Makan Bersama Tumbuhkan Karakter Baik pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Di keluarga modern, sudah jarang ditemukan di mana keluarga punya waktu untuk makan bersama. Lebih banyak ditemukan anak yang makan di depan televisi atau di kamarnya sendiri. Padahal, makan bersama keluarga akan berdampak baik bagi pertumbuhan anak serta perkembangan karakternya. Dalam studi pertama yang meneliti manfaat makan bersama anggota keluarga, peneliti dari School of Public Health di University of Minnesota, Amerika Serikat, menemukan bahwa makan bersama memiliki dampak besar bagi perkembangan karakter remaja.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition Education and Behavior tahun 2009 tersebut membahas mengenai keuntungan jangka panjang dari kebiasaan makan bersama keluarga dengan kualitas pola makan remaja. Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang sering makan bersama dengan keluarganya memiliki pola makan lebih baik dengan makanan yang lebih sehat dibandingkan dengan mereka yang jarang makan bersama dengan keluarganya.

Data dalam penelitian tersebut didapatkan dari proyek EAT, yang merupakan sebuah studi populasi yang ditujukan untuk meneliti lingkungan sosial, personal, dan perilaku asupan makanan serta status berat badan di kalangan para remaja. Para remaja diminta mengisi formulir pada tahun 1998 dan 1999 di mana usia mereka berkisar antara 12 hingga 13 tahun dan kemudian diminta kembali mengisi formulir lima tahun kemudian. Penelitian ini melibatkan responden 303 remaja putra dan 374 remaja putri.

Penelitian makan bersama keluarga ini mengacu pada waktu lima kali atau lebih makan bersama selama satu minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60 persen remaja muda (12-13 tahun) melakukan aktivitas makan bersama, dibandingkan dengan 30% pada remaja usia 17-18 tahun. Anak yang makan lima kali atau lebih dalam seminggu bersama keluarganya, baik saat awal maupun pertengahan masa remajanya, cenderung menyantap makanan yang lebih sehat lima tahun kemudian.

Penelitian lain tahun 2005 dari Columbia University, menemukan bahwa remaja yang makan bersama keluarga mereka setidaknya lima kali seminggu lebih mungkin mendapatkan nilai yang lebih baik di sekolah. Anak-anak yang makan dengan keluarga mereka juga memiliki sikap yang lebih positif mengenai masa depannya kelak.

Makan bersama keluarga merupakan kesempatan yang ideal untuk memperkuat ikatan keluarga. Anak-anak dapat menggunakan waktu makan bersama untuk membicarakan hal-hal penting. Ini bisa dijadikan sebagai momen membangun hubungan yang bermanfaat bagi pertumbuhan anak-anak terutama saat mereka menghadapi masalah-masalah yang sulit di usia remaja. Semakin terjalinnya komunikasi yang baik karena makan bersama, remaja juga lebih kecil kemungkinannya mengalami depresi sehingga mereka akan lebih terhindar dari penyalahgunaan zat atau hal-hal berisiko lainnya.

Sumber gambar : 24hoursworship.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY