Macam-Macam Pemeriksaan Kehamilan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bagi Ibu hamil, melakukan pemeriksaan kehamilan adalah hal yang sangat penting, karena dalam proses pemeriksaan kehamilan dapat memonitoring secara keseluruhan kondisi kesehatan hamil maupun janin yang ada di rahimnya. Dengan pemeriksaan kehamilan, Ibu Hamil dapat mengetahui perkembangan kehamilannya, kondisi janin, tingkat kesehatan kandungan, dan bahkan penyakit atau kelainan yang terjadi pada kandungan.

Pemeriksaan kehamilan juga bermanfaat untuk mengetahui asupan gizi yang dibutuhkan oleh janin agar semua kebutuhan nutrisi selama di dalam kandungan bisa terpenuhi dengan baik dan optimal. Pemeriksaan kehamilan juga berfungi untuk bisa mendeteksi adanya berbagai masalah yang berkaitan dengan masa kehamilan yang sering muncul selama proses kehamilan. Sehingga dengan melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin diharapkan bisa mendapatkan penanganan secara dini apabila terdapat penyakit atau kelainan pada kehamilan.

Lantas macam pemeriksaan kehamilan apa saja yang biasanya dilakukan pada ibu hamil, atau jenis pemeriksaan kehamilan apa saja yang dilakukan tenaga kesehatan baik itu dokter, bidan atau tenaga kesehatan yang berkompeten dalam bidang obstetri dan ginekologi. Berikut macam-macam pemeriksaan kehamilan pada ibu hamil:

  • Pemeriksaan Berat Badan

Hal pertama yang dilakukan pada saat kehamilan adalah dengan memeriksa berat badan ibu hamil (timbang badan). Tujuan pemeriksaan kehamilan ini yaitu untuk mengetahui peningkatan berat badan ibu hamil dalam setiap bulannya. Salah satu indikasi masa kehamilan yang sehat bisa diketahui dengan melihat grafik berat badan ibu hamil tersebut, apabila berat badan ibu hamil naik secara normal dan tidak ada peningkatan berat badan secara berlebihan.

  • Pemeriksaan Perut

Pemeriksaan perut pada masa kehamilan rutin dilakukan setiap kali kontrol untuk memeriksakan kondisi ibu dan janin. Tujuan pemeriksaan perut pada kehamilan adalah mengukur pertumbuhan janin, melihat posisi atas rahim, dan mengetahui posisi janin. Karena posisi janin akan berubah sesuai dengan umur kehamilan.

  • Pemeriksaan Detak Jantung Janin

Pemeriksaan kehamilan ini bila dilakukan oleh seorang dokter kandungan atau bidan. Pemeriksaan ini dinamakan tehnik doopler (deteksi jantung) atau juga bisa dengan alat USG kehamilan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui detak jantung janin serta mengetahui apakah janin dalam kondisi sehat atau pun tidak.

Pemeriksaan detak jantung janin dapat dilakukan minimal 3 kali selama kehamilan, yaitu pada usia kehamilan trimester pertama, trimester kedua dan pada kehamilan trimester ke tiga, dengan catatan jika kehamilan normal. Namun, lebih diisarankan untuk pemeriksaan kehamilan dilakukan satu bulan satu kali hingga usia kehamilan mencapai 6 bulan. Kemudian satu bulan dua kali pada usia 7 – 8 bulan dan satu minggu satu kali ketika usia kandungan memasuki usia 9 bulan.

Demikian mengenai macam-macam pemeriksaan kehamilan semoga dengan mengetahui akan manfaat pemeriksaan kehamilan ini, baik  bagi ibu hamil maupun sang janin maka sebaiknya tidak menganggap remeh pentingnya melakukan pemeriksaan kehamilan pada masa kehamilan. Semoga dengan melakukan pemeriksaan kehamialn secara teratur kesehatan ibu dan janin senantiasa terpantau dengan baik sehingga apabila ditemukan adanya suatu penyakit atau kelainan pada masa kehamilan bisa segera mendapat penanganan dengan baik. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here