Manfaat Bayam Yang Kurangi Risiko Dimensia

SehatFresh.com – Bayam merupakan salah satu sayuran bermanfaat, berdaun hijau terbaik karena memiliki banyak manfaat kesehatan dan nilai gizi yang tinggi. Satu porsi Bayam (100g) mengandung Nutrisi 2,3 gram protein, 3,2 gram karbohidrat, 3 gram zat besi dan 81 gram kalsium. Bayam juga kaya berbagai vitamin dan mineral, termasuk vitamin A, vitamin C, niacin, thiamin, phosphorus, riboflavin, sodium, kalium dan magnesium yang dapat menghindarkan tubuh dari berbagai ancaman penyakit. Tapi tahukah Anda bahwa bayam dapat menurunkan risiko kepikunan?

Demensia merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan penurunan fungsional yang disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada otak. Demensia dapat terjadi pada siapa saja, tetapi risikonya bertambah dengan bertambahnya usia. Hilangnya ingatan adalah gejala umum dari demensia . Namun, kehilangan ingatan dengan sendirinya tidak berarti Anda memiliki demensia .Orang dengan demensia memiliki masalah serius dengan dua atau lebih dari fungsi otak , seperti ingatan dan bahasa. Meskipun demensia secara umum terjadi pada orang yang sangat tua, namun kondisi ini bukan merupakan bagian dari proses penuaan yang normal.

Orang-orang yang menderita demensia sering tidak dapat berpikir dengan baik dan berakibat tidak dapat beraktivitas dengan baik. Pikun merupakan gejala umum demensia, walau pikun itu sendiri belum berarti indikasi terjadinya demensia. Seiring berjalannya waktu kemampuan mengingat dan performa otak seseorang semakin melemah. Otak memegang peranan penting untuk meningkatkan daya mengingat atau menyimpan memori. Untuk mencegah melemahnya fungsi otak, ternyata kita bisa mengikuti saran yang disampaikan tokoh kartun Popeye, yaitu dengan mengonsumsi sayur bayam.

Studi yang dilakukan oleh para ahli dari Rush University di Chicago menemukan orang dewasa yang mengonsumsi sayuran seperti kangkung dan bayam satu atau dua kali sehari mengalami penurunan kognitif lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak sama sekali mengonsumsinya, terlepas dari faktor-faktor risiko lainnya. Penelitian  ini melibatkan 950 orang yang terdiri dari pria dan wanita. Rata-rata usia mereka adalah 81 tahun. Rentang waktu penelitian pun cukup panjang, yaitu selama 10 tahun. Setiap tahun, para peneliti rutin mengadakan tes mental kepada orang-orang tersebut.

Kadar folat yang tinggi dalam bayam dapat mempercepat kemampuan otak dan daya ingat terhadap informasi yang tertampung di dalam otak. Bayam kaya akan kandungan yang bisa membantu menjaga konektifitas otak, meningkatkan daya pikir dan daya ingat. Bayam juga kaya akan antioksidan yang bisa melindungi sel-sel otak dari kerusakan. Bukan hanya itu, bayam juga mengandung magnesium, folat, vitamin E dan vitamin K, yang membantu menurunkan risiko demensia, yakni penurunan fungsional yang disebabkan kelainan pada otak. Bayam juga mengandung pewarna alami yaitu lutein dan beta-karoten. Itulah kenapa bayam sangat bermanfaat membuat daya ingat menjadi kuat sehingga dapat mengurangi kepikunan yang pada akhirnya mengarah pada demensia.

*pic blogspot.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here