Komitmen Makan Sehat Untuk Cegah Obesitas

SehatFresh.com – Tidak hanya di Amerika Serikat, obesitas kini menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia. Secara sederhana, obesitas terjadi karena mengonsumsi makanan dan minuman melebihi kebutuhan tubuh dari waktu ke waktu. Meski faktor-faktor seperti genetika, lingkungan dan hormon berperan dalam berat badan, cara utama untuk menjaga berat badan dan mencegah obesitas adalah dengan menjaga keseimbangan antara kalori masuk dan kalori keluar. Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran, memasak makanan sendiri dan mengontrol porsinya  adalah cara untuk mencegah kenaikan berat badan yang mengarah ke obesitas.

Penelitian tentang kebiasaan makan sehat mencegah obesitas

Dalam hasil penelitian dari “Medical Clinics of North America” pada Maret 2000, disebutkan bahwa kebanyakan orang dewasa makan dan minum rata-rata satu juta kalori per tahun. Ini mungkin seperti sangat banyak tapi tubuh memiliki sistem yang dirancang untuk mengontrol berat badan. Namun, sedikitnya 25 kalori ekstra per hari dari waktu ke waktu, dapat menyebabkan obesitas. “Dietary Guidelines for Americans 2010” melaporkan bahwa mengendalikan berat badan dan pencegahan obesitas memerlukan penerapan pola makan yang sehat dengan mengonsumsi makanan dan minuman padat gizi sesuai asupan kalori yang direkomendasikan.

Mayoritas penduduk perkotaan adalah masyarakat obesogenic, di mana Anda tinggal, bekerja dan bermain, semuanya mendorong untuk makan berlebihan dan akhirnya berujung obesitas. American Dietary Guidelines, melaporkan apa yang kita pilih untuk dimakan juga dipengaruhi oleh lingkungan. Misalnya, mereka yang tinggal di sekitaran penjual makanan cepat saji cenderung kelebihan berat badan atau obesitas. Menurut para ahli dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, makan buah-buahan, sayuran dan makanan lainnya yang rendah kalori, makanan padat gizi, mengendalikan ukuran porsi, mengurangi minuman dengan tambahan gula serta strategi pembelajaran makan di luar dapat membantu mencegah obesitas.

Di tahun 2000-an, kasus obesitas pada anak-anak mulai menjadi perhatian. Dalam sebuah studi dari orang tua obesitas dengan anak-anak dengan berat badan sehat, ditemukan bahwa orang tua yang meningkatkan konsumsi buah dan sayuran asupan, mengurangi gula dan makanan tinggi lemak secara signifikan membantu mencegah kenaikan berat badan pada anak-anak mereka (jurnal “Obesity”, Maret 2001). Orang tua dalam penelitian ini juga belajar untuk berbelanja makanan sehat sehingga tetap menjaga anggaran makanan mereka dan belajar untuk menyimpan buah-buahan dan sayuran segar sebagai bagian dari kebiasaan makan yang sehat.

Upaya pencegahan obesitas sering gagal karena mereka tidak bisa mengendalikan insting alami dalam memilih makanan apa yang tersedia di lingkungan mereka. Oleh karenanya, perubahan lingkungan seperti mengurangi ketersediaan makanan yang tidak sehat dan meningkatkan ketersediaan makanan sehat merupakan salah satu upaya yang perlu dilakukan dalam hal mencegah obesitas serta meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Sumber gambar : ayysa.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY