Kurangi Gula Untuk Peroleh Manfaatnya

SehatFresh.com – Manisnya gula dalam berbagai bentuk selalu digemari hampir semua orang. Gula pada dasarnya dibutuhkan tubuh. Tetapi konsumsi yang berlebihan justru akan merusak kesehatan, salah satunya memicu diabetes. Sejak sarapan, tanda disadari kita sudah didominasi nikmatnya gula. Mulai dari kopi, teh, hingga roti yang diberi selai manis. Ini baru sarapan, belum lagi jika ditambah menu makan siang, camilan sore, dan makan malam. Semuanya mungkin didominasi gula. Mengurangi asupan gula mungkin sulit, tapi Anda harus mulai melakukannya demi memperoleh manfaat kesehatan berikut ini :

  1. Menghindari obesitas

Hal buruk semakin sering kita jumpai akibat konsumsi gula berlebih adalah obesitas. Obesitas juga berkaitan dengan diabetes. Produk tinggi gula cenderung tinggi kalori tanpa komponen sehat. Soda manis, permen dan makanan penutup menambah kalori untuk diet harian tetapi tidak membuat Anda makan lebih sedikit. Karena berefek pada glukosa darah, makanan tinggi gula dapat benar-benar membuat lapar lebih cepat dibanding ketika Anda mengonsumsi makanan rendah gula tetapi tinggi serat atau lemak sehat. Secara khusus, studi meta-analisis tahun 2007 yang dilaporkan dalam “American Journal of Public Health”, melaporkan bahwa konsumsi minuman gula seperti soda, terkait dengan berat badan yang lebih tinggi dan asupan kalori yang lebih tinggi.

  1. Pencegahan penyakit

Makanan tinggi gula cenderung membuat seseorang enggan mengonsumsi makanan lain yang mengandung vitamin dan mineral sehat. Hal ini meningkatkan kemungkinan kekurangan gizi. Diet tinggi gula dapat meningkatkan trigliserida dalam darah. Trigliserida tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung, sehingga menurunkan asupan gula dapat membantu mencegah masalah kardiovaskular di kemudian hari. Mengurangi konsumsi gula juga dapat menurunkan risiko hipertensi.

  1. Gigi sehat

Bakteri mulut berkembang pada gula yang ditemukan dalam makanan dan minuman. Ketika gula menetap di permukaan gigi, bakteri ini dapat tumbuh di luar kendali, yang pada akhirnya menyebabkan gigi berlubang dan penyakit gusi. Ketika Anda makan gula, karbohidrat dan protein melengket dan membentuk perangkap bakteri pada gigi. Bakteri menggunakan fruktosa untuk membuat asam laktat, yang menipiskan enamel gigi sehingga membuat gigi rentan berlubang. Selain itu, konsumsi gula dapat meningkatkan risiko diabetes. Diabetes semakin meningkatkan risiko penyakit periodontal.

Setelah mengetahui manfaatnya, Anda dan keluarga tidak perlu menunggu lagi untuk mengurangi konsumsi gula. 50 gram atau empat sendok makan per hari merupakan batasan umum untuk asupan gula harian yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan RI. Gula secara alami terkandung dalam buah-buahan segar. Ini tentunya akan memberi efek yang lebih menyehatkan dan mengurangi asupan gula tambahan.

Sumber gambar : www.blognutrisi.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY