Lima Gejala Infeksi Prostat

SehatFresh.com – Prostat adalah kelenjar yang terletak tepat di bawah kandung kemih pria, mengelilingi uretra (saluran yang membawa urin keluar dari kandung kemih) dan berada di depan anus. Infeksi bakteri di dalam prostat yang disebut prostatitis bakteri, dapat menyebabkan gejala tidak nyaman pada pria. Jika mengalami beberapa gejala di bawah ini, segera periksakan dokter untuk mencegah komplikasi kesehatan lebih lanjut.

  1. Nyeri pada prostat

Bakteri dapat menyebabkan peradangan dan iritasi. Jika ini terjadi, Anda mungkin mengalami sensasi nyeri ringan sampai parah pada kelenjar prostat. Gejala nyeri dapat menyebar dari kelenjar prostat hingga penis, anus, punggung bawah atau testis. Tekanan yang ditempatkan pada kelenjar prostat selama buang air besar dapat memperburuk rasa nyeri. Jika dibiarkan, rasa nyeri dapat menjadi semakin buruk.

  1. Masalah buang air kecil

Kelenjar prostat sekitar membungkus saluran tipis yang membawa urin keluar dari tubuh pria, yang disebut uretra. Jika kelenjar prostat meradang karena infeksi, uretra dapat menyempit. Akibatnya, ini dapat menyulitkan buang air kecil. Orang-orang tertentu dengan infeksi prostat merasakan sensasi panas atau nyeri saat buang air kecil. Iritasi kandung kemih yang disebabkan oleh infeksi prostat dapat menyebabkan munculnya darah dalam urin. Gejala tidak nyaman pada prostat juga dapat menjadi tanda-tanda masalah kesehatan lain, seperti infeksi saluran kemih.

  1. Keluar cairan tidak biasa

Infeksi prostat juga bisa ditandai dengan keluarnya cairan tidak biasa dari penis. Cairan dapat mengiritasi kulit di ujung penis, dan bisa menimbulkan sensasi terbakar atau nyeri saat buang air kecil.

  1. Gejala seperti flu

Gejala flu seperti demam, nyeri tubuh dan kelesuan, dapat timbul karena infeksi prostat. Gejala flu seperti ini dapat menjadi tidak nyaman dan menyebabkan sakit kepala, berkeringat atau menggigil.

  1. Penurunan libido

Ereksi penis atau ejakulasi dapat memperparah gejala sakit prostat pada pria tertentu. Akibatnya, pria dengan prostat yang terinfeksi dapat mengalami penurunan minat seks atau mengalami kesulitan menjadi terangsang selama rangsangan seksual

Antibiotik umumnya digunakan untuk mengobati infeksi bakteri pada prostat. Jika kondisi sudah parah, penderita mungkin perlu dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan dengan cairan dan antibiotik. Infeksi pada prostat tidak berpotensi menjadi kanker. Dokter biasanya melakukan tes yang disebut dengan prostate-specific antigen (PSA) untuk diagnosa lebih lanjut. Jika Anda mengalami prostatitis, tingkat PSA mungkin naik. Tapi, ini bukan berarti kanker. Dokter mungkin akan memeriksa tingkat PSA lagi serta melakukan pemeriksaan lain untuk menentukan kehadiran sel kanker pada prostat.

Sumber gambar : www.SehatFresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY