Kondisi Ibu Hamil yang Harus Membatalkan Puasanya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Ada beberapa kondisi yang juga perlu Anda waspadai saat hamil. Walaupun hasil pemeriksaan dari Dokter menandakan kesehatan Ibu hamil masih baik dan normal serta mengijinkan untuk menjalankan ibadah puasa. Namun, tentunya masih ada beberapa kondisi yang bisa membuat puasa Ibu hamil ini menjadi batal. Kondisi-kondisi tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

  • Pusing dan mata berkunang-kunang

Kondisi pusing dengan mata berkunang-kung dan juga diikuti rasa lemas yang menyiksa mungkin dikarenakan adanya hipoglikemia. Kondisi ini perlu membuat ibu membatalkan ibadah puasa yang sedang dijalani. Karena pengaruhnya mungkin bisa membuat janin mengalami resiko kekurangan gizi. Sementara itu, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi ke dokter mengenai masalah ini dengan baik. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan buruk dari kondisi yang satu ini.

  • Mual dan muntah

Jika Ibu hamil mengalami mual disertai muntah selama berpuasa ini tandanya tubuhmu tidak kuat. Jangan memaksa untuk melanjutkan berpuasa setelah mengalami dua hal ini. Kalau mual dan muntahmu masih berlanjut setelah berbuka puasa, segera konsultasikan kondisimu ke dokter kandungan.

  • Dehidrasi

Dehidrasi merupakan kondisi di mana tubuh mengalami kekurangan cairan. Berpuasa selama sehari penuh, yang tidak boleh makan atau minum tentunya bisa memicu dehidras pada ibu hamil. Gejala-gejala dehidrasi seperti, rasa haus yang sangat, tenggorokan sudah mulai sangat kering, merasakan lemas serta tidak berdaya. Maka tidak ada salahnya untuk membatalkan ibadah yang anda jalani. Hal ini tentu dilakukan demi menjaga kesehatan dan menghindari kemungkinan buruk dari kondisi ini untuk janin dan kesehatan ibu.

  • Diare

Diare saat Ibu hamil dan tengah menjalankan ibadah puasa itu jangan dianggap remeh. Diare ini sendiri bisa membuat tubuh kehilangan banyak cairan, sehingga resiko mengalami dehidrasi pun semakin bertambah besar. Ini tentunya akan membuat tubuh menjadi semakin lemas dalam menjalankan ibadah puasa. Kalau memang kondisi ini Anda alami, maka berikan penanganan dengan segera. Jangan memaksakan menjalani ibadah puasa saat Ibu hamil mengalami diare seperti ini.

  • Gangguan pada janin

Jika Anda merasa janin berhenti bergerak selama berpuasa, segeralah berbuka puasa. Selain itu, jika Anda merasakan kontraksi di usia kandungan muda lebih baik segera membatalkan puasa. Berbukalah dengan makanan dan minuman dingin dengan porsi kecil untuk kembali merangsang si kecil. Setelah berbuka, konsultasikan dengan dokter kandungan Anda.

  • Lambung terasa nyeri

Sakit pada lambung saat hamil dan berpuasa tidak bisa disepelekan. Karena takutnya itu adalah tanda dari gangguan preeklamsia. Puasa pun sementara dapat dibatalkan. Jika masih terasa sakit selama beberapa hari, ibu harus segera memeriksakan diri ke dokter.

Meskipun berpuasa adalah ibadah wajin selama bulan Ramadhan, kamu tetap tidak boleh memaksakan diri. Jika kondisi tubuhmu tidak memungkinkan untuk puasa lebih baik membatalkan puasa. (KKM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here