Latihan Olah Nafas Bagi Ibu hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Ada satu aktivitas yang disarankan dilakukan oleh ibu hamil. Aktivitas tersebut adalah olah nafas. Aktivitas yang satu ini berguna bagi ibu hamil di kemudian hari.

Ibu hamil sebaiknya melakukan olah nafas saat memasuki usia kehamilan 35 minggu atau trisemester terakhir. Tujuannya agar ibu hamil tidak kesulitan bernafas karena tekanan posisi janin dan pasokan oksigen ke janin mencukupi. Olah nafas bermanfaat bila ibu hamil menginginkan persalinan secara normal. Selain kesiapan secara finansial, kesiapan secara mental dan fisik tidak kalah pentingnya. Nah, olah nafas ini menjadi salah satu persiapan untuk persalinan normal.

Manfaat olah nafas adalah sebagai berikut:

  • Mengatasi kesulitan nafas yang seringkali dihadapi oleh ibu hamil di trimester ketiga.
  • Mengatasi serangan kontraksi pada saat proses persalinan.
  • Memaksimalkan kekuatan mengejan saat persalinan.
  • Memberikan oksigen cukup pada janin sehingga aliran darah dan pasokan nutrisi lancar.
  • Menjaga aliran oksigen dan karbon dioksida sehingga mencegah ibu hamil menahan nafas selama kontraksi.

Berbeda dengan olahraga lainnya, olah nafas relatif lebih mudah dilakukan di mana saja dan kapan saja. Dengan latihan secara teratur, kebiasaan ini akan menjadi reaksi yang spontan dan alamiah. Kelak, ibu hamil akan merasa lebih siap dan tenang saat tiba waktunya melahirkan.

Jika tidak terbiasa bernafas dalam, pada awalnya bisa jadi ibu hamil merasa pusing. Apalagi jika harus menahan nafas selama beberapa hitungan. Ini terjadi karena ketika ibu hamil bernafas terlalu dalam dan memasukkan terlalu banyak oksigen ke dalam darah. Akibatnya, mekanisme dalam otak yang mengontrol pernafasan jadi agak terganggu. Jika ini terjadi, selain pusing, mual mungkin akan dialami oleh ibu hamil.

Untuk mengatasi hal itu, ibu hamil dianjurkan untuk duduk dan bernafaslah perlahan-lahan sampai rasa pusing hilang. Jika tetap pusing, ia disarankan menghubungi dokter. Biasanya, keluhan ini akan berangsung-angsur hilang melalui latihan olah nafas yang teratur.

Lantas, seperti apa latihannya? Latihan olah nafas ini bisa dilakukan dengan posisi duduk. Punggung, leher, dan kepala tetap tegak, tetapi rileks. Tarik nafas perlahan-lahan melalui hidung sambil menghitung (mulai dari hitungan ke-4 secara bertahap meningkat sampai 10 atau lebih) sampai paru-paru terasa mengembang. Selanjutnya, keluarkan nafas melalui hidung pada hitungan yang sama. Setelah selesai mengeluarkan nafas, istirahatlah dulu selama satu atau dua detik. Ulangi proses ini dengan rileks dan berirama.

Tarik nafas perlahan-lahan sambil kedua tangan diangkat lurus sejajar kepala. Rasakan udara yang mengisi penuh ruangan dalam paru-paru. Tahan beberapa detik. Hembuskan nafas perlahan-lahan sambil kedua tangan turun ke bawah. Ulangi lagi beberapa kali. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here