Libido Wanita Hamil

SehatFresh.com –¬†Wanita akan mengalami banyak perubahan ketika mereka tengah hamil, baik secara fisik mau pun emosional, tidak terkecuali juga gairah seksual mereka. Semua perubahan yang terjadi dalam tubuh adalah karena perubahan hormon. Ketika hamil, gairah seksual wanita cenderung berfluktuasi dari hari ke hari atau minggu ke minggu. Selama trimester pertama, banyak wanita melaporkan tidak adanya keinginan untuk berhubungan seksual karena mereka merasa lelah akibat mual atau morning sickness yang mereka alami.

Gairah seks ibu hamil biasanya akan meningkat selama trimester kedua kehamilan. Hal ini seiring dengan terjadinya perubahan hormonal yang membawa energi baru setelah morning sickness mereda. Secara fisiologis, tubuh wanita juga memproduksi lebih banyak cairan untuk memenuhi kebutuhan bayinya, yang pada gilirannya membuat lebih banyak darah mengalir melalui payudara dan vagina. Payudara dan vulva menjadi penuh dengan aliran darah sehingga menjadi lebih sensitif. Hal ini mendorong gairah seks untuk mencapai tingkat kebutuhan baru.

Selama trimester ketiga, kondisi perut yang semakin membesar membuat seks menjadi kurang nyaman bagi kebanyakan wanita. Hal ini tidak jarang membuat gairah seks para ibu hamil mengalami penurunan. Beberapa wanita dilaporkan mengalami kram ringan pada perut selama atau setelah hubungan seksual. Meskipun tidak berbahaya, hal ini bisa membuat wanita menjadi kurang tertarik atau menghindari hubungan seksual.

Di sisi lain, disadari atau tidak, masih banyak wanita hamil yang berpikiran bahwa hubungan seks yang dilakukan ketika hamil bisa mengganggu bahkan membahayakan janin. Karena tidak ingin keselamatan janinnya terganggu, secara psikologis, kecemasan ini akan menghilangkan dorongan seksual pada ibu hamil.

Sepanjang kehamilan, penting untuk menjaga komunikasi agar kedua belah pihak memahami keinginan dan keprihatinan masing-masing mengenai seks. Pertimbangkan juga posisi seks baru agar seks terasa lebih nyaman terutama pada trimester ketiga, di mana kondisi perut kian membesar. Jika gairah seksual Anda masih baik dan tidak mengalami kehamilan berisiko tinggi, maka aman untuk melakukan hubungan seksual. Namun, untuk melakukan hubungan seksual saat hamil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu kedua pasangan merasa nyaman secara fisik, posisi memungkinan adanya kontak fisik yang dikehendaki serta posisi seks tidak menempatkan tekanan pada rahim atau membebani perut ibu hamil.

Sumber gambar : dr-kandungan.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY