Ketombe

DEFINISI
Ketombe adalah kondisi kulit kepala kronis yang umum ditandai dengan pengelupasan kulit pada kulit kepala Anda. Meskipun ketombe tidak menular dan jarang serius, namun kondisi ini bisa membuat Anda malu dan terkadang sulit untuk diobati.

Tapi Anda tidak perlu cemas ataupun khawatir, ketombe biasanya dapat dikendalikan. Ketombe dalam kasus ringan tidak membutuhkan perawatan rumit. Anda hanya perlu keramas setiap hari dengan pembersih yang lembut. Untuk kasus yang lebih serius, ketombe bisa ditangani dengan menggunakan shampoo obat saat keramas.

GEJALA
Bagi kebanyakan remaja dan orang dewasa, gejala ketombe mudah dikenali: serpihan kulit mati berwarna putih, berminyak yang lengket di rambut dan bahu Anda, dan mungkin disertai dengan kulit kepala yang terasa gatal dan bersisik. Kondisi ini dapat semakin memburuk selama musim gugur dan musim dingin, ketika pemanas ruangan dapat berkontribusi mengakibatkan kulit kering, dan akan lebih ringan selama musim panas.

Jenis ketombe tertentu yang disebut cradle cap dapat mempengaruhi bayi. Gangguan ini, yang menyebabkan kulit kepala kering bersisik, adalah kondisi yang paling umum pada bayi baru lahir, tetapi dapat terjadi kapan saja selama masa bayi. Meskipun bisa menimbulkan kekhawatiran pada orang tua, cradle cap tidaklah berbahaya dan biasanya akan hilang dengan sendirinya pada saat bayi Anda berusia 3 tahun.

Kapan harus ke dokter
Kebanyakan kasus ketombe tidak memerlukan perawatan dokter. Tetapi jika Anda masih menggaruk-garuk kepala Anda setelah beberapa minggu menggunakan sampo ketombe over the counter, atau jika kulit kepala Anda menjadi merah atau bengkak, segera pergi ke dokter atau dokter kulit. Anda mungkin memiliki dermatitis seboroik atau kondisi lain yang menyerupai ketombe. Dokter biasanya dapat dengan mudah mendiagnosa masalah hanya dengan melihat rambut dan kulit kepala Anda.

PENYEBAB
Ketombe dapat memiliki beberapa penyebab, termasuk :

  • Kulit kering. Kulit kering saja adalah penyebab paling umum dari ketombe. Serpihan dari kulit kering umumnya lebih kecil dan kurang berminyak daripada ketombe yang diakibatkan oleh penyebab lain, dan Anda mungkin akan memiliki gejala dan tanda-tanda kulit kering pada bagian lain tubuh Anda, seperti kaki dan tangan.
  • Kulit teriritasi dan berminyak (seborrheic dermatitis). Kondisi ini, salah satu penyebab paling umum ketombe, ditandai dengan kulit kepala yang merahdan berminyak ditutupi dengan sisik putih atau kuning. Dermatitis seboroik dapat mempengaruhi kulit kepala dan area tubuh lainnya yang kaya akan kelenjar minyak, seperti alis, sisi hidung dan punggung telinga, dada, daerah pangkal paha, dan kadang-kadang juga mempengaruhi ketiak Anda.
  • Jarang keramas. Jika Anda tidak teratur mencuci rambut, minyak dan sel-sel kulit kepala yang mati dapat menumpuk, dan menyebabkan ketombe.
  • Kondisi kulit lainnya. Orang dengan kondisi kulit seperti eksim – kondisi radang kulit kronis, atau psoriasis – suatu kondisi kulit yang ditandai dengan penumpukan sel-sel kulit mati yang kasar dan kering dan membentuk sisik tebal – yang mungkin tampak serupa dengan ketombe.
  • Jamur menyerupai ragi (Malassezia). Malassezia hidup di kulit kepala pada kebanyakan orang dewasa, tapi untuk beberapa orang, hal ini tentunya mengganggu kulit kepala. Hal ini dapat mengiritasi kulit kepala Anda dan menyebabkan sel-sel kulit tumbuh berlebihan. Sel-sel kulit mati yang berlebih ini akan rontok, dan membuatnya tampak seperti serpihan putih pada rambut atau pakaian Anda. Penyebab malassezia mengganggu kulit kepala pada beberapa orang tidak diketahui.
  • Sensitivitas terhadap produk perawatan rambut (dermatitis kontak). Kadang-kadang sensitivitas terhadap bahan tertentu yang terkandung dalam produk perawatan rambut atau pewarna rambut, khususnya paraphenylenediamine, dapat menyebabkan kulit kepala merah, gatal, dan bersisik. Keramas terlalu sering atau menggunakan terlalu banyak produk styling juga dapat mengiritasi kulit kepala Anda dan menyebabkan ketombe.

Faktor Risiko
Ketombe bisa menyerang hampir setiap orang, tetapi faktor tertentu dapat membuat Anda lebih rentan :

  • Usia. Ketombe biasanya dimulai pada usia dewasa muda dan berlanjut sampai Anda berusia setengah baya. Namun, ini tidak berarti bahwa orang dewasa tidak mungkin memiliki ketombe. Bagi sebagian orang, masalah ketombe ini bisa muncul seumur hidup.
  • Berjenis kelamin laki-laki. Karena ketombe lebih banyak diderita oleh laki-laki, beberapa peneliti berpikir bahwa hormon laki-laki mungkin juga memainkan peran. Pria juga memiliki kelenjar penghasil minyak yang lebih besar pada kulit kepala mereka, yang dapat berkontribusi mengakibatkan ketombe.
  • Rambut dan kulit kepala berminyak. Malassezia memakan minyak di kulit kepala Anda. Untuk itu, memiliki kulit dan rambut berminyak berlebihan membuat Anda lebih rentan terhadap ketombe.
  • Pola makan yang buruk. Jika Anda tidak mendapatkan seng, vitamin B atau beberapa jenis lemak yang cukup dalam diet Anda, Anda mungkin lebih cenderung memiliki ketombe.
  • Penyakit tertentu. Untuk alasan yang tidak jelas, orang dewasa dengan penyakit neurologis, seperti penyakit Parkinson, lebih mungkin untuk mengembangkan dermatitis seboroik dan ketombe. Jadi orang-orang dengan infeksi HIV dan mereka yang baru pulih dari kondisi stres, terutama serangan jantung dan stroke, dan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh.

Persiapan Sebelum ke Dokter
Anda tidak perlu persiapan khusus untuk konsultasi perdana guna mendiagnosa ketombe. Dokter bisa dengan sederhana mendiagnosa ketombe dan penyebabnya hanya dengan melihat kulit kepala dan kulit Anda. Jika Anda sudah mulai menggunakan produk perawatan rambut baru, bawalah botol produk tersebut saat konsultasi atau persiapkan diri dengan baik untuk memberitahu dokter Anda tentang produk yang Anda gunakan, sehingga dokter dapat menentukan apakah produk tersebut yang menyebabkan ketombe Anda.

Perawatan Dan Obat-obatan
Ketombe umumnya bisa dikontrol, tetapi pengobatan ketombe membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Secara umum, membersihkan rambut dan kulit kepala setiap hari dengan sampo berfomula lembut dapat mengurangi minyak dan penumpukan sel kulit mati sehingga nantinya dapat membantu meringankan ketombe.

Ketika sampo biasa gagal, Anda dapat membeli shampoo anti ketombe di apotik atau toko obat. Sampo yang diperkaya dengan obat ini biasanya terbukti ampuh mengusir ketombe. Tapi sampo ketombe tidak semuanya sama, dan Anda mungkin perlu bereksperimen sampai Anda menemukan satu sampo yang sesuai dengan Anda. Jika Anda mengalamirasa terbakar dan kemerahan setelah menggunakan produk perawatan rambut apapun, berhenti menggunakannya. Jika Anda mengembangkan reaksi alergi, seperti ruam, gatal-gatal atau kesulitan bernapas, segera cari perhatian medis.

Shampoo ketombe diklasifikasikan menurut obat yang terkandung di dalamnya :

  • Shampoo zinc pyrithione (seperti Head & Shoulders, Jason Dandruff Relief 2 in 1, dan lain-lain). Sampo ini mengandung agen antibakteri dan antijamur zinc pyrithione, yang dapat mengurangi jamur pada kulit kepala Anda yang merupakan penyebab utama ketombe dan dermatitis seboroik.
  • Shampoo berbasis Tar (seperti Neutrogena T / Gel). Tar batubara, produk sampingan dari proses manufaktur batubara, bisa membantu meringankan kondisi seperti ketombe, dermatitis seboroik dan psoriasis dengan memperlambat proses perkembangan sel-sel kulit mati pada kulit kepala Anda dan kemudian mengelupaskannya.
  • Sampo yang mengandung asam salisilat (seperti Neutrogena T / Sal). Scrub untuk kulit kepala ini membantu menghilangkan sisik di kulit kepala, tetapi bisa menyebabkan kulit kepala Anda kering, yang menyebabkan pengelupasan berlebihan. Menggunakan kondisioner setelah keramas dapat membantu meringankan kekeringan pada kulit kepala.
  • Shampoo selenium sulfida (seperti Selsun Blue). Shampoo ini memperlambat proses perkembangan sel-sel kulit mati dan juga dapat mengurangi Malassezia. Karena sampo ini bisa merusak warna rambut yang pirang, abu-abu atau rambut yang diwarnai dengan pewarna kimia, pastikan Anda menggunakannya sesuai dengan petunjuk pemakaiannya, dan bilas dengan sempurna setelah keramas.
  • Shampoo ketoconazole (seperti Nizoral). Ketokonazol adalah agen antijamur spektrum luas yang dapat bekerja mengatasi ketombe jika sampo lain gagal. Sampo ini tersedia apotik atau toko obat dan juga tersedia dengan resep.

Coba gunakan salah satu dari shampoo ini setiap hari atau sekali dua hari sampai ketombe Anda terkontrol; kemudian untuk pemakaian selanjutnya Anda bisa keramas dua atau tiga kali seminggu saja, sesuai kebutuhan. Jika satu jenis sampo tampaknya ampuh mengurangi ketombe Anda namun kemudian kehilangan efektivitasnya, cobalah dua jenis shampo anti ketombe secara bergantian. Pastikan Anda memijat sampo ke kulit kepala dengan baik dan kemudian diamkan sampo selama setidaknya lima menit – ini memberikan waktu untuk bahan aktif di dalam sampo untuk bekerja.

Jika Anda telah keramas dengan teratur selama beberapa minggu dan masih ada serpihan ketombe di bahu Anda, konsultasikan dengan dokter atau dokter kulit. Anda mungkin perlu mencoba sampo resep atau pengobatan dengan steroid lotion.

Gaya Hidup dan Pengobatan Rumah
Selain keramas secara teratur, Anda dapat mengambil langkah-langkah perawatan berikut untuk mengurangi risiko timbulnya ketombe :

  • Belajar untuk mengelola stres. Stres mempengaruhi kesehatan Anda secara keseluruhan, membuat Anda rentan terhadap sejumlah kondisi dan penyakit. Stres bahkan bisa berkontribusi memicu ketombe atau memperburuk gejala ketombe yang ada.
  • Pakai sampo secara rutin. Jika Anda cenderung memiliki kulit kepala berminyak, keramas setiap hari dapat membantu mencegah ketombe.
  • Kurangi penggunaan produk hair-styling. Semprotan rambut, styling gel, mousse dan lilin rambut, semua produk ini dapat menumpuk pada rambut dan kulit kepala, membuat rambut dan kulit kepala Anda berminyak.
  • Makan makanan yang sehat. Makan makanan yang mengandung nutrisi zinc, vitamin B dan beberapa jenis lemak dapat membantu mencegah ketombe.
  • Sisihkan sedikit waktu di bawah matahari. Sinar matahari mungkin baik untuk ketombe. Tetapi karena paparan sinar ultraviolet dapat menyebabkan kerusakan kulit dan meningkatkan risiko kanker kulit, jangan berjemur. Sebaliknya, Anda bisa menghabiskan sedikit waktu di luar ruangan. Dan pastikan untuk memakai tabir surya pada kulit wajah dan tubuh.

Pengobatan Alternatif
Salah satu terapi alternatif yang telah terbukti mengurangi ketombe dalam studi kecil adalah keramas setiap hari menggunakan minyak pohon teh. Penelitian lebih lanjut diperlukan.

Minyak pohon teh, yang berasal dari daun pohon teh Australia (Melaleuca alternifolia), telah digunakan selama berabad-abad sebagai agen antiseptik, antibiotik dan antijamur. Agen ini sekarang terkandung dalam beberapa shampoo anti ketombe yang dapat ditemukan di toko makanan alami. Minyak dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang.