Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes saat Berbuka

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sudah ada beberapa hasil penelitian ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal internasional yang membuktikan bahwa puasa bermanfaat bagi penderita diabetes. Namun, tidak semua penderita diabetes diperbolehkan berpuasa. Penderita diabetes harus melakukan konsultasi kesehatan secara intensif dengan dokter sebelum berpuasa guna menimbang manfaat dan risiko dari berpuasa.

Saat puasa, kadar gula darah dalam tubuh akan turun karena tidak adanya asupan makanan dan minuman di siang hari. Bagi penderita diabetes, penurunan kadar gula darah yang signifikan dapat menimbulkan komplikasi kesehatan yang serius. Maka dari itu, pemilihan dan pengaturan makanan saat berpuasa menjadi hal yang harus diperhatikan oleh para penderita diabetes yang akan berpuasa.

Berbukalah dengan yang manis. Hal itu juga berlaku untuk penderita diabetes. Setelah minum air putih, mengonsumsi makanan manis sangat penting guna menaikkan kembali kadar gula darah yang turun sehingga tubuh dapat cepat berenergi kembali. Tetapi, bukan sembarang yang manis. Makanan manis yang baik untuk buka puasa penderita diabetes adalah makanan dengan pemanis alami seperti buah-buahan.

  • Alpukat

Alpukat kaya akan kandungan serat dan lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk menjaga kestabilan gula darah. Lemak tak jenuh tunggal juga sangat baik untuk meningkatkan kesehatan jantung, terlebih lagi penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi untuk penyakit jantung dan stroke. Baiknya lagi, alpukat juga kaya akan kalium, yang dapat mencegah diabetes neuropati.

  • Apel

Karena sarat nutrisi, apel dapat membantu membantu memperbaiki kondisi tubuh orang yang sakit, seperti pada penderita diabetes. Apel memiliki kandungan serat alami yang disebut dengan pektin serta antioksidan yang disebut polifenol. Keduanya sangat baik untuk menjaga organ-organ pencernaan, mengontrol kadar insulin serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

  • Ceri

Kandungan antosianin dalam ceri mempromosikan kadar gula darah yang sehat. Ceri dapat menjadi bagian dari diet sehat untuk diabetes, asalkan tidak mengandung tambahan gula. Ceri asam dianggap lebih bermanfaat karena memiliki lebih banyak kandungan senyawa anti-inflamasi.

  • Jambu biji

Jambu biji kaya akan kandungan likopen, serat, vitamin C dan kalium. Semua nutrisi tersebut sangat baik untuk menjaga kestabilan kadar gula darah.

  • Kiwi

Menurut penelitian, kiwi baik untuk dikonsumsi oleh pasien diabetes tipe 1 ataupun diabetes tipe 2. Ini karena kiwi mengandung inositol yang diperlukan untuk mengendalikan kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin dalam tubuh. Karena efek ini, terjadi peningkatan dalam penyerapan glukosa ke dalam sel sehingga dapat mengurangi gula dalam aliran darah.

  • Kurma

Kurma mengandung sejumlah nutrisi yang baik untuk mengisi kembali energi tubuh setelah berpuasa seharian penuh. Namun, konsumsi kurma oleh penderita diabetes ada batasannya (3 butir per hari), karena indeks glikemik dalam kurma tinggi. Dan lebih diutamakan juga untuk mengonsumsi kurma segar bukan yang diawetkan atau dibuat manisan.

  • Pir

Pir ini mengandung serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol, serta serat tak larut yang membantu meningkatkan sistem metabolisme tubuh sehingga baik bagi penderita diabetes.

  • Semangka

Kandungan kaliumnya yang tinggi membuat semangka menjadi salah satu buah yang baik untuk fungsi ginjal. Hal ini dapat membantu mencegah kerusakan ginjal terutama pada penderita diabetes yang memang lebih berisiko memiliki gangguan fungsi ginjal. Selain itu, kandungan likopen dalam semangka juga membantu mengurangi efek kerusakan saraf akibat diabetes.

  •  Stroberi

Stroberi memiliki indeks glikemik rendah sehingga akan perlahan-lahan dilepaskan dalam aliran darah sebagai glukosa. Stroberi juga tinggi vitamin C yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh, melawan kanker dan meningkatkan metabolisme, yang pada gilirannya membantu dalam penurunan berat badan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY