Makanan Pemicu Perut Kembung saat Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Wanita yang sedang hamil perlu ekstra waspada terhadap kesehatan diri dan janin yang dikandungnya. Tak terkecuali untuk urusan perut. Nah, salah satu kondisi yang sering dikeluhkan oleh ibu hamil adalah perut kembung.

Saat hamil, perut kembung terjadi karena meningkatnya gas di lambung oleh hormon progesteron. Gas yang berkumpul di lambung ini sering membuat sistem pencernaan terganggu. Kondisi ini bisa membuat ibu hamil merasa tidak nyaman.

Perut kembung tersebut dapat bersumber dari asupan yang masuk ke perut. Yuk, kenali makanan apa saja yang bisa menyebabkan perut kembung bagi ibu hamil:

  • Makanan yang digoreng. Umumnya, makanan yang digoreng mengandung lemak yang tidak baik untuk kesehatan. Tambah pula, makanan yang digoreng akan sulit dicerna. Jadi, hindari beragam makanan yang digoreng, seperti goreng-gorengan, kentang goreng dan sejenisnya.
  • Kacang. Bagi ibu hamil, tidak disarankan untuk mengonsumsi kacang dalam jumlah banyak.  Hal ini karena kacang mengandung raffinose yang menyebabkan munculnya gas. Cara mengurangi pemicu gas itu adalah merendam kacang yang diikuti dengan mencucinya hingga bersih.
  • Kubis. Kubis dapat memicu timbulnya gas dalam lambung. Tidak hanya itu, kubis merupakan sayuran yang dapat menghambat pencernaan dan menyebabkan rasa mulas.
  • Apel. Kandungan gizi pada apel memang banyak. Namun, kandungan pektin di dalam apel dapat memicu gas. Jadi, bagi ibu hamil disarankan untuk menjaga pola konsumsi apel.
  • Lobak, paprika hijau, dan bawang. Identik dengan apel, lobak, paprika hijau, dan bawang dapat memicu gas di dalam perut sehingga menyebabkan gangguan, seperti kembung.
  • Keju. Ibu hamil juga disarankan untuk menghindari keju yang tidak melalui proses pasteurisasi. Alasannya karena banyak sekali mikroorganisme yang berbahaya untuk kesehatan janin dan menyebabkan gas lambung meningkat.
  • Kentang. Kentang mengandung pati yang bisa memperlambat pencernaan dan membuat bakteri di dalam usus besar menjadi masalah pencernaan. Penumpukan gas bisa saja terjadi sehingga menyebabkan perut kembung.
  • Mentimun. Meski memperlancar pencernaan, kandungan air di dalam mentimun dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Salah satunya adalah perut kembung.
  • Jagung. Seringkali, jagung dikunyah tidak dengan benar. Jagung yang belum terkunyah dengan benar ini akan memicu masalah lambung.
  • Minuman ringan. Minuman dingin dan berkarbonasi berhubungan langsung dengan meningkatnya risiko perut kembung. Kandungan udara pada minuman berkarbonasi yang masuk ke dalam saluran pencernaan juga bisa memicu ketidaknyamanan ketika mengonsumsi makanan.

Hal lain yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil adalah makanan bukan penyebab satu-satunya perut kembung. Penyebab kembung lainnya saat hamil adalah karena kinerja usus yang lambat atau ada masalah pada rahim.

Seorang ibu hamil juga perlu menjaga berat badan karena biasanya selama hamil porsi makan akan lebih banyak daripada biasanya. Jika pola makan tidak terkontrol, maka ibu hamil bisa mengalami obesitas. Kondisi tubuh yang gemuk itulah biasanya diikuti dengan perut kembung. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here