Lima Tanda Bayi Tumbuh Gigi

SehatFresh.com РBayi biasanya akan mulai tumbuh gigi sejak usia empat bulan. Meskipun demikian, usia pertumbuhan gigi ini berbeda-beda pada setiap bayi. Bayi bisa saja sudah mendapatkan gigi pertamanya saat ia lahir atau pun mengalami keterlambatan hingga usia satu tahun. Sementara itu, gigi susu yang terakhir muncul (gigi geraham kedua) akan tumbuh  sekitar usia dua hingga tiga tahun. Setelah itu, gigi susu anak akan menjadi lengkap sebanyak 20 buah.

Sebagian anak dan orangtuanya berhasil melalui proses tumbuh gigi ini tanpa keluhan yang berarti. Akan tetapi, sebagian lainnya mungkin merasakan gejala dan tanda yang meresahkan. Rasa tidak nyaman dan nyeri akibat proses tumbuh gigi dapat mulai dirasakan sejak satu hingga dua bulan sebelum munculnya gigi.

Lima hal di bawah ini merupakan tanda-tanda umum ketika bayi akan tumbuh gigi :

  1. Rewel dan lebih sensitif

Bayi yangs sedang tumbuh gigi mungkin lebih rewel dan mudah marah dari biasanya karena ketidaknyamanan di gusinya. Kerewelan ini sering kali bermula sekitar empat hari sebelum gigi tumbuh dan terus berlanjut sekitar tiga hari setelah munculnya gigi. Hal ini merupakan tanda normal tumbuh gigi, tetapi Anda harus membawa bayi Anda ke dokter jika ia menjadi sangat rewel atau terlihat sakit.

  1. Air liur berlebihan

Ketika gigi bayi tumbuh, ia mungkin meneteskan air liur lebih banyak dari biasanya. Air liur yang terlalu banyak dapat membuat bayi jadi batuk dan sering muntah. Air liur yang terlalu banyak atau terlalu lama berkontak dengan kulit sekitar mulut dapat menimbulkan ruam kemerahan pada kulit terutama kulit wajah dan dagu. Oleh karenanya, jangan biarkan air liur berlama-lama menempel di kulit.

  1. Gusi bengkak

Tumbuhnya gigi menekan gusi sehingga bisa mengakibatkan pembengkakan, kemerahan dan bahkan mungkin memar pada gusi. Rasa nyeri pada gusi akibat akan tumbuh gigi bisa membuat bayi susah tidur pada malam hari. Bayi juga cenderung menolak saat diberi makan atau disusui karena rasa nyeri pada gusi.

  1. Demam ringan

Seperti halnya dengan peradangan pada bagian tubuh yang lain, peradangan pada gusi bayi juga dapat mengakibatkan demam ringan. Namun, ibu juga harus jeli memerhatikan apakah demam tersebut disertai flu atau gangguan kesehatan lainnya. Demam yang terjadi akibat radang gusi dapat ditangani dengan perawatan rumah. Namun, jika suhu tubuh anak sangat tinggi atau demam berlangsung lebih dari tiga hari, disarankan agar ibu segera membawa si kecil ke dokter.

  1. Sering menggigit

Tekanan dari gigi yang sedang tumbuh melalui bawah gusi menyebabkan ketidaknyamanan sehingga membuat bayi selalu ingin menggigit. Tumbuh gigi dapat menyebabkan bayi menggigit barang apa saja yang ditemukannya bahkan dapat menggigit puting payudara ketika disusui.

Sumber gambar : mytororo.wordpress.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY