Ketahui Resiko Melakukan Implan Payudara

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Wanita pada dasarnya menginginkan tampil menarik di depan semua orang, menarik menurut setiap orang berbeda-beda penafsirannya. Beberapa dari mereka menganggap bahwa dirinya akan menarik jika memiliki tubuh yang indah dipandang. Salah satu bagian tubuh wanita yang dianggap menarik adalah payudara.

Saat ini sudah bukan menjadi hal yang tabu bagi wanita yang menginginkan payudara yang cantik untuk melakukan implan payudara. Implan adalah suatu peralatan medis yang dibuat untuk menggantikan struktur dan fungsi suatu bagian biologis dengan jalan operasi bedah plastik. Sedangkan untuk implantasi payudara itu sendiri adalah proses dimana peralatan medis yang dibuat untuk menggantikan struktur dan fungsi bagian payudara dengan jalan operasi bedah plastik (estetika/kecantikan).

Sebenarnya implan payudara tidak hanya diperuntukkan bagi wanita yang menginginkan payudara yang lebih menarik, tetapi bagi mereka yang kehilangan payudara karena suatu penyakit. Terdapat dua jenis implan payudara yakni implan silikon dan saline.

Keduanya memiliki perbedaan tingkat keamanannya. Saat ini yang lebih banyak digunakan adalah implan silikon. Banyaknya pengguna implan silikon di kalangan wanita tentu banyak pula masalah yang dilaporkan, hingga kini isu utama dari pemakaian implan payudara adalah terjadinya kebocoran.

Resiko utama dari implan payudara adalah kebocoran. Efek awal yang ditimbulkan dari kebocoran implan adalah pusing, kerusakan saraf, dan mual. Implan yang bocor juga dapat dimasuki kuman dan bakteri yang membahayakan kesehatan tubuh. Implan terbuat dari bahan buatan dan tubuh memiliki kecenderungan untuk menolak hal asing yang berasal dari luar tubuh. Tubuh yang tidak dapat menoleransi implan akan bereaksi dengan menimbulkan rasa sakit di payudara, bengkak dan ruam.

Namun, berbeda dengan implan silikon, implan saline yakni kecenderungan lebih aman jika terjadi kebocoran pada implan. Di sisi lain, sebagian besar ahli bedah percaya bahwa jika implan saline bocor maka cairannya bisa diserap oleh tubuh akan tetapi tidak membahayakan bagi tubuh.

Selain itu, implan payudara pada wanita dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah di sekitar payudara karena adanya bahan bernama neurotoxin di dalamnya. Luka bekas operasi implan payudara tidak mudah untuk hilang dan akan menimbulkan bekas Implan payudara mempunyai sifat karsinogenik. Walaupun tidak dapat menyebabkan kanker payudara, namun dapat menyebabkan kanker perut, kanker paru-paru dan jenis kanker lainnya. Bentuk payudara setelah melalui proses implan tidak sebaik bentuk payudara asli.

Bagi Anda para wanita yang akan menjalani prosedur implan payudara sebaiknya lebih banyak mencari informasi tentang implan payudara yang aman. Setelah wanita melakukan implan payudara, pasien harus melakukan perawatan rutin dengan menggantinya setiap 7-8 tahun sekali. Hal ini untuk mencegah terjadinya kebocoran implan. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here