Komplikasi Batu Kandung Kemih

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Penyakit batu kandung kemih adalah suatu kondisi ketika material keras yang menyerupai batu terbentuk di dalam ginjal. Material itu bisa berasal dari sisa zat limbah di dalam darah yang kemudian mengendap dan mengkristal setelah disaring oleh ginjal. Adanya endapan batu pada ginjal bisa disebabkan oleh makanan atau masalah kesehatan lainnya yang mendasari. Penyakit batu kandung kemih kebanyakan menyerang pada orang berusia sekitar 30-60 tahun. Dan kebanyakan di derita oelh pria.

Selain itu adanya gumpalan atau pengkristalan oleh zat limbah dalam darah, ada beberapa faktor lain yang dapat memicu terjadinya penyakit batu kandung kemih, di antaranya:

  • Mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.
  • Kurangnya minum air putih.
  • Memiliki riwayat keluarga yang pernah mengalami batu kandung kemih.
  • Mengonsumsi obat-obatan, misalnya aspirin, diuretik, antibiotik, antasid, serta beberapa obat anti-epilepsi dan antir-etroviral.
  • Pernah mengalami beberapa infeksi yang berhubungan langsung dengan ginjal atau sistem saluran kemih.

Gejala yang biasanya muncul pada penderita batu kandung kemih adalah sakit luar biasa yang datang dan pergi. Biasanya bergerak dari bagian samping belakang ke bagian bawah perut (abdomen). Selain itu, ada juga beberapa gejala umum lainnya yang sering muncul pada penderita batu kandung kemih, seperti: keluar darah dalam urin, Sakit pinggang, paha, selangkangan, dan kemaluan, serta sering mual dan muntah-muntah.

Jika batu kandung kemih menimbulkan infeksi, gejala tambahannya bisa berupa demam, meriang, sering berkeringat dan buang air kecil diiringi rasa sakit.

Komplikasi Akibat Batu kandung kemih

Material menyerupai batu yang terbentuk di ginjal memiliki ukuran bervariasi, mulai dari sebesar butiran pasir hingga kerikil atau bahkan lebih besar lagi. Permukaan batu kandung kemih juga bermacam-macam. Beberapa tipe batu kandung kemih memiliki permukaan halus, sedangkan kondisi lain memiliki permukaan tidak rata. Batu kandung kemih yang berukuran besar dapat mengiritasi hingga melukai saluran kemih ketika dilalui oleh batu kandung kemih.

Batu kandung kemih juga dapat tersangkut di saluran kemih dan menghambat aliran urine sehingga bahaya atau risiko terjadinya infeksi ginjal (pielonefritis) akan meningkat. Infeksi yang terjadi dalam ginjal dapat berakibat pada penyebaran bakteri atau mikroorganisme lainnya ke dalam darah. Selain itu, batu kandung kemih juga dapat menyebabkan kerusakan permanen pada ginjal.

Pada saat mengalami batu kandung kemih, tipe terapi serta lokasi batu kandung kemih dapat memengaruhi jenis komplikasi yang timbul akibat penyakit ini. Di antaranya adalah Sepsis, yakni kondisi yang timbul akibat bakteri dan mikroorganisme yang terdapat di ginjal lolos ke aliran darah sehingga menyebabkan infeksi. Gejala yang dirasakan akan timbul di seluruh tubuh. Selain itu, dampak dari terapi penyakit ini juga akan menimbulkan rasa nyeri, cedera pada ureter, dan perdarahan akibat operasi. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here