Manajemen Berat Badan Saat Bulan Puasa

SehatFresh.com – Puasa di bulan Ramadhan seringkali dijadikan cara untuk menurunkan berat badan bagi sebagian orang. Namun, tidak semua orang benar-benar bisa sukses mengurangi beberapa badannya karena berpuasa. Hal ini dikarenakan saat puasa kita hanya makan dua kali dalam sehari sedangkan di hari biasa bisa sampai tiga kali atau bahkan lebih. Di sisi lain puasa bisa membuat berat badan seseorang menjadi bertambah. Tidak jarang banyak orang yang menjadikan waktu buka puasa sebagai ajang “balas dendam” dengan mengonsumsi makanan dan minuman sepuasnya. Asupan makanan berlebihan dan kurangnya aktifitas fisik merupakan pemicu membengkaknya berat badan Anda.

Ketika berpuasa, metabolisme tubuh cenderung menurun sehingga pembakaran kalori pun menjadi lebih sedikit dan terjadi pula pergeseran energi. Ketika tidak berpuasa, energi diperoleh dari pembakaran karbohidrat. Sedangkan ketika puasa, sumber energi menjadi berasal dari lemak. Berpuasa cenderung membuat sebagian besar orang membatasi aktifitas fisiknya. Hal ini membuat membuat permintaan energi tubuh menjadi menurun sehingga lemak tidak dipecah menjadi energi dan malah menumpuk dalam tubuh.

Pola makan sehat dan tepat adalah kunci puasa sehat. Agar tubuh tetap fit dan berat badan tetap ideal selama puasa, komposisi nutrisi yang seimbang sangat perlu diperhatikan. Ketika sahur, konsumsilah makanan karbohidrat kompleks dengan kadar lemak rendah (seperti roti gandum atau nasi merah), protein (seperti daging, ikan dan telur) dan makanan berserat (buah dan sayur) untuk memenuhi kebutuhan kalori saat berpuasa. Pemilihan makanan ketika berbuka pun sama pentingnya. Sebaiknya hindari konsumsi makanan manis berlebih. Konsumsi makanan saat berbuka juga perlu diperhatikan porsinya. Ketika waktu berbuka tiba, seringkali waktu tersebut dijadikan ajang makan sepuasnya. Hal inilah yang justru membuat berat badan melonjak naik. Maka dari itu, Anda perlu memerhatikan betul jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh.

Konsumsilah makanan yang tidak hanya mengandung karbohidrat, dan protein, namun juga kaya akan kandungan vitamin dan mineral seperti sayur dan buah-buahan. Memperbanyak konsumsi sayur dan buah bisa dilakukan saat sahur maupun berbuka. Konsumsi sayur dan buah saat sahur bisa membantu membuat tubuh tetap bugar selama puasa, sementara konsumsi sayur dan buah saat buka puasa bisa mencegah Anda untuk mengonsumsi karbohidrat dan lemak dalam jumlah berlebih. Anda juga tidak boleh melupakan asupan cairan yang diperlukan tubuh. Mengonsumsi air putih akan menimbulkan efek kenyang sehingga mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah berlebih. Selain itu, air juga dapat melancarkan buang air besar.

Akan lebih bagus jika pola makan yang sehat saat puasa diimbangi dengan berolahraga. Untuk menghindari dehidrasi, sebaiknya olahraga dilakukan pada sore hari, menjelang waktu berbuka puasa. Pastikan juga waktu tidur Anda tercukupi setiap harinya. Pasalnya, kurang tidur bisa membuat nafsu makan menjadi berlebih. Jika Anda bisa menerapkan pola hidup yang sehat, maka berat badan Anda akan tetap pada tingkat yang ideal selama menjalankan ibadah puasa.

Sumber gambar : makananuntukdietsehat.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY