Makan Kedelai Cara Alami Kurangi Risiko Kanker Prostat

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Masalah prostat terutama kanker prostat merupakan momok yang cukup menakutkan bagi pria. Pasalnya, penyakit ini memengaruhi salah satu organ reproduksi sehingga komplikasinya bisa menurunkan seksualitas maupun kesuburan pria. Karena itu, penting untuk para pria memodifikasi gaya hidupnya guna mencegah kanker prostat, terutama dalam hal pemilihan makanan. Terapkan pola makan gizi seimbang agar kebutuhan nutrisi tercukupi. Pastikan di dalamnya juga termasuk makanan yang baik untuk mengurangi risiko kanker prostat. Salah satunya olahan kedelai.

Gaya hidup modern yang serba praktis ditambah polusi lingkungan yang sulit dihindari membuat para pria muda pun kini banyak yang divonis menderita kanker prostat. Kasus kanker prostat sendiri sudah menjadi isu kesehatan global. Tinggi rendahnya angka kejadian kanker prostat di tiap negara tak selalu sama karena dipengaruhi oleh gaya hidup masyarakatnya. Namun, yang menjadi pembeda utamanya adalah soal diet.

Rendahnya angka kejadian kanker prostat di beberapa negara Asia di mana penduduknya banyak mengonsumsi olahan kedelai, memicu ketertarikan para ilmuwan untuk mencari tahu hubungan antara kedelai dan risiko kanker prostat. Secara keseluruhan, sejumlah studi besar melaporkan bahwa konsumsi kedelai dan olahannya dapat menurunkan risiko kanker prostat.

Secara umum, konsumsi protein berlemak yang umumnya bersumber dari daging dapat meningkatkan risiko kanker. Para ahli kesehatan pun menyarankan untuk beralih ke konsumsi protein rendah lemak yang berasal dari sumber nabati, terutama kedelai, karena sangat baik dalam menurunkan risiko kanker dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Tak hanya tinggi protein, rupanya kedelai juga mengandung berbagai senyawa bioaktif, terutama isoflavon. Senyawa ini berperan sebagai antioksidan dan memiliki struktur molekul mirip hormon estrogen, namun bentuknya lebih lemah. Kendati demikian, isoflavon menghambat produksi hormon berlebih serta memperbaiki sel dan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Teori lain melaporkan bahwa kandungan lainnya dalam kedelai, yaitu daidzin atau genistin, juga memiliki sifat antikanker yang sama kuat dengan antioksidan flavonoid yang terkandung dalam teh.

Meski kini banyak suplemen kesehatan yang diklaim alami dan baik untuk mencegah kanker, sumber alami tentunya lebih baik karena minim efek samping. Jadi, mulai sekarang tambahkanlah satu atau dua porsi makanan berbasis kedelai ke dalam pola makan harian. Manfaat isoflavon dalam menangkis pertumbuhan kanker dapat diperoleh dari kacang kedelai, tahu, tempe, dan susu kedelai. Selain kanker prostat, kedelai juga dapat menurunkan risiko kanker payudara.(RFZ)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY