Likopen Untuk Kehamilan

SehatFresh.com – Ketika hamil, menjaga kesehatan adalah prioritas yang utama. Makan banyak buah-buahan dan sayuran segar penting selama kehamilan karena makanan tersebut kaya akan kandungan vitamin, mineral dan fitonutrien yang menunjang kesehatan janin dalam kandungan. Penelitian menunjukkan bahwa salah satu fitonutrien, yang disebut likopen, memberi manfaat tersendiri bagi kehamilan.

Likopen dimiliki oleh kelompok senyawa yang disebut karotenoid yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Tidak seperti karotenoid lain, tubuh tidak dapat mengubah likopen menjadi vitamin A. Namun, senyawa ini dinilai memiliki sifat antioksidan kuat yang secara substansial lebih kuat dari karotenoid lain, seperti beta karoten dan vitamin E (alpha-tocopherol).

Antioksidan dari likopen membantu membersihkan tubuh dari radikal bebas yang terbentuk selama proses pencernaan, di kulit ketika berada di bawah sinar matahari atau di organ ketika tubuh terpapar racun. Seiring waktu, radikal bebas dapat merusak membran sel dan DNA, yang meningkatkan risiko masalah kronis seperti hipertensi, penyakit arteri koroner dan kanker.

Mengonsumsi makanan yang kaya likopen dapat membantu mengurangi risiko masalah yang disebut preeklamsia yang dapat berkembang selama kehamilan dan dapat mengganggu perkembangan dan persalinan bayi. Pada preeklampsia, wanita hamil mengembangkan tekanan darah tinggi dan protein dalam urinnya, biasanya setelah usia kehamilan mencapai minggu ke-20. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi likopen dapat mengurangi risiko tersebut selama kehamilan dan mendukung pertumbuhan janin yang sehat. Namun, NYU Langone Medical Center memperingatkan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan terkait hal ini.

Studi lain yang diterbitkan pada Juni 2003, dalam jurnal “International Journal of Gynaecology and Obstetrics”, telah mempelajari efek dari mengonsumsi 2 miligram likopen dua kali sehari pada 116 wanita ditahap awal kehamilan pertama mereka. Wanita yang mengonsumsi likopen memiliki tekanan darah secara signifikan lebih rendah sehingga mengurangi risiko preeklampsia dan risiko masalah pertumbuhan janin menjadi lebih rendah dibandingkan dengan kelompok plasebo. Para peneliti meyakini hal ini terkait dengan efek antioksidan dari likopen.

Likopen terkandung dalam banyak buah-buahan dan sayuran, baik itu yang berwarna orange atau merah. Likopen paling melimpah dalam tomat dan produk berbasis tomat, dengan catatan tidak banyak nutrisi yang rusak akibat memasak atau pengolahannya. Satu cangkir tomat ceri mengandung hampir 4 miligram likopen. Sumber likopen lainnya termasuk semangka dan jeruk.

Sumber gambar : www.ibudanbalita.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY