Ketahui Mitos dan Fakta Seputar Kanker

0
111

SehatFresh.com – Kanker memang selalu menjadi momok menakutkan bagi semua orang, dan seringkali ide-ide menakutkan yang berakar pada teori lama ini walaupun tidak masuk akal secara ilmiah namun telah menyebar secara luas. Ide-ide ini menambah kekhawatiran orang-orang dan membuat kanker terdengar lebih ganas dan mematikan. Mitos yang sering berkembang misalnya mengenai korelasi antara penggunaan ponsel, konsumsi gula, dan penggunaan deodoran dengan kanker. Nah, benarkah hanya sekadar mitos atau fakta? Berikut penjelasannya.

Apakah kanker selalu berpotensi mengakibatkan kematian?

Tidak selalu. Perlu diingat bahwa kemampuan individu bertahan dan risiko kematian akibat kanker yang diderita tergantung pada banyak faktor, termasuk tingkat pertumbuhan atau progesivitas kanker, tingkat penyebaran kanker, pengobatan efektif yang tersedia, kondisi kesehatan secara keseluruhan, dan banyak faktor lainnya.

Apakah mengonsumsi gula dapat memperburuk kanker?
Tidak Meskipun penelitian menunjukkan bahwa sel-sel kanker mengkonsumsi lebih banyak gula (glukosa) dari sel normal, tidak ada penelitian yang menyatakan bahwa konsumsi gula dapat memperburuk kondisi kanker seseorang ataupun jika berhenti mengonsumsi gula, kanker akan secara otomatis hilang. Namun, diet tinggi gula dapat menyebabkan berat badan berlebih (obesitas), dan obesitas berpotensi memicu berbagai jenis kanker.

Apakah pemanis buatan bisa menyebabkan kanker?
Tidak. Peneliti telah melakukan penelitian tentang keselamatan pemanis buatan (pengganti gula) dan tidak menemukan bukti bahwa mereka menyebabkan kanker pada manusia.

Apakah kanker bersifat menular?

Secara umum, tidak ada. Kanker bukanlah penyakit menular yang mudah menyebar dari orang ke orang. Satu-satunya situasi di mana kanker dapat menyebar adalah dalam kasus transplantasi organ atau jaringan. Seseorang yang menerima organ atau jaringan dari donor yang menderita kanker berisiko mengembangkan kanker di masa depan. Namun, risikonya sangat rendah, yakni sekitar dua kasus kanker per 10.000 transplantasi organ. Dokter menghindari penggunaan organ atau jaringan dari donor yang memiliki riwayat kanker.

 Pada beberapa orang, kanker mungkin disebabkan oleh virus tertentu (beberapa jenis human papillomavirus, atau HPV, misalnya) dan bakteri (seperti Helicobacter pylori). Virus atau bakteri ini dapat menyebar dari orang ke orang, namun tidak sama halnya dengan kanker.

Apakah saya sikap positif atau negative menentukan risiko atau kemungkinan pemulihan dari kanker?
Sampai saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang meyakinkan yang menghubungkan “sikap” seseorang terhadap risikonya mengembangkan atau meninggal karena kanker. Jika Anda mengidap kanker, merasa sedih, marah, atau putus asa kadang-kadang positif atau optimis pada waktu lain sangatlah normal. Orang dengan sikap positif mungkin lebih cenderung menjaga hubungan sosial dan tetap aktif melakukan aktivitas fisik serta mendapat dukungan emosional. Nah, hal ini dapat membantu seseorang mengatasi penyakitnya secara lebih bijak.

Apakah operasi kanker atau tumor biopsi menyebabkan kanker menyebar bagian tubuh lainnya?
 Kemungkinan penyebaran kanker ke bagian tubuh lainnya akibat biopsi sangat rendah. Sesuai dengan prosedur standar, ahli bedah menggunakan metode khusus dan melakukan berbagai langkah untuk mencegah sel-sel kanker menyebar selama biopsi atau operasi untuk menghilangkan tumor. Misalnya, jika dokter harus mengangkat jaringan dari lebih dari satu area tubuh, dokter menggunakan alat-alat bedah yang berbeda untuk masing-masing area tubuh.

Apakah kanker akan semakin parah bila terkena udara?
Tidak. Paparan udara tidak akan membuat tumor tumbuh lebih cepat atau menyebabkan kanker menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Apakah ponsel bisa memicu kanker?
 Tidak, tidak sesuai dengan hasil penelitian terbaik sejauh ini. Kanker disebabkan oleh mutasi genetik, sedangkan jenis energi frekuensi rendah yang dipancarkan dari ponsel tidak merusak gen.

Apakah kabel listrik bisa menjadi pemicu kanker?

Tidak. Saluran listrik memancarkan energi listrik dan magnet yang baik. Energi listrik yang dipancarkan oleh saluran listrik mudah terlindung atau dilemahkan oleh dinding dan objek lainnya. Energi magnetik yang dipancarkan oleh saluran listrik adalah bentuk radiasi frekuensi rendah yang tidak merusak gen

Apakah ada produk herbal yang dapat menyembuhkan kanker?
Tidak ada. Meskipun beberapa studi menunjukkan bahwa pengobatan alternatif atau terapi pelengkap, termasuk penggunaan beberapa jenis tumbuhan, dapat membantu pasien mengatasi efek samping dari pengobatan kanker, namun belum ada produk herbal yang telah terbukti efektif untuk mengobati kanker. Bahkan, beberapa produk herbal dapat membahayakan jika diminum selama kemoterapi atau terapi radiasi karena mereka dapat mengganggu kerja obat. Pasien kanker harus mendiskusikan segala pengobatan komplementer dan produk alternatif produk termasuk vitamin dan suplemen herbal dengan dokter terlebih dahulu.

Jika seseorang dalam keluarga saya mengidap kanker, apakah saya juga akan terkena kanker?
Belum tentu. Kanker disebabkan oleh perubahan berbahaya (mutasi) pada gen. Hanya sekitar 5 sampai 10 persen kanker disebabkan oleh mutasi berbahaya yang diwarisi dari orang tua. Dalam keluarga dengan mutasi penyebab kanker, beberapa anggota keluarga umumnya mengidap jenis kanker yang sama. Kanker ini disebut kanker “familial” atau “keturunan.

Sisanya, 90 sampai 95 persen kasus kanker, disebabkan oleh mutasi yang terjadi sepanjang kehidupan karena efek alami penuaan dan paparan faktor lingkungan, seperti asap tembakau dan radiasi. Kanker ini disebut kanker “non-familial” atau kanker “spontan”.

Jika keluarga saya tidak memiliki riwayat penyakit kanker, apakah itu berarti saya bebas risiko?
Tidak. Berdasarkan data terbaru, sekitar 40 persen pria dan wanita didiagnosa menderita kanker pada berbagai tahap kehidupan mereka. Sebagian besar kanker disebabkan oleh perubahan genetik yang terjadi sepanjang hidup seseorang karena dampak alamiah dari penuaan dan paparan faktor lingkungan, seperti asap tembakau dan radiasi. Faktor-faktor lain, seperti jenis makanan yang dikonsumsi, berapa banyak dan faktor olahraga, juga dapat memengaruhi risiko seseorang terkena kanker.

Apakah antiperspirant atau deodoran bisa menyebabkan kanker payudara?
Tidak. Studi terbaik sejauh ini tidak menemukan bukti yang mengaitkan bahan kimia yang terkandung dalam antiperspirant dan deodoran dengan perubahan dalam jaringan payudara.

Apakah penggunaan pewarna rambut berpotensi meningkatkan risiko kanker

Tidak ada bukti ilmiah yang meyakinkan bahwa penggunaan pewarna rambut pribadi berpotensi meningkatkan risiko kanker. Namun beberapa studi menunjukkanbahwa penata rambut dan tukang cukur yang secara teratur terpapar berbagai jenis pewarna rambut dan produk kimia lain mungkin lebih berisiko terkena kanker kandung kemih.

 Sumber gambar : www.spdi.eu

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY