Komposisi Minyak Ikan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Minyak ikan adalah suplemen yang dipercaya sangat baik untuk tubuh, minyak ikan berasal dari jaringan pada jenis ikan tertentu yang berminyak. Awalnya, minyak ikan diambil dari lemak ikan paus. Lalu minyak tersebut juga diambil dari ikan dan binatang laut lainnya. Minyak ikan mengandung asam lemak omega-3, eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA) yang merupakan prekursor untuk eicosanoids yang bisa mengurangi peradangan di seluruh tubuh.

Selain kandungan diatas ada kandungan lainnya juga yang umumnya dimiliki oleh minyak ikan, antara lain:

  • Squalene. Squalene adalah senyawa organik yang terdapat dalam tubuh manusia, hewan, maupun tumbuhan. Senyawa ini diproduksi oleh organ hati dan dialirkan secara menyeluruh pada tubuh melalui darah.
  • Vitamin A. Vitamin A merupakan salah satu jenis vitamin larut dalam lemak yang berperan penting dalam pembentukan sistem penglihatan yang baik. Terdapat beberapa senyawa yang digolongkan ke dalam kelompok vitamin A, antara lain retinol, retinil palmitat, dan retinil asetat. Vitamin A banyak ditemukan pada wortel , minyak ikan , susu , keju , dan hati.
  • Vitamin E. vitamin E adalah antioksidan dan terlibat dalam banyak proses tubuh dan beroperasi sebagai antioksidan alami yang membantu melindungi struktur sel yang penting terutama membran sel dari kerusakan akibat adanya radikal bebas.
  • Vitamin D. Vitamin D adalah grup vitamin yang larut dalam lemak prohormon. Vitamin D dikenal juga dengan nama kalsiferol. Penamaan ini berdasarkan International Union of Pure and Applied Chemist (IUPAC), di dalam tubuh, vitamin ini banyak berperan dalam pembentukkan struktur tulang dan gigi yang baik.
  • Omega 3. Asam Lemak Omega 3 atau yang sering disebut Omega 3 merupakan sejenis lemak yang tidak diproduksi oleh tubuh, oleh karena itu kita harus memenuhinya dari makanan yang kita makan. Omega 3 dibutuhkan oleh tubuh untuk pembentukan membran sel sehat, meliputi otak kita dan sel sistem syaraf.
  • ALA. asam α-linolenat (ALA), adalah asam lemak Omega-3 yang dikenal memiliki khasiat lebih daripada asam-asam lemak lain, khususnya dalam mencegah rusaknya membran sel.
  • DHA. Asam dokosaheksaenoat atau yang sering dikenal sebagai DHA merupakan asam lemak tak jenuh rantai panjang golongan omega-3, yang banyak dijumpai di otak dan retina mata, sehingga sangat penting untuk fungsi penglihatan
  • EPA. EPA (eicosapentaenoic acid) adalah asam lemak rantai panjang lain dari omega-3 yang dibuat oleh tubuh yang terdapat dalam ASI. Seperti halnya DHA, EPA juga ditemukan dalam lemak ikan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar DHA dan EPA dalam ikan atau suplemen minyak ikan memiliki beberapa manfaat, yaitu: menurunkan kadar trigliserida, memperlambat pembentukan plak pada pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko serangan jantung dan stroke pada orang yang diketahui menderita penyakit jantung, menjaga kulit, meningkatkan fungsi otak, mencegah dan menunda demensia, dan anti peradangan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY