Komplikasi Akibat Pubertas Dini

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pubertas merupakan masa peralihan dimana dari masa anak-anak menuju masa remaja. Ciri-ciri pubertas dibagi menjadi dua yaitu perubahan primer dan perubahan sekunder. Pada perempuan ciri-ciri perubahan primer yaitu ditandai dengan keluarnya menstruasi dan pada laki-laki ciri-ciri perubahan primer ditandai dengan mimpi basah. Sedangkan perubahan sekunder pada perempuan ditandai dengan payudara membesar, tumbuh bulu disekitar kemaluan dan lain sebagainya, perubahan sekunder pada pria ditandai dengan suara membesar, munculnya jakun dan lain sebagainya.

Seorang anak akan mengalami masa pubertas apabila seorang anak perempuan berumur 9 tahun dan seorang laki-laki berumur 10 tahun. Akan tetapi ada anak yang mengalami masa pubertas terlalu dini. Pubertas dini dapat disebut juga dengan pubertas prekok. Berikut ini beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada anak yang mengalami masa pubertas dini yaitu :

  1. Tumbuh pendek

Seseorang yang mengalami pubertas dini akan beresiko memiliki tubuh yang lebih pendek dari rata-rata orang dewasa. Hal ini bisa terjadi karena seorang anak yang mengalami pubertas dini dapat tumbuh dengan cepat pada awalnya dan akan tinggi dibandingkan dengan teman-temannya. Akan tetapi, tulang mereka biasanya akan berhenti untuk tumbuh karena pertumbuhan tulang mereka lebih matang di awal.

  1. Sosial dan emosional

Seorang anak baik perempuan atau laki-laki yang mengalami pubertas dini dapat mempengaruhi harga diri dan meningkatkan resiko depresi atau penyalahgunaan zat. Hal ini dikarenakan anak merasa tertekan dengan memiliki tubuh orang dewasa yang lebih awal dibandingkan dengan teman-temannya. Dengan kondisi yang seperti itu anak merasa takut jika dirinya akan di ejek. Selain itu mereka juga bingng mengenai perubahan apa yang terjadi pada tubuh mereka sehingga menimbulkan suatu emosi yang asing.

  1. Kanker payudara

Anak yang mengalami pubertas dini akan beresiko mengalami kanker payudara. Pada perempuan hal ini dikarenakan oleh peningkatan hormon estrogen dan progesteron, sedangkan pada laki-laki hal ini di pengaruhi oleh peningkatan hormon testosteron. Semakin muda usia seorang perempuan pertama menstruasi makan akan semakin tinggi pula resiko terjadinya kanker payudara.

  1. Gangguan perkembangan otak

Pubertas di usia dini akan memicu perkembangan otak menjadi berhenti. Seorang perempuan yang mengalami kondisi ini maka waktu untuk mengembangkan potensi fisik mereka sebelum berhentinya pertumbuhan akan semakin sedikit.

  1. Perkembangan seksual sebelum waktunya

Dalam hal seks seorang anak perempuan yang mengalami pubertas dini seringkali menjadi sasaran anak lelaki yang lebih tua atau bahkan laki-laki dewasa. Selain itu seorang anak yang mengalami pubertas dini akan lebih cenderung terlibat dalam aktivitas seksual yang lebih awal sehingga akan meningkatkan resiko kehamilan remaja atau PMS. Sehingga untuk mencegahnya anak harus dapat mengendalikan perasaan seksual mereka. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here