Makanan yang Dihindari Penderita TBC

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit infeksi pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini merupakan bakteri basil yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya. Bakteri ini lebih sering menginfeksi organ paru-paru dengan persentase sebesar 90% dibandingkan dengan bagian tubuh lain manusia.

TBC merupakan penyakit menular yang menyebabkan masalah kesehatan terbesar kedua di dunia setelah HIV. Indonesia masuk lima besar negara dengan jumlah penderita TBC terbanyak di Asia Tenggara dengan jumlah pengidap pada tahun 2012 mencapai 305.000 jiwa.

Gejala yang umumnya timbul akibat penyakit ini adalah batuk berdahak yang berlangsung selama lebih dari 21 hari, batuk juga kadang mengeluarkan darah. Gejala yang timbul selain batuk adalah kehilangan nafsu makan, sehingga penderita mengalami penurunan berat badan yang disertai kelelahan dan demam.

Penyebab penyakit ini adalah bekteri yang bernama Mycobacterium tuberculosis yang menyebar di udara melalui semburan air liur dari batuk atau bersin pengidap TB. Beberapa kelompok memiliki peluang lebih besar untuk tertular TBC, orang-orang itu misalnya orang dengan sistem kekebalan tubuh yang menurun, seperti pengidap HIV/AIDS, diabetes atau orang yang sedang menjalani kemoterapi, orang yang mengalami malanutrisi atau kekeurangan gizi, pecandu narkoba, perokok, petugas media yang sering berhubunagn dengan penderita TBC.

Seperti yang dijelaskan diatas, beberapa kelompok yang memiliki peluang tinggi terserang TBC adalah mereka yang menderita kekurangan gizi. Kurangnya protein dalam makanan yang di konsumsi dapat berefek buruk bagi tubuh, terutama dalam memerangi penyakit. Untuk melawan TBC penderita harus mengonsumi makanan seimbang yang dapat memberikan tubuh nutrisi penting dalam melawan penyakit. Pengobatan dan suplemen gizi tepat dapat membantu kesembuhan penderita. Tidak semua makanan baik untuk kesembuhan penyakit, khususnya pada hal ini adalah TBC. Ada beberapa makanan yang menjadi pantangan bagi penderita, makanan tersebut antara lain:

  • Gula halus dan gula olahan. Makanan ini harus dihindari oleh penderita TBC. Jenis makanan ini misalnya adalah roti putih, gula putih, sereal, serta makanan manis seperti kue dan puding.
  • Saus. Jenis saus yang kaya akan natrium dan gula juga harus dihindari. Sebagai alternatif bisa diganti dengan saus apel atau saus cranberry.
  • Teh kental dan kopi. Kedua bahan ini mengandung banyak kandungan kafein, kafein adalah stimulan TBC. Namun, menurut University of Maryland Medical Center, teh hijau bebas kafein dapat dikonsumsi oleh penderita TBC karena mengandung antioksidan.
  • Acara. Makanan ini mengandung banyak natrium. Asupan natrium bagi penderita TBC harus dibatasi, kira-kira penderita hanya mengonsumsi 1-2 ons acar yang mengandung 850mg Natrium.
  • Alkohol dan minuman beralkohol. Penderita dilarang keras untuk mengonsumi ini karena dapat memperparah penyakit TBC yang sedang diderita.

Itulah pantangan makanan bagi penderita TBC yang sebaiknya dihindari untuk membantu proses pengobatan agar penyakit tersebut cepat sembuh. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY