Lingkungan Sebagai Bentuk Karakter Remaja

SehatFresh.com – Usia remaja merupakan fase kritis di mana anak masih dalam rangka mencari indentitas tertentu. Pencarian identitas ini pertama tertuju pada sosok dalam diri orang tua, kerabat atau saudaranya. Lingkungan memainkan peran penting dalam membentuk karakter individu dari seorang remaja terutama dalam hal membentuk kemampuan untuk hidup dan bergaul dengan orang lain serta cara pandang mereka terhadap kehidupan.

Orang tua adalah yang paling berpengaruh dalam pembentukan karakter remaja menuju kehidupan dewasanya. Untuk itu, penting bagi orang tua untuk memahami berbagai aspek yang berpengaruh terhadap remaja guna terbentuknya karakter baik pada anak remaja mereka. Pasalnya, orang tua adalah yang paling banyak menghabiskan waktu dengan remaja sehingga memberi pengaruh yang sangat besar melalui tindakan dan kata-kata mereka.

Remaja belajar keterampilan seperti bersosialisasi dan membuat keputusan melalui observasi dan komunikasi dengan orang tua mereka. Hubungan antara remaja dan orang tua akan sangat berpengaruh pada bagaimana remaja menjalani kehidupan dewasanya. Ketika hubungan dengan anaknya terjalin dengan baik, orang tua menjadi lebih mungkin untuk mencegah perilaku seperti penyalahgunaan narkoba, mabuk alkohol atau kehamilan remaja.

Media bisa berdampak positif atau berpengaruh negatif pada remaja. Sekarang ini, remaja cenderung menghabiskan banyak waktu mereka untuk main internet, menonton TV dan mendengarkan musik. Meski menjadi sumber informasi yang luas bagi remaja, media juga membawa pengaruh negatif termasuk kekerasan, bahasa kebencian atau adegan vulgar di film.

Lingkungan sekolah adalah tempat sehari- hari di mana remaja bersosialisasi bersama teman- temannya, dengan pergaulan yang baik dan buruk. Bergaul langsung dengan teman-teman sekolahnya merupakan cara terbaik seorang remaja berkomunikasi. Pengaruh teman terhadap satu sama lain dapat memengaruhi kinerja remaja di bidang akademik dan olahraga, keterampilan sosial serta keterampilan membuat keputusan. Teman sebaya memberi pengaruh yang cukup kuat dalam hal membuat keputusan, baik itu yang sifatnya positif mau pun negatif.

Karena kondisi emosional yang masih labil, remaja yang kurang merasa bahagia, kurang perhatian dan kasih saying sangat rentan terjerumus pergaulan bebas. Perhatian dan kasih sayang yang dibutuhkan remaja adalah dari keluarga terutama kedua orang tua serta keluarga dekat, teman-teman dan lingkungan sekolahnya. Lingkungan yang sehat akan melahirkan remaja yang sehat pula secara fisik dan psikis.

Sumber gambar : komisiremaja.gkjjoglo.org

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY