Ketahui Cara Merawat Bayi Prematur di Rumah

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Prematur adalah kelahiran yang terjadi pada saat umur kehamilan 20 minggu hingga 37 minggu yang dihitung dari hari pertama haid ibu yang terakhir. Bayi yang lahir prematur biasanya memerlukan perawatan di Rumah Sakit lebih lama dari bayi lahir normal.

Hal ini karena bayi terlahir kecil, maka bayi tidak mampu menyusu dengan normal sehingga dibutuhkan alat bantu untuk asupan nutrisinya. Bayi akan diperbolehkan pulang apabila berat badannya naik dengan teratur dan sudah mampu menerima asupan nutrisi ASI atau susu formula langsung dari mulut dan juga suhu tubuh yang stabil.

Pada saat bayi prematur telah memenuhi kriteria tertentu, maka bayi akan diberikan izin untuk dibawa pulang oleh orang tuanya ke rumah. Berikut ada beberapa cara merawat bayi premature dirumah:

  1. Persiapkan kamar yang bersih dan aman

Bayi prematur akan lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit karena mempunyai sistem kekebalan tubuh yang belum sempurna. Oleh karena itu jaga bayi agar terhindar dari lingkungan yang terpolusi dengan debu, asap rokok, bahan kimia atau orang sakit.

  1. Metode menjadi ibu kanguru

Maksud dari ibu kanguru ini adalah menggendong bayi seperti layaknya kanguru dimana bayi digendong di dada ibu dengan posisi kulit bersentuhan langsung dengan kulit bayi. Bayi akan merasakan kehangatan dan aroma tubuh ibu, juga detak jantung ibu langsung. Manfaat menjadi ibu kanguru meliputi:

  • Menjaga kehangatan tubuh bayi.
  • Menciptakan kedekatan antara ibu dan bayi.
  • Menjadikan bayi lebih tenang dan tidak mudah menangis.
  • Mengatur pola pernafasan dan detak jantung bayi.
  • Membuat bayi tidur lebih nyenyak
  • Meningkatkan produksi ASI.
  • Membangun rasa percaya diri ibu.
  1. Mengatur suhu kamar bayi

Suhu kamar yang ditempati bayi harus diatur sedemikan rupa agar tetap stabil berada pada suhu 26 hingga 27 derajat Celsius. Jika terlalu dingin akan membuat hipotermia (turunnya suhu hingga sangat rendah), jika suhu terlalu tinggi bisa menyebabkan dehidrasi.

  1. Perhatikan jadwal makan dan nutrisi bayi

Berikan bayi asupan ASI atau susu yang cukup. Bayi prematur membutuhkan 8-10 kali menyusu setiap harinya. Pastikan asupan cairan cukup sehingga bayi tidak mengalami dehidrasi. Hal tersebut dapat dilihat dengan frekuensi BAK bayi yang sering dan banyak. Pemberian asupan makanan padat boleh diberikan pada bayi prematur usia 4-6 bulan. Ibu juga perlu dengan rutin menimbang berat badan bayinya. Apabila terdapat penurunan berat badan yang signifikan, segera periksakan ke dokter agar tidak sampai terlambat.

  1. Imunisasi atau vaksin

Pada dasarnya, jadwal imunisasi bayi prematur sama dengan jadwal untuk bayi yang terlahir normal. Bedanya hanya pada vaksin hepatitis B. Dokter juga mungkin menganjurkan pemberian vaksin flu pada bayi prematur ketika mencapai usia enam bulan. Tidak kalah pentingnya, anggota keluarga juga mungkin perlu mendapatkan vaksin flu untuk mencegah penularan flu kepada bayi prematur di rumah. Konsultasikan terlebih dahulu kepada doktermu mengenai langkah pencegahan yang tepat. (KKM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here