Makanan Manis Dapat Merusak Performa Seks Pria

SehatFresh.com – Makan makanan manis, seperti permen, es krim, dan cokelat memang menggoda. Namun, jika makan terlalu banyak, ada masalah tubuh yang timbul, seperti sakit gigi dan kegemukan. Tak hanya itu, terlalu banyak makan makanan manis juga bisa merusak performa seks bersama pasangan.

Walaupun rasanya enak, makanan manis memiliki kadar gula yang tinggi. Gula tersebut memang bisa menghasilkan energi, tapi jika dikonsumsi terlalu banyak bisa berdampak buruk pada kesehatan tubuh dan juga aktivitas seksual pria. Berikut pengaruh gula pada kehidupan seks pria, seperti yang dilaporkan oleh Dr. Hyman.

  • Gula menyebabkan resistansi leptin

Leptin adalah hormon yang mengontrol nafsu makan dengan memberikan sinyal pada otak untuk berhenti makan. Saat Anda makan terlalu banyak gula, hormon leptin akan menjadi resistan. Artinya, hormon tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

  • Gula membuat tubuh Anda lelah

Saat gula dikonsumsi terlalu banyak, kadar gula darah yang melonjak naik bisa menurunkan orexin, yaitu senyawa kimia dalam otak yang mengatur waktu makan dan bangun serta ikut menentukan gairah. Saat orexin menurun, tubuh akan menjadi lelah dan mengantuk. Kalau sudah lelah atau mengantuk, tentu tidak bersemangat untuk bercinta, bukan?

  • Gula dapat menurunkan testosteron

Dilansir dari Men’s Health, studi yang diterbitkan pada Clinical Endocrinology tahun 2013 meneliti kadar hormon testosteron pada pria usia 18 hingga 74 tahun setelah mereka mengonsumsi 75 gram gula dua kali lebih banyak dari batas asupan harian. Hasilnya menunjukkan sebanyak 25 persen kadar testosteron mengalami penurunan dalam waktu 2 jam. Ini artinya terlalu banyak mengonsumsi makanan bergula bisa menciptakan lemak perut dan menurunkan massa otot. Keduanya menyebabkan produktivitas hormon testosteron menjadi berkurang. Padahal, hormon testosteron adalah hormon seks utama pria yang berperan penting pada fungsi dan kesehatan seksual.

  • Gula menurunkan produksi hormon pertumbuhan (GH)

Periset menemukan hubungan antara hormon pertumbuhan (GH), tingkat insulin, dan fungsi seksual. Hormon insulin mampu menurunkan kemampuan tubuh untuk memproduksi hormon GH sehingga kadar testosteron bisa berubah dan memengaruhi libido pria. Nah, salah satu gejala khas kekurangan hormon GH adalah menurunnya gairah seksual pada pria.

  • Gula memicu stres dan rasa cemas

Jumlah gula yang berlebihan bisa menyebabkan rasa lapar. Kondisi ini bisa menyebabkan ketidakseimbangan gula darah dan memicu perubahan suasana hati dan menimbulkan rasa cemas. Tingkat insulin yang buruk juga memperburuk tingkat kortisol, yaitu hormon yang mengontrol tingkat stres. Stres dan rasa cemas bisa merusak suasana intim antara Anda dengan pasangan.

  • Mengganggu fungsi prostat

Dalam jangka pendek kelebihan gula dalam darah memang tak banyak berdampak pada prostat. Namun bila hiperglikemia ini terus berlangsung, seorang pria dapat mengalami gangguan pada fungsi prostatnya. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here