Lamanya Hidup Sperma Setelah Ejakulasi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pria dalam memenuhi kebutuhan seksualnya pasti akan mengalami ejakulasi. Saat ejakulasi, berjuta-juta sel sperma dapat dikeluarkan melalui organ kelamin pria. Sperma merupakan suatu sel yang terdapat dalam sistem reproduksi pria, jumlah sperma normal pada pria bisa mencapai 20 juta sel/cc saat ejakulasi. Sel sperma berperan untuk membuahi ovum yang dihasilkan oleh alat reproduksi wanita dan akan menjadi zigot yang berkembang ke dalam bentuk janin.

Karakteristik dari sperma yang lain adalah bentuknya, bentuk sperma jika dilihat dengan pembesar menyerupai kecebong tetapi lebih ramping. Saat diejakulasikan ke dalam vagina, sperma mampu melakukan perjalanan jauh menembus rongga-rongga vagina hingga mencapai saluran ovum. Gerakan sperma lurus mengikuti alur rahim sampai ke saluran ovum.

Dari pernyataan-pernyataan mengenai fakta sperma, pernahkah muncul di benak Anda pertanyaan seperti, berapa lamakah sperma mampu bertahan hidup setelah ejakulasi? Pertanyaan tersebut tentu didasarkan pada pemikiran tentang kualitas dari sperma.

Ada beberapa informasi tambahan yang dapat menjawab pertanyaan tersebut, berikut adalah informasinya:

  • Lama Hidup Sperma di dalam Vagina

Setelah ejakulasi, sperma yang tertanam di dalam organ reproduksi wanita ternyata mampu bertahan dalam kurun waktu 1-2 hari. Namun, beberapa diantaranya ada yang mampu bertahan hingga 7 hari atau bahkan lebih, tergantung kondisi di dalam rahim. Jadi, saat pria dan wanita melakukan hubungan seksual di saat wanita belum memasuki masa subur, wanita bisa saja hamil karena sperma mampu bertahan hingga membuahi ovum sampai wanita memasuki masa suburnya.

  • Lama Hidup sperma di Luar Tubuh

Saat pria melakukan masturbasi, biasanya dapat mengalami ejakulasi di sembarang tempat. Sperma kemudian terbuang begitu saja ke luar tubuh. Sperma dapat mengenai benda-benda yang basah, lembab atau kering.

Saat sperma berada di luar tubuh, ternyata hanya mampu bertahan selama beberapa jam. Apabila sperma menempel pada tempat yang basah, setidaknya sperma akan tetap hidup sampai tempat tersebut mengering, saat sudah kering barulah sperma mati. Lain halnya jika sperma berada di tempat yang kering, sperma tidak akan bertahan hidup. Jika sperma hidup di tempat yang lembab, kemungkinan akan bertahan lama.

Namun, kita tidak perlu khawatir jika ada isu yang mengatakan bahwa sperma yang berada di kolam renang dapat membuat wanita hamil. Untuk membuahi ovum, sperma butuh tenaga yakni saat ejakulasi untuk menembus rapatnya pertahanan dari vagina, sehingga kecil kemungkinan jika ada sperma bisa membuahi ovum saat tidak ada proses ejakulasi.

Jadi kesimpulannya adalah lama hidup sperma tergantung pada tempat sperma tersebut berada. Sperma yang hidup di dalam vagina dapat bertahan hingga berhari-hari, sedangkan sperma yang berada di luar tubuh hanya mampu bertahan hidup dalam waktu yang singkat. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here