Macam-macam Bentuk Kelainan Rahim

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bagi seorang wanita rahim merupakan organ reproduksi yang sangat penting. Rahim berfungsi sebagai tempat mengandung janin. Bentuk dan posisi rahim normalnya berada pada bagian bawah tengah perut di dalam rongga panggul, memiliki bentuk mirip buah pir yang berukuran sekepalan tangan.

Namun, ternyata terdapat kelainan bentuk dan posisi rahim pada wanita. Hal ini memungkinkan untuk sulitnya hamil atau memiliki risiko tinggi terhadap keguguran. Apa saja macam kelainan bentuk rahim? Simak penjelasan berikut.

Agenesis uterus

Kelainan bentuk rahim ini sangat jarang ditemui. Agenesis uterus disebabkan oleh kegagalan pembentukan duktus muller, kelainan ini membuat rahim dan vagina tidak terbentuk dengan baik, berukuran kecil atau bahkan tidak ada sama sekali. Agnesis rahim dapat ditandai dengan tidak mengalami menstruasi walaupun usia sudah mencapai 16 tahun. Kelainan ini membuat wanita sulit hamil karena kondisi rahimnya tidak ideal untuk pertumbuhan janin.

Unicornuate uterus

Kelainan bentuk rahim ini memiliki kondisi rahim yang hanya berukuran setengah dari kuran normal dan memiliki satu saluran tuba fallopi. Kelainan bentuk rahim ini biasa disebut dengan uterus dengan satu tanduk yang disebabkan oleh jaringan yang membentuk rahim tidak berkembang degan baik. Rahim bentuk ini tetap memiliki dua tuba fallopi, namun hanya satu yang tarhubung ke rahim. Wanita yang memiliki kelainan bentuk ini tetap bisa hamil namun risiko untuk keguguran lebih besar.

Uterus Didelphys

Uterus didelphys merupakan kondisi bentuk rahim yang memiliki dua rongga bagian dalam, dua serviks dan dua vagina. Kelainan ini dapat disebut dengan kelainan rahim ganda. Wanita yang memiliki bentuk rahim ini tetap bisa hamil dan melahirkan namun risiko mengalami ketidaksuburan, keguguran, kelainan bentuk ginjal serta kelahiran prematur lebih besar.

Bicornuate Uterus

Pada kelainan ini, bentuk rahim seperti bentuk hati dengan lekukan dalam di bagian atas, dan sering disebut dengan uterus dengan dua tanduk. Kelainan bentuk rahim ini tidak mempengaruhi kesuburan, namun risiko keguguran dan mengalami kelahiran prematur menjadi lebih tinggi bila dibandingkan dengan wanita yang memiliki bentuk rahim normal.

Arcuate Uterus

Bentuk rahim ini terlihat normal seperti bentuk rahim pada umunya. Namun, ada sedikit lekukan pada bagian atas rahim. Kelainan bentuk ini masih memungkinkan bagi wanita untuk mengandung.

Septate Uterus

Pada keadaan ini bentuk rahim yang dimana bagian dalam rahim dibagi oleh dinding otot atau jaringan ikat fibrosa (septum). Septate uterus memiliki risiko sulit hamil dan keguguran.

Diethylstilbestrol (DES) Drug Related

DES adalah jenis zat yang mengganggu sistem endokrin. Sehingga penggunaan DES dapat menyebabkan kanker serviks. Pada ibu hamil, penggunaan DES dapat membuat bayi cacat sejak dalam kandungan. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here