Makanan yang Harus Dihindari Saat Menstruasi

www.nyoozee.com

SehatFresh.com – Wajar apabila wanita mengalami perubahan suasana hati (mood) ketika menjelang dan saat datang bulan. Selama periode ini, tingkat stres wanita juga akan naik dengan ekstrem. Sebenarnya, tingkat stres selama siklus menstruasi dapat dikurangi jika Anda merawat dan mengonsumsi jenis makanan yang tepat.

Sejumlah gejala mendera ketika wanita berada dalam siklus menstruasi, seperti kram, kembung, mual, nyeri, dan sakit kepala akibat kontraksi rahim. Istilah medis untuk nyeri yang dirasakan selama periode menstruasi disebut dismenore. Hampir setengah wanita dipengaruhi oleh dismenore, apalagi jika usia relatif muda.

Selain itu, salah makan juga dapat membuat menstruasi semakin terasa nyeri. Berikut beberapa makanan yang harus dihindari saat menstruasi.

  • Kafein adalah salah satu makanan yang harus dihindari saat menstruasi, karena kafein bersifat menyempitkan pembuluh darah. Kafein juga menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi, sehingga mengakibatkan ketidaknyamanan menstruasi, menyebabkan sakit kepala, dan peningkatan kadar kegugupan (jantung akan memompa darah lebih kencang). Jadi, sebaiknya hindari kopi, minuman berkafein lainnya, dan cokelat yang berkafein.
  • Makanan yang digoreng, seperti kentang goreng, ayam goreng, dan aneka cemilan gorengan harus dihindari untuk menjaga tingkat estrogen yang stabil. Jika menghindari makan gorengan saat mesntruasi, akan membuat rahim dalam kondisi yang stabil, mengurangi kram dan nyeri.
  • Daging Panggang. Menghindari daging panggang adalah salah satu cara terbaik untuk mengurangi kram menstruasi dan nyeri. Hal ini terjadi karena daging panggang mengandung sejumlah besar lemak trans. Lemak trans atau trans-asam lemak akan mendorong tingkat estrogen meningkat yang akan menyebabkan sakit dramatis dan tiba-tiba di dalam rahim. Hal ini akan mengakibatkan eskalasi kram menstruasi. Contohnya adalah daging burger dan daging pada pizza.
  • Mengonsumsi gula berlebih. Jika ingin mengonsumsi gula sebaiknya karena alasan tertentu, karena akan mengakibatkan perubahan pada tingkat hormon estrogen dan progesteron yang bisa menurunkan kadar senyawa serotonin di otak. Perubahan ini dapat mempengaruhi suasana hati yang memicu gejala PMS.
  • Asupan tinggi garam. Hampir setiap makanan yang dikonsumsi pasti mengandung garam dan sangat sulit menghentikan asupannya. Sayangnya konsumsi garam dalam jumlah tinggi bisa menyebabkan perut kembung dan retensi air yang membuat PMS menjadi semakin tidak nyaman.

Selain makanan yang harus dihindari, terdapat pula makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi saat menstruasi. Berikut uraiannya :

  • Daging merah segar mengandung banyak zat besi yang diperlukan tubuh saat sedang haid. Mengonsumsi daging merah bersama dengan beberapa jenis sayuran bisa membantu meningkatkan energi dan mengatur aliran menstruasi. Namun, dalam mengonsumsinya disarankan untuk tidak terlalu banyak.
  • Buah-buahan. Apabila Anda sedang mengalami masa menstruasi, tentu saja fluktuasi hormon akan cenderung berkontribusi pada retensi air sehingga hal itu akan menyebabkan kembung. Untuk mencegah hal itu terjadi pada diri Anda, maka konsumsilah makanan dan minuman sehat yang rendah natrium pada saat menstruasi, seperti buah-buahan. Saat sedang haid, jangan malas untuk mengosumsi buah-buahan. Buah-buahan yang baik untuk dikonsumsi saat sedang haid adalah semangka. Semangka bisa membantu memperlancar aliran darah dan mengurangi kram pada perut. Selain semangka, pisang juga bisa menjadi pilihan untuk membantu meningkatkan suasana hati.
  • Sayuran hijau dan kacang-kacangan. Tubuh manusia membutuhkan zat besi di dalam sel darah merah untuk media transportasi oksigen, di mana jaringan pada tubuh membutuhkannya supaya bisa tetap berfungsi dengan benar sebagaimana mestinya. Tanpa adanya zat besi yang cukup dalam makanan yang kita konsumsi setiap hari, maka tubuh akan mengalami kelelahan, suhu tubuh menurun, dan kinerja mental yang cukup lambat. Sayuran berdaun hijau akan membantu tubuh dalam proses pencernaan. Kandungan zat besi dan vitamin B pada sayuran berdaun hijau juga efektif dalam menjaga siklus menstruasi agar tetap normal.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY