Ketidaksuburan

DEFINISI

Jika mendapatkan kehamilan cukup sulit bagi Anda dan pasangan Anda, Anda tidak sendirian. Sepuluh sampai 15 persen pasangan di Amerika Serikat tidak subur. Ketidaksuburan (infertilitas) didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk hamil walaupun sering melakukan hubungan seksual tanpa kondom untuk setidaknya satu tahun bagi kebanyakan orang dan enam bulan dalam keadaan tertentu.

Infertilitas dapat disebabkan oleh penyebab tunggal dalam diri Anda atau pasangan Anda, atau kombinasi dari faktor-faktor yang dapat mencegah terjadinya atau berkembangnya kehamilan secara sehat. Untungnya, ada banyak terapi yang aman dan efektif untuk mengatasi ketidaksuburan. Perawatan ini secara signifikan dapat meningkatkan kemungkinan Anda untuk memiliki keturunan.

GEJALA

Sebagian besar pasangan mencapai kehamilan setalah enam bulan pertama mencoba. Secara keseluruhan, setelah 12 bulan sering berhubungan seks tanpa kondom, sekitar 90 persen dari pasangan akan hamil. Mayoritas pasangan akhirnya akan hamil, dengan atau tanpa pengobatan.

Tanda utama infertilitas adalah ketidakmampuan pasangan untuk hamil. Mungkin tidak ada gejala yang jelas lainnya.

Dalam beberapa kasus, seorang wanita yang tidak subur mungkin memiliki periode menstruasi yang tidak teratur atau tidak ada sama sekali. Seorang pria yang mengalami infertilitas mungkin memiliki tanda-tanda masalah hormonal, seperti perubahan pertumbuhan rambut, fungsi seksual, berkurangnya hasrat seksual, atau masalah dengan ejakulasi. Dia juga berkemungkinan memiliki testis kecil atau pembengkakan di area skrotum.

Kapan harus ke dokter

Secara umum, Anda dapat mempertimbangkan untuk berkonsultasi ke dokter tentang infertilitas jika Anda dan pasangan Anda telah mencoba untuk hamil secara teratur setidaknya satu tahun. Anda dapat mempertimbangkan untuk pergi ke dokter lebih awal jika Anda seorang wanita dan :

  • Anda berusia 35 sampai 40 tahun dan telah berusaha untuk hamil selama enam bulan atau lebih
  • Anda berusia di atas 40 tahun
  • Anda mengalami menstruasi yang tidak teratur atau tidak menstruasi sama sekali
  • Anda sudah mengetahui bahwa Anda memiliki masalah kesuburan
  • Anda telah didiagnosis menderita endometriosis atau penyakit radang panggul
  • Anda pernah mengalami keguguran lebih dari satu kali
  • Anda pernah menjalani pengobatan kanker sebelumnya

Jika Anda seorang pria, Anda mungkin perlu dievaluasi lebih cepat jika Anda memiliki :

  • Masalah dengan jumlah sperma yang rendah atau masalah fungsi sperma lainnya
  • Pembengkakan di area skrotum
  • Anda pernah menjalani prosedur vasektomi sebelumnya
  • Pernah melakukan operasi skrotum atau inguinal sebelumnya
  • Testis kecil atau masalah dengan fungsi seksual atau hasrat seksual
  • Pernah menjalani pengobatan kanker
  • Ingin mengetahui status kesuburan Anda

PENYEBAB

Agar bisa hamil, proses kompleks ovulasi dan fertilisasi harus terjadi dengan benar. Untuk beberapa pasangan, masalah infertilitas dapat hadir sejak lahir (kongenital) atau sesuatu yang salah bisa terjadi di sepanjang proses reproduksi yang akhirnya menyebabkan infertilitas.

Penyebab infertilitas dapat melibatkan satu atau kedua pasangan. Secara umum :

  • Untuk sekitar sepertiga kasus, penyebab infertilitas berasal dari laki-laki.
  • Untuk sekitar sepertiga kasus, penyebab infertilitas hanya berasal dari perempuan.
  • Untuk sisanya, penyebab infertilitas datang dari kedua pihak, yakni laki-laki dan perempuan, atau tidak penyebab yang teridentifikasi.

Penyebab infertilitas pria

Penyebab infertilitas laki-laki mungkin termasuk :

  • Produksi atau fungsi sperma yang abnormal.Karena berbagai masalah, seperti testis yang tidak turun, cacat genetik, masalah kesehatan termasuk diabetes, infeksi yang diderita sebelumnya seperti gondok, trauma atau operasi yang pernah dilakukan pada area testis atau wilayah inguinal. Pembuluh darah yang membesar di testis dapat meningkatkan aliran darah dan menimbulkan rasa panas, mempengaruhi jumlah dan bentuk sperma.
  • Masalah dengan pengiriman sperma.Karena masalah seksual, seperti ejakulasi dini, mani memasuki kandung kemih bukannya muncul melalui ujung penis saat orgasme (ejakulasi retrograde), penyakit genetik tertentu, seperti cysticfibrosis, masalah struktural, seperti penyumbatan pada bagian testis yang berisi sperma (epididimis), atau kerusakan atau cedera pada organ reproduksi. Pria yang sebelumnya telah menjalani vasektomi dan menginginkan kembalinya kesuburan bisa juga menjalani prosedur pembalikan vasektomi atau sperma bisa diambil melalui prosedur bedah untuk digunakan dalam teknik reproduksi berbantu.
  • Paparan berlebihan terhadap bahan kimia dan racun tertentu, seperti pestisida, radiasi, asap rokok, alkohol, ganja, dan steroid (termasuk testosteron). Selain itu, sering terpapar panas, seperti di sauna atau bak air panas, dapat meningkatkan suhu testis, merusak produksi sperma.
  • Kerusakan yang terkait dengan kanker dan pengobatannya,termasuk radiasi atau kemoterapi. Pengobatan untuk kanker dapat mengganggu produksi sperma, kadang-kadang bisa menimbulkan masalah reproduksi yang serius. Pengangkatan salah satu testis akibat kanker juga dapat mempengaruhi kesuburan pria.

Penyebab infertilitas wanita

Penyebab infertilitas wanita mungkin termasuk :

  • Gangguan ovulasi,yang menghambat atau mencegah pelepasan sel telur dari indung telur. Contohnya termasuk gangguan hormonal seperti sindrom ovarium polikistik, suatu kondisi yang mungkin berhubungan dengan ovarium yang menghasilkan terlalu banyak hormon testosteron laki-laki, dan hiperprolaktinemia, ketika Anda memiliki terlalu banyak prolaktin – hormon yang merangsang produksi ASI. Penyebab lain mungkin termasuk olahraga yang berlebihan, gangguan makan, cedera atau tumor.
  • Kelainan pada rahim atau serviks,termasuk masalah dengan pembukaan serviks atau lendir serviks, atau kelainan pada bentuk atau rongga rahim. Tumor jinak pada dinding rahim yang sering terjadi pada wanita (fibroid rahim) jarang sekali menyebabkan kemandulan karena saluran tuba yang terhalang. Kemandulan biasanya terjadi karena fibroid yang mendistorsi rongga rahim sehingga dapat mengganggu implantasi telur yang dibuahi.
  • Kerusakan atau penyumbatan tuba fallopi, yang biasanya terjadi akibat peradangan pada tuba fallopi (salpingitis). Hal ini dapat mengakibatkan penyakit radang panggul, biasanya disebabkan oleh infeksi menular seksual, endometriosis atau adhesi.
  • Endometriosis,yang terjadi ketika jaringan endometrial tertanam dan tumbuh di luar rahim – seringkali mempengaruhi fungsi ovarium, rahim dan saluran telur.
  • Insufisiensi ovarium primer,juga disebut menopause dini, ketika ovarium berhenti bekerja dan menstruasi berakhir sebelum usia 40 tahun. Meskipun penyebabnya seringkali tidak diketahui, kondisi tertentu yang terkait dengan menopause dini, termasuk penyakit sistem kekebalan tubuh, radiasi atau pengobatan kemoterapi, dan kebiasaan merokok.
  • Perlengketan pelvis,pita jaringan parut yang mengikat organ setelah infeksi panggul, usus buntu, atau operasi perut atau panggul.

Penyebab lain ketidaksuburan pada wanita meliputi :

  • Masalah tiroid.Gangguan kelenjar tiroid, terlalu banyak hormon tiroid (hipertiroidisme) atau terlalu sedikit (hypothyroidism), dapat mengganggu siklus menstruasi atau menyebabkan infertilitas.
  • Kanker dan pengobatannya.Kanker tertentu  terutama, kanker reproduksi pada perempuan – umumnya akan sangat mengganggu kesuburan wanita. Terapi radiasi dan kemoterapi dapat mempengaruhi kemampuan wanita untuk bereproduksi.
  • Kondisi lain.Kondisi medis yang berhubungan dengan pubertas tertunda atau tidak adanya menstruasi (amenorrhea), seperti penyakit Celiac, penyakit Cushing, penyakit sel sabit, penyakit ginjal atau diabetes, dapat mempengaruhi kesuburan wanita. Kelainan genetik juga dapat membuat konsepsi dan kehamilan sulit terjadi.
  • Obat-obat tertentu.Infertilitas sementara dapat terjadi akibat penggunaan obat-obatan tertentu. Dalam kebanyakan kasus, kesuburan bisa dipulihkan ketika pemakaian obat dihentikan.

FAKTOR RISIKO

Kebanyakan faktor risiko ketidaksuburan untuk pria dan wanita adalah sama. Faktor ini meliputi :

  • Kesuburan seorang wanita secara bertahap menurun seiring dengan bertambahnya usia dan penurunan ini menjadi lebih jelas di usia pertengahan 30-an. Infertilitas pada wanita yang lebih tua mungkin terjadi karena masalah jumlah dan kualitas telur seiring dengan bertambahnya usia mereka atau masalah kesehatan yang dapat mengganggu kesuburan. Pria di atas usia 40 tahun mungkin kurang subur dibandingkan laki-laki yang lebih muda.
  • Penggunaan tembakau.Kesempatan pasangan untuk mencapai kehamilan berkurang jika salah satu pasangan menggunakan tembakau. Merokok juga mengurangi kemungkinan efektivitas perawatan untuk mengobati ketidaksuburan. Keguguran lebih sering terjadi pada wanita yang merokok. Merokok dapat meningkatkan risiko disfungsi ereksi dan jumlah sperma yang rendah pada pria.
  • Penggunaan alkohol.Bagi wanita, tidak ada batas penggunaan alkohol yang aman selama konsepsi atau kehamilan. Hindari alkohol jika Anda berencana untuk hamil karena Anda mungkin tidak menyadari bahwa Anda sedang hamil selama beberapa minggu pertama. Penggunaan alkohol meningkatkan risiko cacat lahir, dan juga dapat membuat Anda lebih sulit untuk hamil. Untuk pria, penggunaan alkohol berat dapat menurunkan jumlah dan motilitas sperma.
  • Kelebihan berat badan.Di antara perempuan Amerika, gaya hidup aktif dan kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko infertilitas. Selain itu, jumlah sperma dan kadar testosteron pada pria mungkin juga akan terpengaruh jika ia kelebihan berat badan.
  • Tubuh yang kurus.Perempuan berisiko memiliki masalah kesuburan jika ia mengalami masalah gangguan makan, seperti anoreksia atau bulimia, dan wanita yang mengikuti kalori sangat rendah atau diet ketat.
  • Masalah olahraga.Aktivitas fisik yang kurang atau tidak cukup berkontribusi signifikan mengakibatkan obesitas, yang nantinya dapat meningkatkan risiko infertilitas. Terkadang, masalah ovulasi juga dapat dihubungkan dengan aktivitas fisik intens atau olahraga berat yang berlebihan pada wanita yang tidak kelebihan berat badan.

Persiapan Sebelum ke Dokter

Tergantung pada usia dan riwayat kesehatan pribadi Anda, dokter dapat merekomendasikan evaluasi medis. Seorang ginekolog wanita atau seorang ahli urologi pria atau dokter keluarga dapat membantu melihat masalah dan menentukan apakah ada masalah tertentu yang mengharuskan Anda untuk menemui dokter spesialis atau klinik yang khusus menangani masalah infertilitas. Anda dan pasangan Anda mungkin akan menjalani evaluasi infertilitas yang komprehensif.

Apa yang dapat Anda lakukan

Berikut beberapa informasi yang dapat membantu Anda mempersiapkan diri untuk konsultasi perdana Anda.

  • Berikan rincian tentang upaya yang pernah Anda coba agar bisa hamil.Dokter Anda akan memerlukan informasi seperti kapan Anda mulai mencoba untuk hamil dan seberapa sering Anda melakukan hubungan intim, terutama di sekitar pertengahan siklus menstruasi Anda – waktu ovulasi.
  • Bawa informasi medis kunci Anda.Sertakan kondisi medis lain yang Anda atau pasangan Anda miliki, serta informasi tentang evaluasi atau pengobatan untuk infertilitas yang pernah Anda jalani sebelumnya.
  • Buatlah daftar dari setiap obat, vitamin, herbal atau suplemen lain yang Anda ambil.Sertakan dosis dan seberapa sering Anda meminumnya.
  • Tuliskan daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan kepada dokter Anda.Urutkan pertanyaan Anda dari yang paling penting hingga yang kurang penting untuk mengantisipasi habisnya waktu.

Untuk infertilitas, berikut beberapa pertanyaan dasar yang perlu Anda sertakan dalam daftar pertanyaan Anda.

  • Apa kemungkinan penyebab infertilitas yang belum kami pahami?
  • Apa jenis tes yang kami butuhkan?
  • Apa pengobatan yang Anda rekomendasikan untuk kami coba pertama kali?
  • Apa efek samping yang mungkin ditimbulkan oleh pengobatan yang Anda rekomendasikan?
  • Apa kemungkinan efektivitas pengobatan yang Anda merekomendasikan terhadap peluang saya untuk hamil?
  • Untuk berapa kali siklus kami perlu mencoba perawatan ini?
  • Jika pengobatan pertama tidak bekerja, apa pendekatan pengobatan yang akan Anda sarankan selanjutnya?
  • Apakah ada komplikasi jangka panjang yang berhubungan dengan perawatan kesuburan ini atau perawatan kesuburan lain?

Jangan ragu meminta dokter Anda untuk mengulang informasi atau mengajukan pertanyaan tindak lanjut.

Apa yang bisa Anda harapkan dari dokter 

Bersiaplah untuk menjawab pertanyaan untuk membantu dokter dengan cepat menentukan langkah selanjutnya dalam membuat diagnosis dan memulai perawatan untuk ketidaksuburan Anda.

Pertanyaan untuk pasangan

Pertanyaan yang mungkin ditanyakan dokter kepada Anda dan pasangan meliputi :

  • Berapa lama Anda sudah melakukan hubungan seksual tanpa kontrol kelahiran?
  • Berapa lama Anda telah aktif berusaha untuk hamil?
  • Seberapa sering Anda melakukan hubungan intim?
  • Apakah Anda menggunakan pelumas saat berhubungan seks?
  • Apakah salah satu dari Anda merokok?
  • Apakah salah satu dari Anda menggunakan alkohol atau narkoba? Seberapa sering?
  • Apakah salah satu dari Anda saat ini mengambil obat, suplemen makanan atau steroid anabolik?
  • Apakah salah satu dari Anda pernah dirawat karena kondisi medis lainnya, termasuk infeksi menular seksual?
  • Apakah Anda pernah terpapar bahan kimia, pestisida, radiasi atau timbal saat di tempat kerja atau pilihan gaya hidup?
  • Seberapa jauh pengaruh stres terhadap kehidupan Anda?
  • Seberapa puaskah Anda dengan hubungan Anda?

Pertanyaan untuk pria

Jika Anda seorang pria, Anda mungkin akan ditanyai hal berikut :

  • Pada usia berapa Anda mulai mengalami pubertas?
  • Apakah Anda memiliki masalah seksual dalam hubungan ini, seperti kesulitan mempertahankan ereksi, berkurangnya hasrat seksual, ejakulasi terlalu cepat atau tidak mampu melakukan ejakulasi?
  • Apakah Anda memiliki anak dengan pasangan Anda sebelumnya?
  • Apakah Anda pernah dirawat untuk kanker jenis apapun?
  • Apakah Anda melihat ada pembengkakan di skrotum atau sekitar testikel Anda?
  • Apakah Anda memiliki saudara laki-laki dengan masalah infertilitas?
  • Apakah Anda mengalami infeksi berulang pada testis, epididimis, atau prostat?
  • Apakah Anda pernah memiliki operasi pada testis, prostat, atau di panggul (seperti kanker testis atau kanker kolorektal)
  • Apakah Anda menjalani prosedur perbaikan untuk hernia inguinalis?
  • Apakah Anda pernah melakukan vasektomi?
  • Apakah Anda mengalami infeksi saluran pernapasan berulang?
  • Apakah Anda menggunakan obat-obatan setiap saat atau suplemen untuk membangun otot?

Pertanyaan untuk wanita

Jika Anda seorang wanita, Anda mungkin akan ditanyai :

  • Pada usia berapa Anda mulai mengalami menstruasi?
  • Seperti apa siklus menstruasi Anda? Apakah berkala, panjang dan berat?
  • Apakah Anda pernah hamil sebelumnya?
  • Anda pernah mencatat siklus atau melakukan pengujian untuk ovulasi? Untuk berapa banyak siklus?
  • Apa makanan khas harian Anda?
  • Apakah Anda berolahraga secara teratur? Seberapa sering?
  • Apakah berat badan Anda akhir-akhir ini berubah?

Tes dan Diagnosis

Sebelum menjalani pemeriksaan infertilitas, Anda perlu mengetahui komitmen yang perlu Anda buat selama pengobatan. Dokter atau klinik perlu mengetahui kebiasaan seksual Anda dan mungkin akan memberikan beberapa rekomendasi mengenai cara merubahnya. Tes dan masa percobaan pengobatan dapat diperpanjang hingga beberapa bulan. Pada beberapa pasangan infertil, tidak ada penyebab spesifik yang ditemukan (infertilitas yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya).

Biaya untuk evaluasi biasanya relatif mahal dan dalam beberapa kasus membutuhkan prosedur yang tidak nyaman bagi pasien. Kebanyakan asuransi kesehatan mungkin tidak dapat mengganti biaya perawatan untuk infertilitas. Sehingga, tidak ada jaminan – bahkan setelah Anda menjalani semua pengujian dan konseling – bahwa konsepsi akan terjadi.

Tes untuk pria

Bagi seorang pria yang mengalami ketidaksuburan, testis harus menghasilkan sperma yang cukup sehat, dan sperma harus diejakulasi secara efektif ke dalam vagina wanita dan dapat melakukan perjalanan ke arah sel telur. Upaya pengujian infertilitas pria berguna untuk menentukan apakah ada gangguan dalam proses ini.

Anda mungkin akan diminta untuk menjalani pemeriksaan fisik umum. Dalam hal ini termasuk pemeriksaan alat genital Anda. Tes kesuburan spesifik yang diperlukan mungkin termasuk :

  • Analisis air mani.Dokter Anda mungkin akan meminta Anda untuk memberikan satu atau beberapa spesimen air mani. Air mani ini umumnya diperoleh dengan masturbasi atau ejakulasi saat Anda melakukan hubungan seksual dan air mani Anda kemudian dimasukkan ke dalam wadah yang bersih. Kemudian, spesimen air mani Anda akan dianalisis untuk memeriksa kesehatan sperma dan cairan semen.
  • Tes hormon.Tes darah untuk menentukan tingkat testosteron dan hormon laki-laki lainnya umumnya diperlukan untuk mengobati kondisi ini.
  • Ultrasoundtransrectal dan scrotum.USG dapat membantu dokter Anda mencari bukti adanya kondisi medis lain seperti ejakulasi retrograde dan obstruksi ejakulasi duktus.
  • Pengujian genetik.Pengujian genetik dapat dilakukan untuk menentukan apakah ada cacat genetik tertentu yang menyebabkan infertilitas.
  • Biopsi testis.Tes ini dilakukan dengan mengambil sampel testis dengan jarum. Hasil biopsi testis dapat memastikan apakah produksi sperma normal berjalan normal. Jika ya, masalah Anda mungkin disebabkan oleh penyumbatan atau masalah lain terkait perjalanan sperma menuju sel telur.
  • Pengujian lainnya.Dalam beberapa kasus, ter darah atau air mani lainnya dapat direkomendasikan untuk menemukan penyebab mengapa sperma tidak dapat membuahi sel telur secara efektif.

Tes untuk wanita

Bagi seorang wanita, untuk menjadi subur ovarium harus melepaskan telur yang sehat. Saluran reproduksinya harus memungkinkan telur untuk berjalan melalui saluran tuba dan memungkinkan sperma untuk melekat pada sel telur untuk pembuahan. Telur yang harus melakukan perjalanan ke rahim dan melengket di lapisan. Pengujian infertilitas pada perempuan bertujuan untuk menentukan apakah proses ini terganggu.

Anda mungkin harus menjalani pemeriksaan fisik umum. Dalam hal ini termasuk pemeriksaan ginekologi secara teratur. Tes kesuburan spesifik yang diperlukan mungkin termasuk:

  • Pemeriksaan ovulasi.Tes darah dilakukan untuk mengukur kadar hormon guna menentukan apakah Anda sedang dalam tahap berovulasi, jika Anda belum juga mendapati hasil positif pada tes ovulasi mandiri yang Anda lakukan di rumah.
  • Hysterosalpingography.Histerosalpingografi bertujuan untuk mengevaluasi kondisi rahim dan saluran tuba. Sinar-X kontras disuntikkan ke dalam rahim Anda, dan diambil untuk menentukan apakah rongga tersebut normal dan memastikan bahwa cairan keluar dari saluran tuba Anda. Penyumbatan atau masalah lain seringkali ditemukan pada proses ini.
  • Pengujian cadangan ovarium.Pengujian ini membantu menentukan kualitas dan kuantitas telur yang tersedia untuk ovulasi. Pendekatan ini seringkali dimulai dengan tes hormon di awal siklus menstruasi.
  • Tes hormon lainnya.Tes hormon lainnya dilakukan untuk memeriksa kadar hormon ovulasi, serta hormon tiroid dan hipofisis yang mengontrol proses reproduksi.
  • Tes pencitraan.USG panggul berguna untuk mendeteksi gangguan atau penyakit pada rahim atau tuba falopi. Kadang-kadang hysterosonography perlu digunakan untuk melihat rincian dalam rahim yang tidak terlihat pada USG biasa.

Tergantung pada kondisi medis Anda, terkadang pemeriksaan ini mungkin juga akan termasuk :

  • Tes pencitraan lain.Tergantung pada gejala Anda, dokter Anda mungkin akan meminta Anda untuk menjalani histeroskopi untuk mengidentifikasi penyakit rahim atau tuba falopi.
  • Bedah minimal invasif ini dilakukan dengan cara membuat sayatan kecil di bawah pusar Anda dan memasukkan perangkat tampilan tipis untuk memeriksa saluran tuba Anda, ovarium dan uterus. Laparoskopi dapat mengidentifikasi endometriosis, jaringan parut, penyumbatan atau penyimpangan pada saluran tuba, dan masalah ovarium dan uterus.
  • Pengujian genetik.Pengujian genetik membantu menentukan apakah ada cacat genetik yang menyebabkan infertilitas.

Tidak semua orang perlu menjalani semua, atau sebagian besar, dari tes ini sebelum penyebab infertilitasnya ditemukan. Tes yang digunakan dan urutan masing-masingnya bergantung pada diskusi dan kesepakatan antara Anda dan dokter Anda.

PERAWATAN DAN OBAT-OBATAN

Pengobatan infertilitas tergantung pada penyebab, berapa lama Anda mengalaminya, usia Anda dan usia pasangan Anda, dan banyak preferensi pribadi lainnya. Beberapa penyebab infertilitas tidak dapat diobati. Namun, seorang wanita mungkin masih bisa hamil dengan teknologi reproduksi berbantu. Pengobatan infertilitas mengharuskan Anda untuk siap secara keuangan, fisik, psikologis dan juga membutuhkan komitmen serta waktu yang signifikan.

 Pengobatan untuk pria

Pendekatan untuk mengobati infertilitas pada laki-laki umumnya mencakup pengobatan untuk masalah seksual umum atau kurangnya jumlah sperma yang sehat. Perawatan yang diperlukan termasuk :

  • Mengobati infeksi.Pengobatan antibiotik dapat menyembuhkan infeksi pada saluran reproduksi, tetapi tidak selalu dapat mengembalikan kesuburan.
  • Pengobatan untuk mengatasi masalah hubungan seksual.Obat atau konseling dapat membantu meningkatkan kesuburan pada kondisi tertentu seperti disfungsi ereksi atau ejakulasi dini.
  • Perawatan dan obat-obatan hormon.Dokter mungkin merekomendasikan terapi penggantian hormon atau obat-obatan untuk kasus infertilitas yang disebabkan oleh tinggi atau rendahnya level hormon atau masalah tertentu yang terkait dengan cara tubuh menggunakan hormon.
  • Misalnya, varikokel dan vas deferens yang tersumbat seringkali dapat diperbaiki melalui prosedur pembedahan (operasi). Untuk kasus infertilitas yang disebabkan oleh rendahnya jumlah sperma yang sehat dalam ejakulasi, sperma kemukinan dapat diambil langsung dari testis.
  • Teknologi reproduksi berbantu (Assisted Reproduction Technology).Perawatan ART bisa dilakukan dengan mengambil sperma melalui ejakulasi normal, ekstraksi bedah atau dari individu donor, tergantung pada kasus khusus dan preferensi pasien. Sperma tersebut kemudian dimasukkan ke dalam saluran kelamin wanita, atau digunakan untuk melakukan fertilisasi in vitro atau injeksi sperma intracytoplasmic.

Pengobatan untuk wanita

Seorang wanita mungkin hanya memerlukan satu atau dua terapi untuk mengembalikan kesuburan, tapi beberapa jenis pengobatan mungkin diperlukan agar dia bisa hamil.

  • Merangsang ovulasi dengan obat kesuburan.Obat kesuburan adalah pengobatan utama untuk wanita yang tidak subur karena gangguan ovulasi. Obat-obatan ini mengatur atau menginduksi ovulasi. Bicarakan dengan dokter Anda tentang pilihan obat kesuburan yang tersedia – termasuk manfaat dan risiko dari setiap jenis obat tersebut.
  • Intrauterine insemination (IUI).Selama IUI, sperma yang sehat yang telah dikumpulkan dan terkonsentrasi ditempatkan langsung di dalam rahim pada waktu tertentu yang mendekati waktu di mana ovarium wanita melepskan satu atau  beberapa telur untuk dibuahi.Tergantung pada penyebab infertilitas yang diderita pasien, waktu IUI dapat dikoordinasikan dengan siklus normal atau dengan obat kesuburan.
  • Operasi untuk memulihkan kesuburan.Masalah uterus seperti polip endometrium, septum uterus atau jaringan parut intrauterin dapat diobati dengan operasi histeroskopi.

Teknologi reproduksi berbantu

Teknologi reproduksi berbantu (ART) adalah perawatan kesuburan yang dilakukan dengan cara membantu pembuahan telur dan sperma. Tim kesehatan ART yang umumnya terdiri dari dokter, psikolog, embriolog, teknisi laboratorium, perawat dan tenaga kesehatan profesional bekerja sama untuk membantu pasangan infertil mencapai kehamilan.

Fertilisasi in vitro (IVF) adalah teknik teknologi reproduksi berbentu yang paling umum. IVF dilakukan dengan cara merangsang dan mengambil beberapa telur matang dari seorang wanita, kemudian dibuahi dengan sperma seorang pria di sebuah piring di laboratorium, dan menanamkan embrio dalam rahim tiga sampai lima hari setelah pembuahan terjadi.

Setiap tahun ribuan bayi lahir di Amerika Serikat dengan bantuan teknologi reproduksi ini. Tingkat keberhasilan ART lebih rendah setelah usia 35 tahun.

Teknik lain yang juga kadang-kadang digunakan dalam siklus IVF, seperti :

  • Injeksi sperma intra-cytoplasmic (ICSI).Dalam ICSI, sperma tunggal yang sehat disuntikkan langsung ke dalam telur yang matang. ICSI sering digunakan ketika infertilitas disebabkan oleh kualitas semen yang rendah, jumlah sperma yang terlalu sedikit, atau jika upaya pembuahan selama siklus IVF sebelumnya gagal.
  • Pembuahan berbantu.Teknik ini mencoba untuk membantu implantasi embrio ke dinding rahim dengan membuka penutup luar dari embrio (menetas).
  • Telur atau sperma dari donor.Kebanyakan ART dilakukan dengan menggunakan telur wanita sendiri dan sperma pasangannya. Namun, jika ada masalah serius pada telur atau sperma, Anda dapat memilih untuk menggunakan telur, sperma atau embrio dari donor yang tak dikenal atau anonim.
  • Pembawa kehamilan.Wanita yang tidak memiliki rahim fungsional atau untuk pasien yang berisiko mengalami masalah kesehatan serius apabila hamil mungkin dapat memilih IVF menggunakan pembawa kehamilan. Dalam hal ini, embrio pasangan ditempatkan di dalam rahim pembawa untuk kehamilan.

Komplikasi pengobatan

Komplikasi yang mungkin ditimbulkan oleh pengobatan infertilitas pada wanita mungkin termasuk :

  • Kehamilan ganda.Komplikasi yang paling umum dari pengobatan infertilitas adalah kehamilan ganda – kembar, kembar tiga atau lebih. Umumnya, semakin besar jumlah janin, semakin tinggi risiko persalinan dan kelahiran prematur. Bayi yang lahir prematur sangat berisiko mengalami masalah kesehatan dan perkembangan. Tujuan dari pengobatan infertilitas harus difokuskan pada kehamilan tunggal yang sehat, dan mencegah kehamilan ganda. Oleh karena itu, tim medis harus mendiskusikan hal ini dengan pasien sebelum pengobatan dimulai. Dalam beberapa kasus, pengurangan janin dapat digunakan untuk membantu seorang wanita melahirkan bayi yang lebih sedikit dengan risiko kesehatan yang lebih sedikit pula. Menncapai pengurangan janin, bagaimanapun, adalah keputusan besar dengan konsekuensi etis, emosional dan psikologis.
  • Sindrom hiperstimulasi ovarium (OHSS).Penggunaan obat kesuburan suntik untuk menginduksi ovulasi dapat menyebabkan OHSS, dimana ovarium menjadi bengkak dan nyeri. Gejala yang menyertai kondisi ini biasanya termasuk nyeri perut ringan, kembung dan mual yang berlangsung sekitar satu minggu, atau lebih lama ketika Anda hamil. Pada beberapa kasus yang lebih parah, kondisi ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang cepat dan sesak napas yang memerlukan pertolongan medis darurat.
  • Perdarahan atau infeksi.Seperti halnya prosedur invasif, ada risiko perdarahan langka atau infeksi yang ditimbulkan oleh teknologi reproduksi berbantu.
  • Kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah.Faktor risiko terbesar untuk berat badan lahir rendah adalah kehamilan janin ganda. Dalam kelahiran hidup tunggal, mungkin ada kesempatan lebih besar untuk kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah yang terkait dengan IVF.
  • Cacat lahir.Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bayi yang dikandung menggunakan IVF berisiko lebih tinggi menderita cacat lahir tertentu, seperti gangguan jantung dan masalah pencernaan dan bibir sumbing atau celah langit-langit. Namun, kebanyakan studi menyimpulkan bahwa kondisi ini tampaknya terkait penyebab infertilitas yang diderita, bukan prosedur IVF itu sendiri.

Komplikasi pengobatan infertilitas pada pria tergolong jarang. Namun, jika ada biasanya timbul setelah operasi seperti infeksi, memar, atau kurangnya efikasi prosedur.

Penanganan dan Dukungan

Mengatasi infertilitas bisa menjadi hal yang sangat sulit. Ini adalah masalah yang tidak diketahui – Anda tidak dapat memprediksi berapa lama Anda bertahan atau seperti apa hasilnya nanti. Beban emosional pada pasangan yang mengidap infertilitas cukup besar. Mengambil langkah-langkah berikut ini dapat membantu Anda mengatasinya:

  • Persiapkan diri Anda.Ketidakpastian pemeriksaan dan pengobatan infertilitas bisa membuat situasi tampak sulit dan menimbulkan stres. Mintalah dokter Anda untuk menjelaskan langkah-langkah yang ia rencanakan selama tahap pengobatan Anda sehingga Anda dapat mempersiapkan diri untuk tiap-tiap langkah tersebut.
  • Tetapkan batas.Cobalah untuk memutuskan terlebih dahulu berapa banyak dan apa jenis prosedur yang Anda dan pasangan Anda terima secara emosional dan finansial. Perawatan kesuburan biasanya cukup mahal dan seringkali tidak terbiayai oleh perusahaan asuransi, dan kehamilan yang sukses biasanya sepenuhnya tergantung pada kegigihan Anda dan pasangan untuk mencoba berbagai jenis pengobatan.
  • Mempertimbangkan pilihan lainTentukan alternatif untuk mengatasi masalah Andaadopsi, donor sperma atau sel telur, donor embrio, pembawa kehamilan atau adopsi, atau bahkan sampai pada keputusan untuk tidak memiliki anak -sedini mungkin selama proses evaluasi infertilitas Anda. Hal ini dapat mengurangi kecemasan selama perawatan dan perasaan putus asa jika konsepsi tidak juga kunjung sukses.
  • Mencari dukungan.Cari kelompok dukungan atau layanan konseling untuk membantu memberikan Anda dukungan emosional untuk bertahan sebelum dan setelah pengobatan serta meringankan kesedihan Anda jika pengobatan nantinya harus gagal.

Mengelola stres emosional selama pengobatan

Pertimbangkan strategi berikut ini untuk membantu mengelola stres emosional selama pengobatan:

  • Ekspresikan diri Anda.Menjaga komunasi dengan orang lain di sekitar akan lebih baik daripada menekankan rasa bersalah atau marah pada diri sendiri.
  • Tetap jaga hubungan baik dengan orang-orang yang Anda cintai.Berbagi dengan pasangan, keluarga dan teman-teman Anda bisa menjadi hal yang sangat bermanfaat. Dukungan terbaik umumnya datang dari orang-orang yang Anda cintai dan orang-orang terdekat Anda.
  • Mengurangi stres.Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa pasangan yang mengalami stres psikologis memiliki peluang untuk mendapatkan hasil yang lebih buruk dari pengobatan infertilitas. Jika Anda bisa, temukan cara untuk mengurangi stres dalam hidup Anda sebelum mencoba untuk hamil.
  • Berolahraga dan makan makanan yang sehat.Menjaga rutinitas olahraga pada level moderat dan diet yang sehat dapat meningkatkan pandangan Anda dan membuat Anda tetap fokus untuk menjalani hidup Anda meskipun Anda memiliki masalah kesuburan.

Mengelola efek emosional dari hasil pengobatan infertilitas

Apapun hasil dari perawatan kesuburan Anda, Anda akan menghadapi kemungkinan tantangan psikologis. Carilah bantuan tenaga medis profesional jika dampak emosional dari hasil pengobatan terlalu berat untuk Anda atau pasangan Anda, seperti :

  • Tidak mencapai kehamilan, atau mengalami keguguran.Stres emosional karena tidak bisa memiliki bayi dapat menghancurkan atau bahkan berdampak buruk hubungan Anda dan pasangan yang dulunya penuh kasih dan sayang.
  • Sukses mendapatkan kehamilan.Bahkan jika perawatan kesuburan ini berhasil, umumnya pasien juga mengalami stres karena takut gagal selama menjaga kehamilan. Jika Anda memiliki riwayat depresi atau gangguan kecemasan, Anda berisiko mengalami masalah ini kembali beberapa bulan setelah kelahiran anak Anda.
  • Kelahiran kembar.Kehamilan yang sukses yang menghasilkan kelahiran kembar menghadapkan Anda pada kompleksitas medis baru dan kemungkinan stres emosional yang signifikan baik selama kehamilan dan setelah melahirkan.

PENCEGAHAN

Beberapa jenis infertilitas yang tidak dapat dicegah. Tapi beberapa strategi berikut ini dapat meningkatkan peluang Anda untuk hamil.

Pasangan

Untuk pasangan, melakukan hubungan seksual rutin beberapa kali mendekati waktu ovulasi menawarkan tingkat kehamilan yang paling tinggi. Intercourse yang terjadi beberapa hari sebelum dan sampai beberapa hari setelah ovulasi meningkatkan kemungkinan kehamilan. Waktu ini biasanya di tengah-tengah siklus antara periode menstruasi bagi kebanyakan wanita dengan siklus haid 28 hari.

Pria

Untuk pria, meskipun sebagian besar jenis infertilitas tidak dapat dicegah, strategi berikut ini dapat membantu.

  • Hindari menggunakan obat, tembakau dan konsumsi alkohol yang berlebihan,yang dapat menyebabkan infertilitas pada pria.
  • Hindari suhu tinggikarena hal ini dapat mempengaruhi produksi dan motilitas sperma. Meskipun efek ini biasanya bersifat sementara, hindari berendam di dalam air panas dan mandi uap.
  • Hindari paparan racun industri atau lingkungan,yang dapat berdampak terhadap produksi sperma.
  • Batasi obat yang dapat mempengaruhi kesuburan,baik obat resep dan obat-obatan over-the counter. Bicarakan dengan dokter Anda tentang obat yang Anda ambil secara teratur, tapi jangan berhenti meminum obat resep tanpa saran medis.
  • Berolahraga secara teratur, makan diet yang seimbang, dan menjaga berat badan yang sehat.Obesitas secara langsung berhubungan dengan kadar testosteron, yang merupakan hormon kunci yang bertanggung jawab untuk produksi sperma. Makan diet yang seimbang menyediakan nutrisi yang diperlukan untuk mengoptimalkan fungsi sperma dan meminimalkan efek faktor yang diketahui dapat merusak sperma.
  • Mengobati penyebab reversibel,seperti mengobati varikokel yang biasanya dapat meningkatkan jumlah dan kualitas sperma serta dapat membantu mencegah dampak negatif lebih lanjut akibat ketidaksuburan.

Perempuan

Bagi wanita, sejumlah strategi berikut dapat meningkatkan kemungkinan hamil.

  • Berolahraga pada tingkat moderat.Olahraga teratur sangatlah penting, tetapi jika Anda berolahraga begitu intens sehingga menstruasi Anda jarang terjadi atau tidak muncul sama sekali, kesuburan Anda mungkin terganggu.
  • Hindari kelebihan atau kekurangan berat badan ekstrem.Kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan dapat mempengaruhi produksi hormon dan menyebabkan kemandulan.
  • Berhenti merokok.Tembakau memiliki beberapa efek negatif pada kesuburan, belum lagi kesehatan umum dan kesehatan janin. Jika Anda merokok dan sedang mempertimbangkan untuk hamil, berhentilah merokok sekarang.
  • Hindari alkohol dan obat-obatan terlarang.Zat-zat ini dapat mengganggu kemampuan Anda untuk hamil dan memiliki kehamilan yang sehat. Jangan minum alkohol atau menggunakan obat-obatan terlarang, seperti ganja atau kokain.
  • Batasi obat yang dapat mempengaruhi kesuburan.Penggunaan beberapa obat resep dan obat bebas dapat mengurangi peluang Anda untuk hamil atau menjaga kehamilan. Bicarakan dengan dokter Anda tentang obat yang Anda ambil secara teratur, tapi jangan berhenti minum obat resep tersebut tanpa saran medis.
  • Batasi kafein.Wanita yang sedang berusaha untuk hamil mungkinjuga harus membatasi asupan kafein. Tanyakan kepada dokter Anda mengenai petunjuk dan panduan penggunaan kafein yang aman.