatan kehamilan.

Erosi gigi disebabkan oleh asam lambung berada dalam kontak dengan gigi. Hal ini dapat terjadi akibat muntah, mulas atau refluks selama kehamilan terkait morning-sickness. Erosi gigi membuat gigi menjadi sensitif dan tidak nyaman. Orang dengan gigi sensitif sering menghindari hal-hal yang menyebabkan ketidaknyamanan ini termasuk makanan, minuman dan bahkan menyikat gigi. Mengabaikan pentingnya sikat gigi berarti semakin memperbesar kerusakan gigi.

Gigi berlubang terjadi karena bakteri dalam mulut membuat asam dari gula dan pati dari makanan sehari-hari. Asam menyerang permukaan gigi sekitar 20 menit setelah makan. Makan dan minum yang mengandung gula membuat gigi semakin terpapar asam. Ini membuat gigi semakin rentan berlubang.

Gingivitis atau radang gusi selama kehamilan merupakan penyakit gusi yang berkembang ketika hormon membuat gusi lebih sensitif terhadap plak dan bakteri. Akibatnya gusi menjadi merah, bengkak, dan mudah berdarah. Gingivitis dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi, terutama jika Anda mengabaikan kebersihan gigi.

Bentuk parah dari gingivitias ialah penyakit periodontal. Penyakit periodontal adalah penyakit peradangan kronis yang menyerang jaringan gusi dan dalam kasus yang lebih parah hingga mengorbankan tulang penyangga gigi. Jika tidak diobati secara tepat, penyakit ini dapat menyebabkan tanggalnya gigi dan telah dikaitkan dengan komplikasi penyakit sistemik lainnya seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular.

Tanpa pencegahan dan perawatan gigi yang tepat, gigi, gusi, dan struktur pendukungnya menjadi rentan terhadap serangan bakteri. Untuk bertahan hidup, bakteri menghasilkan bahan kimia yang merusak jaringan di mulut. Pada gilirannya, infeksi muncul sebagai respon bawaan dari sistem kekebalan tubuh.

Bakteri yang menyebabkan penyakit periodontal sulit dijangkau. Ini karena bakteri bersembunyi jauh di dalam kantong periodontal di mana akar gigi berada. Akibatnya peradangan menjadi semakin buruk dan bila dibiarkan berkepanjangan akan sangat merugikan sistem lain dalam tubuh karena menguras cadangan sistem kekebalan tubuh.

American Academy of Periodontology (AAP) dan European Federation of Periodontology (EFP) melaporkan masalah kesehatan mulut terutama masalah gusi selama kehamilan bisa menimbulkan komplikasi yang mungkin tidak terpikir oleh kita sebelumnya. Infeksi bakteri pada gusi yang awalnya menjadi penyebab gejala nyeri dan sakit gigi bisa menyebabkan bakteri masuk ke dalam aliran darah dan melintasi plasenta. Ini bisa menyebabkan infeksi rahim dan membahayakan janin dalam kandungan. Penyakit gusi dan gigi selama kehamilan dikaitkan dengan peningkatan risiko keguguran, berat badan lahir rendah, dan kelahiran prematur.

Karena memengaruhi sistem tubuh lain, maka sangat penting untuk selalu menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan menerapkan praktek kebersihan gigi dan mulut secara benar dan teratur. Selalu rutin sikat gigi setidaknya dua kali sehari, penting untuk berkumur secara benar dan lakukan flossing untuk membersihakn area gigi yang sulit dijangkau. Jangan lewatkan juga pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut serta pembersihan karang gigi secara berkala setidaknya setiap enam bulan sekali.

Sebelum hamil, pastikan untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulut secara menyeluruh sehingga kondisi gigi lebih terjaga dan tidak akan sampai mengganggu proses kehamilan. Dengan menjaga kesehatan rongga mulut, Anda tidak hanya mendukung kesehatan diri sendiri secara keseluruhan, tetapi juga membantu mendukung proses kehamilan yang aman dan perkembangan bayi yang sehat.

Sumber gambar : www.merries.co.id

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY