Manfaat dan Cara Penyajian Alpukat untuk Bayi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kita sering mendengar bahwa bayi merupakan salah satu periode emas di dalam kehidupan, mengapa bisa dikatakan sebagai periode emas? Karena pada usia 0-24 bulan terjadi masa pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Untuk mengimbangi masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, orang tua harus memperhatikan faktor nutrisi untuk bayi. Selama 6 bulan penuh, bayi hanya memerlukan ASI tanpa makanan pendamping. Usia 6-12 bulan bertahap dari makanan lembut hingga bertekstur kasar. Setelah bayi berusia 1 tahun baru bisa mengonsumsi makanan yang sama denga orang dewasa.

Makanan pendamping ASI bagi bayi seharusnya dibuat dari bahan-bahan seperti buah dan sayuran yang tidak dikemas alias instan. Usahakan menyediakan makanan pendamping bayi buatan sendiri, misalkan adalah buah alpukat.

Alpukat merupakan buah yang memiliki banyak manfaat jika dikonsumsi dengan benar oleh berbagai kalangan usia, tak terkecuali bagi bayi. Tekstur yang lembut dari buah alpukat membuatnya aman dikonsumsi bagi bayi setelah melewati usia 6 bulan. Alpukat mengandung lemak, asam folat, serat, vitamin E, dan zat besi. Tidak ada sodium dan kolesterol di dalam alpukat.

Manfaat buah alpukat bagi bayi yakni :

  • Meningkatkan perkembangan motorik

Manfaat ini didapatkan dari kandungan asam folat di dalam alpukat. Asam folat dapat membantu bayi meningkatkan daya ingat dan mampu bergerak secara aktif.

  • Membantu perkembangan otak

Perkembangan otak bayi juga dipengaruhi oleh kandungan lemak tak jenuh di dalam alpukat. Kita tahu bahwa lemak tak jenuh baik untuk membantu perkembangan otak bayi, sehingga bayi dapat mudah menyerap berbagai informasi dan hal-hal yang diajarkan oleh orang tua dan orang-orang di sekitarnya.

  • Memperlancar pencernaan

Kelancaran organ pencernaan dipengaruhi oleh asupan nutrisi dari bayi. Untuk membantu memperlancar proses pencernaan sebaiknya berikan serat yang cukup, di dalam alpukat juga mengndung serat. Sehingga alpukat baik dikonsumsi oleh bayi agar nutrisi terserap dengan baik.

  • Menjaga kesehatan kulit

Kulit bayi masih sangat lembut dan sensitif, sehingga mudah mengalami kerusakan. Untuk menghindarinya bisa dicegah dengan mengonsumsi buah alpukat. Buah alpukat mengandung vitamin E yang berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit.

  • Sumber energi

Sumber energi bagi bayi dapat diperoleh melalui aplukat karena alpukat mengandung zat besi.  Zat besi dipercaya menjadi sumber kekuatan atau energi. Sehingga bayi tidak mudah lemas.

Setelah mengetahui manfaat dari buah alpukat untuk bayi, lalu bagaimana cara menyajikan alpukat yang cocok untuk dikonsumsi oleh bayi? Buah alpukat dapat dkonsumsi dengan cara dikombinasikan dengan bubur, dengan susu formula atau ASI dan dapat juga secara langsung tanpa tambahan. Namun sebelum dikonsumsi, perhatikan usia bayi. Berikut ini adalah langkah-langkah yang tepat dalam penyajian buah alpukat tanpa tambahan ASI atau susu formula untuk bayi.

  • Pilih buah alpukat yang masih segar, cari buah yang bertekstur padat, tetapi tidak keras
  • Cuci sampai bersih buah alpukat
  • Buang biji dan potong kecil-kecil buah alpukat
  • Haluskan potongan-potongan alpukat dengan blender
  • Tambahkan air secukupnya
  • Campurkan alpukat yang sudah dihaluskan dengan air

Hidangkan pada bayi, usahakan langsung dihabiskan segera setelah dibuat (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here