Ketahui Penyebab dan Faktor Resiko dari Penyakit Gondok

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Gondok terkadang sulit untuk ditemukan penyebabnya. Meski demikian, penyebab umum terjadinya gondok yaitu kurangnya yodium dalam tubuh. Tanpa yodium yang cukup maka kelenjar tiroid harus bekerja ekstra dalam menghasilkan hormon. Hal ini benar namun juga terdapat beberapa penyebab lain yang dapat memicu penyakit gondok yaitu sebagai berikut :

  1. Penyakit gondok dari pengaruh hipotiroid dan hipertiroid.

Masing-masing mempunyai pengertian yang berbeda, hipotiroid terjadi karena kinerja kelenjar tiroid yang menurun sehingga sehingga produksi hormone juga berkurang sedangkan hipertiroid terjadi karena kinerja dari kelenjar tiroid meningkat sehingga membuat jumlah hormon dalam darah berlebihan.

Kedua kondisi ini menyebabkan pembengkakan kelenjar tiroid. Pada hipotiroid dapat disebabkan oleh penyakit hipofisis, kekurangan yodium berat, obat-obatan, penghancuran tiroid dan penyakit hashimoto. Pada hipertiroid dapat disebabkan oleh penyakit graves, konsumsi yodium yang berlebih, peradangan kelenjar tiroid dan pengeluaran hormon TSH (Thyroid Stimulating Hormone) yang berlebihan sehingga menyebabkan kelenjar tiroid membesar karena jumlah dan ukuran sel-sel epitel membesar.

2. Defisiensi Yodium.

Penyakit gondok juga disebabkan oleh faktor kurangnya mengkonsumsi yodium. Setiap orang diwajibkan mengkonsumsi garam beryodium sebanyak 15 mikrogram perharinya. Yodium didalam makanan digunakan untuk membentuk hormon tiroid terutama tiroksin (T4) dan triidiotiroin (T3).

Kekurangan yodium sendiri dapat menimbulkan gangguan fungsi kelenjar tiroid sehingga terhambat pembentukan T4 dan T3, ukuran folikel menjadi lebih besar dan kelenjar dapat bertambah berat sekitar 300-500 gram.

3. Asap tembakau dari rokok mengandung senyawa tiosianat yang dapat menghambat kinerja dari kelenjar tiroid dalam menyerap iodine didalam tubuh.

4. Penyebab lain.

Beberapa penyebab berikut juga dapat memicu timbulnya penyakit gondok yaitu pegaruh dari kanker tiroid yang berpengaruh pada perkembangan kelenjar tiroid, perubahan hormon karena kehamilan sehingga kelenjar tiroid sedikit membesar. Pengaruh infeksi dari virus, bakteri dan kuman serta obat-obatan seperti obat litium untuk mengatasi depresi. Pengaruh radiasi saat menjalani pengobatan dan adanya nodul dalam kelenjar tiroid.

Faktor resiko yang dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit gondok diantaranya yaitu sebagai berikut :

  1. Usia diatas 60 tahun semakin besar resiko terkena hipotiroid atau hipertiroid.
  2. Jenis kelamin. Jenis kelamin perempuan beresiko lebih besar terkena penyakit gondok dibandingkan dengan laki-laki.
  3. Genetik menjadi faktor utama penyebab autoimunitas terhadap kelenjar tiroid.
  4. Keturunan atau riwayat penyakit keluarga. Beberapa orang yang memiliki riwayat penyakit keluarga jenis penyakit gondok memiliki resiko lebih besar mengalami peyakit gondok. Selain itu riwayat penyakit keluarga yang berhubungan dengan kelainan autoimun menjadi faktor resiko dari hipotiroidisme tirioditis autoimun.
  5. Asap rokok yang dihasilkan menyebabkan oksigen diotak berkurang dan nikotin yang ada memacu peningkatan reaksi inflamasi.
  6. Obat-obatan. Beberapa obat dapat meningkatkan resiko penyakit gondok seperti amiodarone, lithium karbonat, betaroxine dan aminoglutethimide.
  7. Lingkungan. Kurangnya kandungan iodine dalam tanah dan air sehingga beresiko mengarah pada gondok endemik. (MLD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here