Macam-macam Sumber Polusi Suara dan Tips Mengatasinya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Polusi suara merupakan suatu gangguan yang terjadi pada lingkungan yang diakibatkan oleh bunyi atau suara yang kemudian menimbulkan ketidaktentraman makhluk hidup yang berada di sekitarnya. Yang menyebabkan terjadinya polusi suara disebut dengan polutan. Pencemaran atau polusi suara ini adalah suatu bunyi yang dihasilkan dari mesin, hewan dan manusia yang dapat mengganggu aktivitas atau keseimbangan kehidupan manusia dan hewan lainnya.

Macam-macam sumber polusi suara

  • Sumber polusi yang menurut kebisingan dan kekuatan yang di ukur dengan dB atau desibel
  1. Orang ribut atau silat lidah dengan kekuatan bising 80 dB
  2. Suara kereta api atau krl dengan kekuatan bising 95 dB
  3. Mesin motor 5 pk dengan kekuatan bising 104 dB
  4. Suara petir dengan kekuatan bising 120 dB
  5. Pesawat jet tinggal landas dengan kekuatan bising 150 dB
  • Sumber polusi suara menurut lokasinya
  1. Sumber polusi suara yang berasal dari dalam ruangan, contohnya keramaian di dalam kelas.
  2. Sumber polusi yang berasal dari dalam bangunan dan luar bangunan, contohnya keramaian di selasar ruang kelas.
  3. Sumber polusi yang berasal dari luar bangunan dan dalam kawasan, contohnya suara kendaraan yang parkir dalam kawasan.
  4. Sumber polusi yang berasal dari luar kawasan, contohnya suara kendaraan yang lewat di depan bangunan.
  • Sumber polusi yang ada di dalam pabrik
  1. Polusi suara yang disebabkan atau di timbulkan oleh aktivitas mesin.
  2. Polusi suara yang di timbulkan oleh vibrasi. Vibrasi yaitu suatu getaran yang ditimbulkan akibat terjadinya gesekan, benturan atau ketidaseimbangan gerakan bagian mesin. Contohnya terjadi pada roda gigi dan batang torsi.
  3. Polusi suara yang ditimbulkan karena terjadinya pergerakan udara, gas, dan cairan pada saat proses kegiatan kerja industri yang sedang berlangsung. Contohnya outlet pipa dan gas buang.
  • Sumber polusi berdasarkan asalnya
  1. Kebisingan impulsif yaitu kebisingan yang terjadi dalam waktu yang singkat dan membuat orang terkejut. Contohnya suara petir, suara tembakan dan suara ledakan.
  2. Kebisingan impulsif kontinya. Sumber polusi jenis ini sama halnya dengan kebisingan impulsif akan tetapi sumber polusi ini datangnya potong-potong namun secara terus menurus. Contohnya yaitu palu yang di pukul-pukulkan.
  3. Kebisingan kontinu yaitu sumber polusi suara yang munculnya secara terus menerus dan dapat bertahan dalam waktu yang lama. Contoh dari jenis ini yaitu mesin pabrik.
  4. Kebisingan semi kontinu adalah kebisingan yang sama hal nya dengan kebisingan kontinu yang muncul hanya sebentar namun kebisingan tersebut akan muncul kembali. contohnya yaitu suara lalu lintas di jalan raya dan pesawat terbang yang melintas. Suara kebisingan jenis ini dalam istilah lain disebut dengan kebisingan intermittent.

Cara mengatasi polusi suara

Cara mengatasi polusi suara yaitu dengan memasang alat peredam suara di tempat yang akan dikurangi kebisingannya. Hal ini di dukung oleh pernyataan seorang dosen dan peneliti dari Departemen Teknik Elektron di Institut Tekknologi Bandung (ITB) menyatakan bahwa bising secara konvensional dapat diredam dengan menggunakan alat dan baham peredam. Selain penggunaan alat peredam anda dapat menanam beberapa jenis tanaman untuk mengatasi hal ini, contohnya menggunakan pohon bambu jepang dan rumput. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here