Makanan Pemicu Jerawat

SehatFresh.com – Jerawat memang telah menjadi masalah kulit yang umum. Jerawat tumbuh ketika celah dari folikel rambut tersumbat dengan sekresi minyak, sel kulit mati dan bakteri. Jerawat biasanya muncul pada area tubuh yang memiliki banyak kelenjar sebaceous (kelenjar minyak) seperti pada wajah, leher, dada, punggung, dan bahu. Kelenjar minyak berfungsi melembabkan dan melindungi jaringan kulit halus. Tapi, ketika sel-sel kulit mati menyumbat kelenjar tersebut, minyak menjadi terakumulasi dan menyebabkan reaksi bakteri, sehingga menyebabkan peradangan yang muncul sebagai jerawat.

Ada banyak faktor yang menyebabkan jerawat, salah satunya makanan. Makanan tertentu memang bisa memicu jerawat terutama pada mereka yang memiliki kulit mudah berjerawat. Berikut ini beberapa makanan yang dapat memicu munculnya jerawat :

  1. Gula

Peradangan adalah faktor kritikal dalam jerawat. Diet tinggi gula terlebih bila disertai pula asupan lemak jenuh yang tinggi membuat tubuh meradang. Kenaikan insulin memicu ketidakseimbangan hormon dan mengakibatkan peradangan. Peradangan ini memengaruhi semua organ, termasuk kulit.

Bagaimana dengan cokelat? Ada pro kontra mengenai hasil penelitian terkait cokelat dan jerawat. Sebetulnya, cokelat hitam alami atau cokelat hitam dengan 70 persen kakao, mengandung fenol yang sangat baik untuk kesehatan kulit. Cokelat sebetulnya tidak menyebabkan jerawat, tapi ada korelasi antara tingkat keparahan jerawat dengan jumlah gula dan lemak yang dikonsumsi. Ketika Anda makan cokelat yang tinggi gula dan lemak, produksi sebum meningkat, sehingga membuat lebih banyak minyak yang dilepaskan dari kulit. Pada gilirannya, ini membuat pori-pori semakin tersumbat dan membuat jerawat yang ada semakin meradang.

  1. Susu dan produk olahannya

American Academy of Dermatology mengatakan bahwa ada hubungan antara konsumsi susu dan jerawat. Kebanyakan susu berasal dari sapi hamil. Sapi tersebut diberi hormon untuk mempercepat pertumbuhannya. Hormon ini meningkatkan produksi air susu sapi, dan meningkatkan laju pertumbuhan ototnya. Ini bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh manusia dan memicu timbulnya jerawat. Jika sulit menemukan susu sapi organik yang tidak diberi hormon, susu almond bisa menjadi alternatifnya.

  1. Daging merah

Sapi harusnya makan rumput. Ketika sapi diberi makan dedak, ini meningkatkan rasio omega-6. Ketidakseimbangan omega-6 memicu peradangan sistemik. Daging yang berasal dari sapi yang diberi makan rumput dinilai lebih bermanfaat bagi kulit Anda.

  1. Kopi

Biji kopi mengandung asam organik yang bisa meningkatkan kadar kortisol. Kortisol juga dikenal sebagai hormon stres dan bisa merangsang produksi minyak pada kelenjar sebaceous, akhirnya menyebabkan peradangan. Maka atur konsumsi kopi Anda agar tidak berlebihan, terutama bila kulit Anda mudah berjerawat.

  1. Kedelai

Kedelai dan produk olahannya seperti tahu dan tempe, juga bisa memicu jerawat. Kedelai secara alami mengandung fitoestrogen. Di dalam tubuh, fitoestrogen meniru cara kerja estrogen alami dan bisa mengganggu keseimbangan hormon, akhirnya memicu timbulnya jewarat.

  1. Gluten

Gluten ialah protein yang ditemukan dalam biji-bijian banyak seperti tepung terigu, gandum, barley, dan rye. Diet tinggi gluten bisa memicu peradangan tubuh, sehingga bisa memicu jerawat. Makanan tinggi gluten meliputi tepung terigu, tepung gandum, sereal, roti, dan pasta.

  1. Gorengan

Jika pola makan Anda didominasi makanan berlemak atau makanan yang digoreng, maka jangan heran bila kulit Anda jerawatan. Makanan yang digoreng terutama yang digoreng dengan minyak tidak sehat mengakibatkan banyak timbunan lemak tidak sehat di dalam tubuh. Akumulasi lemak berlebih dalam tubuh mengacaukan sistem kerja tubuh dan timbulnya jerawat merupakan salah satu dampaknya.

Sumber gambar : www.rumahayu.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY