Madu untuk Kesehatan Tenggorokan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sakit tenggorokan cukup sering dikeluhkan banyak orang. Penyebabnya bisa dikarenakan alergi, udara kering, dan polusi luar ruangan, serta penyakit seperti pilek, flu, dan sesak napas terkait serangan virus atau bakteri. Untuk mengatasi ini, jangan asal menggunakan obat-obatan apalagi sembarangan mengonsumsi antibiotik. Sakit tenggorokan ringan dapat diredakan dengan penggunaan bahan alami, yaitu madu.

Madu dihasilkan oleh lebah madu menggunakan nektar dari berbagai jenis bunga. Madu telah dikenal sebagai bahan makanan yang menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan. Sejak berabad-abad lalu, madu juga telah digunakan untuk tujuan pengobatan. Secara umum, kandungan dalam madu dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh. Ini karena madu mengandung antioksidan dan antibakteri alami yang dapat membantu meningkatkan sistem pencernaan dan melindungi tubuh dari ancaman penyakit.

Menurut buku Healing Honey: A Natural Remedy for Better Health and Wellness, yang ditulis oleh Lynne Chepulis, madu memiliki sifat antioksidan kuat yang sangat bermanfaat untuk tujuan penyembuhan. Antioksidan dapat menetralkan efek radikal bebas. Radikal bebas adalah salah satu faktor yang memicu berbagai penyakit mulai dari infeksi hingga kanker yang mematikan. Berkat antioksidan ini, sistem daya tahan tubuh menjadi lebih kuat, sehingga tubuh tidak mudah terserang virus atau bakteri yang membawa penyakit.

Dengan demikian, kesehatan tenggorokan juga lebih terjaga karena terlindung sistem pertahanan tubuh yang kuat. Terkait sakit tenggorokan, terdapat beberapa teori yang menjelaskan bagaimana madu dapat membantu meredakan dan mempercepat pemulihan, yaitu:

  • Madu memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan, serta meringankan iritasi pada kelenjar internal membran mukosa, dan kulit.
  • Madu mengandung enzim yang dikenal sebagai glucose-oxidase, yang berperan dalam melawan infeksi.
  • Madu memiliki antiseptik dan antibakteri yang membantu melawan juga memberantas infeksi bakteri dan virus.
  • Madu bekerja sebagai sebuah demulcent (penawar rasa sakit), dengan mengurangi iritasi di mulut atau tenggorokan dengan membentuk lapisan pelindung.
  • Madu bekerja sebagai osmotik hipertonik, yaitu membantu mengalirkan air dari jaringan yang meradang, serta mengurangi pembengkakan dan rasa sakit.

Secara umum, makan madu secara teratur dapat membantu meningkatkan kesehatan. Untuk mengatasi sakit tenggorokan ataupun sebagai terapi kesehatan, Anda bisa menambahkan berbagai bahan sebagai campuran madu, seperti:

  • Susu. Madu yang dicampur susu memberikan efek ganda dalam mengobati sakit tenggorokan. Susu memiliki sifat menenangkan dan juga memberikan kelembaban pada tenggorokan.
  • Lemon. Campuran air lemon hangat dan madu dapat membantu meringankan peradangan dan pembengkakan pada tenggorokan. Madu menenangkan tenggorokan dan memerangi bakteri yang menyebabkan infeksi, sementara lemon bertindak sebagai zat yang memecah lendir.
  • Jahe. Campuran air jahe dan madu bermanfaat sebagai pereda nyeri alami. Jahe juga memiliki sifat antijamur dan antibakteri sehingga dapat membantu melawan infeksi.
  • Kunyit. Mengonsumsi campuran madu dan bubuk kunyit dapat membantu memberantas bakteri yang menyebabkan sakit tenggorokan, karena kunyit memiliki sifat antibiotik alami.

Namun, madu tidak bisa dijadikan andalan satu-satunya untuk mengobati sakit tenggorokan. Sakit tenggorokan parah atau berkepanjangan tidak boleh dibiarkan dan segera memerlukan penanganan ahli medis, terutama bila sakit tenggorokan terjadi dalam frekuensi sering, parah atau berlangsung lebih lama dari seminggu, sulit menelan, membuka mulut atau bernapas, nyeri sendi, sakit telinga, ruam, demam tinggi melebihi 38.3 c, air liur atau dahak berdarah, dan suara serak lebih dari dua minggu.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY