Mana yang Lebih Baik, Olahraga Sebelum atau Sesudah Berbuka

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Beribadah puasa bukan berarti harus mengurangi aktivitas fisik, seperti olahraga, dengan alasan akan membuat tubuh bertambah lemas. Pasalnya, olahraga saat puasa sah-sah saja dilakukan asal dengan cara yang benar.

“Setiap orang yang berpuasa tetap harus melakukan aktivitas fisik atau berolah raga. Apalagi bagi mereka yang sudah terbiasa melakukan olahraga sebelumnya di saat tidak puasa,” kata dr. Grace, Spesialis Kedokteran Olahraga.

“Puasa bukan sebagai pembatas bagi mereka yang melakukan olahraga. Justru berolah raga memberikan banyak dampak positif antara lain daya tahan tubuh bertambah baik dan boost energy asal dilakukan dengan baik, benar, teratur dan terukur”, tambahnya.

Lantas, kapan sebaiknya berolah raga saat menjalankan ibadah puasa. Apakah lebih baik sebelum atau sesudah berbuka puasa? Well, olahraga saat puasa sebaiknya dilakukan pada sore hari menjelang berbuka puasa alias dua sampai satu setengah jam sebelum berbuka puasa.

Supaya energi yang terpakai pada saat berolah raga dapat segera terganti sesudah buka puasa. Kalau olahraga saat puasa dilakukan pagi atau siang hari dikhawatirkan akan mengganggu proses berpuasa karena harus mengeluarkan energi.

Olahraga apa saja yang bisa dilakukan saat puasa? “Olahraga saat puasa sebaiknya pilih yang bersifat aerobik dengan menggunakan otot besar tubuh, dilakukan ritmis dan berkesinambungan, dan bertujuan meningkatkan kebugaran kardiorespirasi. Mulai dari bersepeda, jalan, senam aerobik, joging hingga treadmill,” papar dr. Grace.

Frekuensi olahraga saat puasa dilakukan sebanyak tiga sampai lima kali seminggu. Intensitasnya ringan sampai sedang. Durasinya cukup 30–60 menit.

“Tapi, jangan lupa selalu lakukan pemanasan, peregangan awal serta pendinginan dan peregangan akhir. Gerakan yang dilakukan saat peregangan awal dan akhir adalah kegiatan stretching,” ungkap dr. Grace.

Namun, ia mengingatkan, olahraga saat puasa memang idealnya lebih ringan dari latihan yang sudah dilakukan sebelumnya atau biasanya. Misalnya, di awal puasa lebih ringan, kalau biasanya 60 menit, lakukan selama 30 menit dulu. Hindari berolah raga langsung dengan intensitas sedang karena tubuh memerlukan adaptasi. “Kalau biasanya intensitas yang dilakukan sedang, sebaiknya lakukan yang ringan dulu,” ujarnya.

Hal lain yang harus diperhatikan saat melakukan olahraga selama bulan Ramadhan ialah jangan terlalu memaksakan diri untuk berolah raga. Ada baiknya kenali tubuh Anda sendiri sebelum memutuskan untuk berolah raga.

Dr Michael dari RS Mitra Kemayoran menyebutkan, “Jika ada gangguan kesehatan ya sebaiknya tidak melakukan olahraga yang terlalu berat ketika berpuasa. Olahraga memang baik untuk kesehatan, namun jika olahraga dilakukan terlalu sering ketika berpuasa takutnya malah membuat dehidrasi,” ungkapnya. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here