Manfaat Berjalan Tanpa Alas Kaki

SehatFresh.com – Kita menghabiskan sebagian besar waktu di kantor dengan alas kaki dan menghabiskan sisa waktu tanpa alas kaki di rumah. Sayangnya, lantai di rumah ditutupi dengan ubin. Kontak langsung dengan rumput, pasir, batu, dan tanah semakin jarang terjadi, terutama di perkotaan modern. Padahal, alam memiliki efek terapeutik. Penelitian pun menyebutkan bahwa berjalan tanpa alas kaki di atas rumput, pasir, batu dan sebagainya memberikan banyak manfaat baik bagi kesehatan.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam “The Journal of Alternative dan Complementary Medicine” menemukan bahwa landasan dapat mengurangi risiko penyakit dan serangan jantung kardiovaskular. Kontak dengan permukaan bumi secara alami mengencerkan darah dan mengurangi peradangan. Beberapa sumber mengatakan bahwa kaki bisa menikmati efek antioksidan ketika bersentuhan langsung dengan bumi dan ini dapat membantu dalam memerangi aksi radikal bebas dalam tubuh.

Radikal bebas juga sangat berkontribusi terhadap cepatnya proses penuaan. Efek berjalan tanpa alas kaki pada peradangan juga akan mengurangi risiko penuaan dini, karena peradangan tidak hanya terkait dari usia tapi juga sejumlah penyakit yang diderita, yang memang merupakan bagian dari penuaan.

Stres dan radikal bebas akan terus menguras elektron dalam tubuh. Dalam “The Journal of Alternative and Complementary Medicine”, Dr James Oschman menjelaskan peran elektron bebas sebagai antioksidan dalam paper-nya. Dalam kasus “kekurangan elektron” (tidak cukup kontak dengan permukaan bumi), sistem kekebalan tubuh cenderung menurun dan tubuh tidak dapat mengatasi dan mengendalikan peradangan secepat yang seharusnya. Setelah tubuh dapat menetralisir radikal bebas dengan elektron dari bumi, peradangan mulai mereda, dan ini adalah kunci memperlambat atau mencegah banyak penyakit kronis.

Berjalan tanpa alas kaki di rumput juga dapat membantu menenangkan pikiran. Berjalan tanpa alas kaki bisa meningkatkan variabilitas detak jantung. Ini tidak hanya bermanfaat untuk kardiovaskular, tetapi juga mengurangi stres, kecemasan dan depresi. Tingkat stres menurun berarti kualitas tidur akan menjadi lebih baik. Kualitas tidur yang baik berkontribusi pada tingkat energi yang lebih tinggi sepanjang hari.

Setelah mengetahui manfaatnya, cobalah untuk berjalan kaki tanpa alas kaki di rumput, tanah, pasir maupun bebatuan alam. Namun, tidak disarankan untuk berjalan tanpa alas kaki dalam waktu yang lama, cukup 30 menit saja. Perhatikan pula keamanan tempat berjalan agar kaki tidak terluka. Aktivitas ini juga tidak disarankan untuk penderita diabetes. Penderita diabetes memerlukan pelindung seperti alas kaki agar terhindar dari luka. Pasalnya, luka pada penderita diabetes bisa sulit sembuh apalagi jika terlambat ditangani.

Sumber gambar : www.geruang.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY