Konsumsi Gula Berlebih Dapat Meningkatkan Risiko Disfungsi Ereksi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Makanan manis memang terasa enak saat dikonsumsi. Makanan seperti es krim, permen, kue-kue manis tentunya menjadi makanan yang menggoda untuk segera dikonsumsi. Namun, makanan manis atau terlalu banyak mengonsumsi gula bagi pria akan menyebabkan efek buruk bagi kesehatan reproduksi.

Makanan manis memang banyak digemari, makanan manis juga dapat menambah semangat atau mengembalikan mood mereka. Efek gula yang berlebihan sebenarnya dapat membahayakan siapa saja termasuk wanita maupun anak-anak. Akan tetapi, konsumsi gula yang terlalu banyak pada pria dapat menyebabkan gangguan tertentu yang tidak dialami wanita.

Bahaya gula berlebih bagi pria salah satunya adalah mengalami disfungsi ereksi. Gangguan tersebut pada pria yang menglami disfungsi ereksi atau kekita mr P tidak bisa tegak atau berfungsi dengan baik. Hal ini tentunya akan menyebabkan ketidaknyamanan dalam berhubungan bagi sebagian wanita.

Para ahli menyebutkan jika disfungsi ereksi pada pria dapat membuat hubungannya dengan istri terancam berakhir. Ketika gula dalam tubuh terlalu banyak hingga pria mengalami obesitas, kondisi ini pun dapat menjadi diabetes tipe 2. Di sisi lain, salah satu gejala diabetes pada pria adalah disfungsi ereksi.

Pada ereksi normal, pembuluh darah terus melebar dan jaringan otot lebih rileks. Aliran darah yang lancar dan aktivasi endhotelial oxide synthase (eNOS) kemudian memicu pelepasan NO secara terus menerus untuk mempertahankan ereksi. Kondisi ini berhubungan dengan kejadian hiperglikemia yang akibatnya ketika terjadi rangsangan seksual dan gula darah yang terlalu tinggi dapat mengganggu aktivasi eNOS tersebut sehingga mengganggu proses ereksi vaskular.

Sebagian pria mungkin tidak mengetahui alasan pasti kenapa bisa mengalami disfungsi ereksi. Selain makanan seperti gula yang dikonsumsi berlebih, aktivitas fisik juga dapat meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi.

Aktivitas fisik tersebut seperti terlalu sering berlari akan menyebabkan kadar testosteron dalam tubuh menurun. Sehingga menyebabkan disfungsi ereksi, kurang tidur, merokok dan duduk terlalu lama juga dapat menjadi faktor risiko terjadinya disfungsi ereksi. Selain disfungsi ereksi, bahaya gula berlebih pada pria juga dapat menyebabkan kanker prostat.

Hal ini terjadi karena sel kanker biasanya menggunakan gula sebagai sumber energi mereka, sehingga kanker dapat tumbuh subur ketika kadar gula tinggi di dalam tubuh. Untuk menghindari masalah ini anda dapat meminimalkan stres, berolahraga secara teratur dan menjalankan diet seimbang dengan mengonsumsi buah dan sayuran maupun ikan segar.


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here