Komplikasi Infeksi Penyakit Radang Panggul dan Penanggulangannya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Apakah Anda mengenal penyakit radang panggul? Penyakit ini adalah satu jenis penyakit yang diakibatkan oleh infeksi bakteri pada organ reproduksi wanita yaitu serviks, tuba fallopi, ovarium dan uterus. Penyakit ini terjadi pada wanita terutama yang usia reproduktif sekitar usia 17 hingga 40 tahun.

Terjadinya penyakit ini melalui hubungan seksual yang menularkan bakteri. Ada dua jenis bakteri yang paling sering ditemukan menyerang rahim dan menyebabkan terjadinya radang panggul yaitu gonore dan klamidia. Jenis bakteri tersebut yang paling sering menyebabkan infeksi pada organ intim, bukan hanya pada wanita namun juga pada pria.

Saat wanita sedang dalam masa menstruasi, risiko untuk terserang risiko penyakit ini lebih besar. Oleh karena itulah, wanita tidak diperbolehkan melakukan hubungan seksual saat dalam masa menstruasi.

Beberapa hal yang memungkinkan terjadinya radang panggul karena hubungan seksual adalah tidak diperhatikannya kebersihan saat hubungan seksual serta alat kontrasepsi yang digunakan dalam rahim. Selain karena hubungan seksual, ada beberapa kemungkinan penyakit radang panggul disebabkan oleh karena aborsi, keguguran, melahirkan, pemakaian IUD serta menjalani biopsy.

Saat mengalami peradangan panggul, wanita menunjukkan gejala- gejala seperti di bawah ini:

  1. Demam yang sering terjadi, bisa secara terus menerus maupun terkadang hilang dan timbul kembali.
  2. Merasakan nyeri pada saat melakukan hubungan seksual
  3. Setelah berhubungan seksual, terdapat darah yang keluar
  4. Terjadinya flek atau mungkin juga pendarahan saat sedang tidak menstruasi.
  5. Merasakan nyeri saat berhubungan seksual

Jika mengalami gejala- gejala tersebut, sebaiknya segera mengonsultasikannya kepada dokter agar dilakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan lainnya seperti tes darah maupun tes urin. Dokter pun bisa melakukan USG maupun CT Scan dan MRI agar lebih mendapatkan hasil yang akurat.

Nantinya apabila didiagnosis adanya infeksi bakteri yang terjadi maka dokter akan memberikan antibiotik. Namun pasien masih harus tetap menjalani pengobatan hingga tuntas agar bakteri tersebut mati sempurna. Jika tidak, maka bakteri tersebut dapat menyebabkan radang panggul di masa depan. Terkadang dalam kasus infeksi yang cukup parah, pasien harus rawat inap di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang optimal.

Apabila tidak segera ditangani, infeksi radang panggul bisa mengakibatkan komplikasi seperti infertilitas, sakit perut kronis serta kehamilan di luar rahim. Mengingat hal tersebut, maka sebaiknya Anda selalu mengonsultasikan kesehatan kepada dokter agar dilakukan pengobatan hingga tuntas.

Bagi wanita, ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya radang panggul tersebut yaitu dengan menjaga kesehatan organ intim dan kebersihan saat hubungan seksual. Pengetahuan mengenai organ reproduksi juga penting bagi pasangan suami istri untuk dapat saling menjaga kesehatan pasangan. (AYK)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY