Kiat Menjalani Hamil Kembar dengan Aman

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Wanita hamil memerlukan nutrisi dua kali lipat dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil. Hal ini dikarenakan ibu hamil harus memenuhi kebutuhan nutrisi untuk dirinya dan janin yang dikandungnya. Ibu hamil memerlukan kebutuhan nutrisi sekitar 300 kalori perharinya. Akan tetapi pada ibu hamil yang telah di diagnosis memiliki bayi kembar maka kebutuhan nutrisinya menjadi dua kali lipat yaitu 600 kalori. Pada kehamilan tunggal ibu harus mengalami kenaikan berat badan sekitar 8 kg sampai 12 kg, akan tetapi pada kehamilan kembar ibu harus mengalami kenaikan berat badan sekitar 15-20 kg.

Pada masa kehamilan setiap ibu hamil dianjurkan untuk melakukan kunjungan ANC setidaknya 4 kali pemeriksaan. Hal tersebut perlu dilakukan oleh semua ibu hamil baik yang hamil bayi tunggal ataupun hamil bayi kembar. Tujuan dari pemeriksaan tersebut untuk memantau kondisi kesehatan ibu serta memantau pertumbuh dan perkembangan janin. Pada saat anda melakukan kunjungan ANC sebaiknya anda menuruti arahan dan saran yang diberikan oleh bidan atau dokter agar kondisi ibu dan bayi dalam keadaan sehat.

Pada masa kehamilan ibu akan mengalami anemia yang fisiologi karena pada saat umur kehamilan 20 minggu ibu hamil akan mengalami pengenceran darah yang menyebabkan kadar hemoglobin ibu hamil menuruk sehingga menimbulkan penyakit anemia. Apabila seorang ibu mengalami anemia maka akan menimbulkan beberapa komplikasi pada kehamilan anda tentunya akan membahayakan kondisi ibu dan janin, terutama pada bayi kembar. Untuk mengatasi masalah tersebut ibu hamil di anjurkan mengkonsumsi tablet zat besi minimal 90 tablet selama masa kehamilan dan di anjurkan untuk banyak mengkonsumsi jenis sayuran hijau dan buah-buahan. Kadar hemoglobin normal pada ibu hamil sekitar 11 g/dl.

Benarkah kehamilan kembar dapat beresiko terjadinya persalinan prematur?

Kehamilan prematur merupakan suatu kehamilan dimana bayi sudah lahir sebelum memasuki usia kehamilan aterm (37-42 minggu). Peristiwa ini salah satu penyebabnya disebabkan oleh kehamilan kembar atau yang disebut dengan gameli. Kehamilan kembar dengan terdapat dua janin atau lebih mengakibatkan distensi rahim yang memiliki hubungan dengan peregangan dan tekanan yang berlebih pada rahim sehingga dapat menimbulkan kontraksi lebih awal dan memicu kejadian persalinan prematur. Untuk menhindari hal tersebut ibu harus memenuhi kebutuhan istirahat yang cukup dan mengurangi aktivitas yang berlebihan karena ibu jangan sampai mengalami kelelahan. Kedua hal tersebut salah satu cara untuk menghindari rangsangan kontraksi yang lebih awal. Selain itu anda harus memerlukan pengawasan dari bidan atau dokter.

Bagaimana cara menjaga kehamilan kembar yang aman sampai proses persalinan?

  1. Ibu hamil yan terdiagnosis janin kembar sebaiknya melakukan langkah sikap dan gaya hidup yang sehat untuk mengurangi resiko terjadinya kehamilan prematur, ibu harus memenuhi kebutuhan nutrisi, olahraga, dan istirahat.
  2. Anda harus mengurangi rasa khawatir dan sebaiknya anda berkonsultasi ke bidan atau dokter agar anda menjadi lebih tenang dan terpantau kondisi kesehatan ibu dan pertumbuhan serta perkembangan janin.
  3. Sebaiknya anda ikut mengikuti kelas ibu hamil agar anda memiliki banyak ilmu pengetahuan seputar kehamilan dan persalinan. Selain itu di dalam kelas ibu hamil biasanya melakukan senam ibu hamil, yoga ibu hamil atau jenis rileksasi untuk menjaga kesehatan tubuh dan menjaga kesehatan mental dan spiritual.
  4. Suami dan keluarga ikut berperan dalam kondisi ini. Seperti hal nya suami dan keluarga memberikan dukungan psikologis emosional, membantu memperhatikan asupan nutrisi, memperhatikan kehamilan kembar sang istri, menemani istri saat kunjungan ANC, dan lain sebagainya. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here