Makanan yang Dihindari Penderita Maag saat Sahur dan Berbuka

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Puasa adalah menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar sampai matahari tenggelam, karena itu ketika tiba waktu berbuka kita akan sangat senang ketika menjumpai makanan. Namun kita juga perlu menjaga kesehatan selama puasa dengan memilih menu makanan yang tepat saat sahur maupun berbuka. Karena itu ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari saat sahur dan berbuka.

Pilihan menu yang tepat saat puasa sangat penting untuk mempertahankan tubuh agar tetap bugar, sebab beberapa makanan tertentu bisa menyebabkan gangguan perut sehingga lambung terasa tidak nyaman. Bila gangguan perut terjadi, maka akan mengganggu ibadah puasa yang dijalani.

Menu buka puasa dan sahur ketika bulan Ramadhan sangat penting sekali untuk diperhatikan, terutama bagi seseorang yang menderita penyakit maag. Sebab, seseorang yang mengalami masalah ini tentunya sangat sensitif terhadap beberapa makanan.

Selama berpuasa, asupan makanan dan minuman harus menjadi perhatian terutama pada penderita sakit maag. Kita sebaiknya menghindarkan diri dari makanan yang menyebabkan atau memperberat gejala sakit maag, antara lain :

  1. Hindari makanan/minuman yang banyak mengandung gas.

Antara lain sayuran tertentu (sawi, kol), buah-buahan tertentu (nangka, pisang ambon), makanan berserat tertentu (kedondong, buah yang dikeringkan), minuman yang mengandung gas (sepertiminuman bersoda).

  1. Hindari makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung.

Antara lain kopi, minuman beralkohol 5%-20%, anggur putih, sari buah sitrus atau susu full cream.

  1. Hindari makanan yang sulit dicerna yang dapat memperlambat pengosongan lambung.

Karena hal ini dapat menyebabkan peningkatan peregangan di lambung yang akhirnya dapat meningkatkan asam lambung. Makanan tersebut antara lain makanan berlemak, kue tar, cokelat, dankeju.

  1. Hindari juga makanan yang secara langsung merusak dinding lambung.

Seperti makanan yang mengandung cuka dan pedas, merica dan bumbu yang merangsang. Makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah sehingga menyebabkan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan, antara lain, makanan tinggi lemak,dan gorengan.

Selain makanan minuman di atas, ada beberapa sumber karbohidrat yang harus dihindarkan bagi penderita sakit maag, antara lain beras ketan, mie, bihun, , jagung, ubi singkong, talas, dan dodol. Kegiatan yang meningkatkan gas di dalam lambung juga harus dihindari tentu setelah berbuka atau saat sahur, antara lain makan permen khususnya permen karet dan merokok.

Saat berbuka cukup dengan minuman yang manis dan 3 buah kurma setelah itu shalat Magrib dan setelah shalat bisa mengkonsumsi makanan besar dengan tetap memberhatikan jumlah makanan dan macam makanan yang dikonsumsi.

Kita mesti ingat bahwa dengan puasa membuat asupan makanan kita dikurangi. Oleh karena itu jumlah makan malam tetap seperti biasa dan bukan menggeser jumlah makan siang dikonsumi saat malam saat kita berbuka puasa. Begitu pula saat sahur hindari makanan yang sulit dicerna dan yang terpenting juga kualitas makanan yang dikonsumsi saat sahur, Kadang kala karena terburu-buru kita hanya menghangatkan makanan saat sahur tanpa memperhatikan kualitas makanan tersebut.

Puasa Ramadhan akan berlangsung selama 1 bulan, harapan orang yang berpuasa dapat menyelesaikan puasa dengan sebaik-baiknya dalam keadaan sehat tanpa batal puasa.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY