Macam-macam Terapi dan Pengobatan untuk Hipokondria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pada topik bahasan sebelumnya, kita telah membahas tentang pengertian dan ciri-ciri yang khas pada penderita hipokondria. Hipokondria sendiri tergolong ke dalam masalah yang menyerang psikologis seseorang, dengan ciri utama seseorang mengalami kecemasan berlebihan pada perubahan kondisi fisiknya. Penderita hipokondria merasa bahwa dirinya mempunyai suatu penyakit yang mematikan seperti kanker, namun tidak dibuktikan dengan hasil medis yang memadai.

Pengobatan-pengobatan yang diberikan untuk penderita hipokondria bukan pengobatan yang jenisnya menyembuhkan penyakit fisik yang diinginkan oleh penderitanya, melainkan pengobatan yang dapat menyembuhkan psikisnya. Teknik yang direkomendasikan biasanya yang dapat menyembuhkan gangguan stres pasca trauma.

Meskipun penderita hipokondria sepertinya sulit untuk mengekspresikan perasaan dan gejala yang sebenarnya di dalam tubuh mereka, namun sebenarnya ada cara tersendiri untuk bisa mengatasi hipokondria. Langkah pertama yakni harus membangun sistem pendukung yang dapat dilakukan seperti menciptakan hubungan yang baik dengan dokter dan ikut bergabung dengan kelompok pendukung. Langkah kedua yakni mengubah pola pikir mengenai penyakit yang diderita, cobalah untuk menemui seorang ahli kesehatan mental. Dan yang ketiga adalah mengubah perasaan dengan menanyakan kepada dokter apakah ada pengobatan yang dapat membantu mengatasi masalah hipokondria.

Untuk menangani hipokondria, perlu kerjasama yang baik antara dokter/terapis, keluarga, dan pasien dengan hipokondria. Dokter atau terapis dimaksudkan untuk menyembuhkan gejala hipokondria, keluarga sebagai sitem pendukung jalannya pengobatan dan pasien harus benar-benar memiliki niatan yang serius untuk sembuh dari penyakit mental yang dideritanya.

Berikut ini adalah beberapa contoh terapi yang dapat diterapkan untuk pengobatan hipokondria.

  1. Terapi Binaural Beats –Hipokondria Treatment

Terapi ini merupakan salah satu jenis terapi yang dirancang para ahli untuk mengatasi hipokondria dengan hasil yang memungkinkan untuk mengurangi kecemasan dan ketakutan akan suatu penyakit, selain itu juga dapat menjadikan diri jauh lebih tenang dalam menghadapi suatu penyakit.

Cara kerjanya yaitu dengan mengubah gelombang otak menuju frekuensi yang ditentukan dan mempunyai efek kenyamanan yang paling baik. Saat kondisi kenyamanan sudah diraih, maka terapis berusaha untuk memberikan stimulus yang positif kepada penderita hipokondria  untuk mengeluarkan dan menghilangkan semua rasa takut dan cemas tentang penyakit yang dideritanya.

  1. Imaginal Exposure Therapy

Terapi jenis ini menekankan pada penderita untuk bercerita, pasien hipokondria diminta untuk membayangkan dan mengekspresikan secara jelas stimulus ketakutan dan kecemasannya dalam bentuk pemandangan suara, bau, pikiran, atau emosinya.

Dengan menggambarkan stimulus ketakutannya secara detail, terapis akan mulai ikut membicarakannya secara perlahan-lahan dan membantu penderita hipokondria untuk menghilangkan rasa takut dan cemasnya.

Selain dua jenis terapi di atas yang dapat membantu mengatasi hipokondria, dokter biasanya ikut meresepkan obat antidepresi untuk menangani kasus ini secara menyeluruh. Contoh obat yang dapat diberikan adalah obat-obatan serotonin reuptake inhibitor (SSRI) dan antidepresi tricyclic. Kedua jenis obat tersebut tidak berbahaya dan tidak menyebabkan kecanduan. Dengan menggunakan kombinasi terapi dan pengobatan, maka gangguan hipokondria bisa lebih cepat diatasi. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here