Manakah yang Lebih Efektif Menurunkan Berat Badan Olahraga atau Diet?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Olahraga dan diet merupakan dua jalan yang  kuat dalam skema gaya hidup sehat. Tetapi faktanya olahraga dan diet adalah dua hal yang sama dalam cita-cita mengurangi resiko penyakit dan menurunkan berat. Banyak penelitian menunjukkan bahwa apa yang Anda makan akan mengalahkan berapa banyak Anda bergerak. Menurut Todd Astorino, ahli olahraga dari University of California, bahwa “jika Anda tidak berolahraga, jika Anda makan dengan baik, tubuh Anda bisa terlihat seperti atlet dan sehat”.

Tapi jika diet Anda buruk, maka tidak ada satu bentuk latihan olahraga yang bisa membantu untuk memperbaiki tubuh Anda. Dilansir dari Prevention, ada sebuah editorial baru yang muncul dalam jurnal BMJ yang menanggapi komentar Astorino itu. Pendapat mereka yaitu, kepercayaan akan berolahraga dapat memperbaiki pola makan yang buruk. Inilah satu kesalahan terbesar yang dipikirkan kebanyakan orang.

“Pendapat bahwa Anda bisa makan apa yang disukai selama Anda terus berolahraga adalah pendapat yang menyesatkan dan tidak ilmiah”, menurut Aseem Malhotra, ahli jantung di London serta salah satu penulis editorial. “Seseorang tidak dapat menghindar dari diet yang buruk”, dalam editorial yang dituliskan Malhotra. Selama 30 tahun terakhir, tingkat aktivitas fisik manusia tidak banyak berubah.

Ironisnya, justru tingkat obesitas dan diabetes makin meroket. Bahkan belakangan banyak atlet yang justru menyedot minuman olahraga dan minuman manis lainnya karena mereka percaya kalau tubuh membutuhkan sumber energi dari gula untuk bisa berolahraga. Hal ini justru berpotensi meningkatkan risiko diabetes tipe dua. Ahli biokimia nutrisi Shawn M. Talbott, seperti yang dilansir oleh Huffington Post, menyatakan bahwa menurunkan berat badan membutuhkan 25% berolahraga dan 75% diet (mengatur pola makan). Ia juga berpendapat bahwa olahraga berlebihan namun pola makan tetap buruk, tidak akan menghasilkan penurunan berat badan yang signifikan.

Lalu mana yang lebih penting antara diet dan olahraga? Kebanyakan penelitian, baik dalam negeri maupun luar negeri lebih mendukung pentingnya mengatur pola makan dalam hal ini diet dari pada hanya berolahraga. Dalam sebuah laporan terbaru di jurnal obesity mengungkapkan bahwa olahraga teratur setiap hari, tanpa dikombinasikan dengan perubahan diet yang sesuai, jarang sekali membuat penurunan berat badan yang signifikan. kenyataannya adalah tambah memicu naiknya berat badan.

Jadi idealnya, perbaikilah pola makan Anda terlebih dulu agar bisa hidup sehat dan langsing. Setelahnya baru kombinasikan dengan melakukan berbagai aktivitas fisik yang teratur. “Untuk mengoptimalkan kesehatan, beberapa aspek dari latihan olahraga juga harus disertakan.

Kesimpulannya adalah ketika masih ada yang bertanya soal mana yang paling utama antara berolahraga atau menjaga pola makan (diet), maka Maholtra mengatakan dengan tegas untuk lebih fokus pada diet.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here